MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
School


__ADS_3

“Asal kamu tau aku bisa saja , membuat kamu tidak akan bisa datang ke sekolah itu juga dari sekarang! Kamu sudah menikah! Dengan ku kamu harus menuruti perintahku,"ujar Dirga.


“ terserah anda saya tak peduli, saya tak akan pernah takut, saya masih punya kehidupan cerah, dan harus mengejar cita-cita saya, bahkan saya harus berkorban demi orang tua serakah itu!. Apa anda puas sekarang ha! Aku juga mau bebas dari pernikahan ini. Jangan larang-larang saya.Urusi kehidupan masing- masing."


Mengingat dirinya sudah menjali korban dari kedua orang tuanya itu ia tak bisa menahan rasa marah kepada mereka , hanya demi perusahaan saja dirinya harus jadi tumbal mereka.


Sedang Dirga yang menahan geramnya dari tadi,menahan emosi agar tidak ia lampiaskan kepada istrinya itu.Ia tak terima dengan ucapan istrinya itu,sungguh terasa sakit pada perasaannya .


Ia mendekat kearah istrinya itu, lalu dengan cepat ia mencengkram kedua pergelangan tangan istrinya memutar tubuh istrinya hingga bisa menatap dirinya, Ani mencoba melepaskan tangannya yang di cengkram kuat itu dari tangan suaminya ,tapi tenaganya kalah oleh kekuatan suaminya itu.


“Tatap mataku!"Tegas Dirga dengan suara tinggi namun terdengar menakutkan , untuk Ani.


Ani mentap mata suaminya itu dengan rasa takut, tapi ia berusaha bersikap tegar.


“Ingat jika kamu Sudah menjadi istri seorang Dirga!Kamu tidak akan pernah lepas dariku, bahkan untuk kata cerai yang kau inginkan tidak akan pernah terjadi!Aku tidak akan pernah melepaskan milikku! Milikku!" Tekan Dirga di setiap perkataannya.


"Dan jangan pernah kamu berpikir untuk pergi dariku,dan dekat-dekat dengan pria lain selain aku suamimu!jika itu aku pastikan kamu mendapatkan hukuman dan orang itu.”


Namun di luar kenyataannya jika Ani tak percaya ,ia hanya diam mendengar apa yang di katakan suaminya itu,sedikit memikirkan ia segera menampis pemikiran itu. Lalu ia tak ada cara lain untuk melepas cekalan suaminya itu.Ia menggigit tangan suaminya itu hingga


”awwww, kenapa kau menggigit tanganku sayang.”


Ani takut akan kemarahan suaminya itu ia segera keluar dari kamar itu, terus ia berlari keluar dari rumah itu. Tapi sayangnya di luar sangat banyak sekali para penjaga dengan penuh keberanian ia berjalan kehadapan meraka. Orang bertubuh besar serta kekar itu menghalangi jalan Ani. Ani sangat kesal melihat itu

__ADS_1


”Maaf tolong buka kan pintu ini, saya akan telat jika kalian masih menghalangi saya.”


“Maaf nona kami tidak bisa membukakan pintu ini,karena tuan tak mengizinkan anda tuk keluar.”


Mendengar kata pria yang menghalangi jalanya itu. Ia tak bisa menahan amarahnya dengan lalu ia mundur selangkah kebelakang ia sudah mengepalkan tangannya yang siap untuk ia layangkan kepada orang di depanya itu. “


"Buka pintunya atau kau akan merasakan akibatnya,” ancam Ani.


“Maaf nona kami tidak akan takut dengan ancaman anda,dan anda tak berhak memerintah saya!" Ujar pria itu.


“Dasar kau !”umpat Ani pada orang itu. Ia mencoba menerobos lagi namun orang itu tetap menghalanginya . Ia sudah jengah dengan orang di depannya ia langsung memukul pipih orang itu dengan sangat keras hingga ada darah yang keluar dari bibirorang itu. Buk ... buk..buk...( itu la bunyi pukulan di pipih pria itu)


“ lancang sekali kau !” bentak orang itu.


“ Apa ?” tantang Ani.


bodyguard itu geram dengan tingkah gadis berseragam SMA itu ia mau memukul gadis itu, tangannya tangkis oleh gadis itu dan gadis itu membiarkan serangan yang sangat tiba- tiba dan bertubi– tubi.


Hingga bodyguard itu terjelepak di atas tanah itu. Para bodyguard yang lain melihat itu ikut menyerang gadis . Ani sangat geram melihat itu,rasanya matanya melihat berbagai tumpuk sampah. Ia menangkis semua serangan bodyguard itu tak kondisi mereka sama tergeletak tak berdaya diatas tanah.


Ia meninggalkan mereka sampai di depan pintu itu yang terkunci, melihat pintu terkunci ani mencoba untuk mencari kuncinya didekat pos kecil di samping pagar itu .


Tak menemukan kuncinya.kalau ia minta ke suaminya itu, mala akan bikin emosinya mendidih seketika, dengan langkah tegasnya berjam ke depan pintu pagar itu dengan sekuat tenaga ia mengayungkan kakinya untuk menendang pagar itu prang.... prangg... hanya dua kali tendangan saja akhirnya gembok itu terbuka , ia segara membuka pagar itu dan meninggalkan perumahan itu.

__ADS_1


Disisi lain Dirga melihat istrinya itu keluar dari kamar ia segera menyusul sedikit menahan rasa sakit pada tangannya akibat di gigit istrinya.ia mengikuti istrinya itu keluar rumah ia ingin melihat istrinya itu bisa untuk keluar ,ia sundah memerintah bodyguardnya untuk tidak membukakan pagar. Sampai ia melihat istrinya di halangi bodyguardnya , ia melihat jika istrinya berusaha untuk menyuruh bodyguard itu membuka pagar.


Tapi tak diacuhkan oleh bodyguard .Dirga bisa melihat istrinya itu mundur satu langkah ia sangkah istrinya akan menyerah tapi ia kembali menerobos lagi- lagi bodyguard itu menghalangi.


Dirga terbelalak akan apa yang ia lihat, jika istrinya itu membuat bodyguard itu terjelepak diatas tanah tak berdaya akan pukulan dan tendangan istrinya itu, sungguh menarik.. ia kembali melihat bodyguard yang lain ikut menyerang ia ingin melangkah untuk memberhenti... langkahnya terhenti melihat istrinya melawan 3 bodyguard itu dengan serangan yang sangat menakjubkan hingga ia menyaksikan 3 bodyguard itu bernasib sama tergelepak tak berdaya.


Sungguh hatinya senang dan takjub akan tingkah istrinya itu . ia membiarkan istrinya mendekati pagar yang di gembok itu istrinya mecari kunci di pos samping pagar tapi ia melihat raut wajah kecewa dari wajah istrinya. Sekarang ia melihat istrinya itu berdiri depan pagar mengayungkan kaki ..


prangg...pranggg.... gembok pagar itu terbuka. Ia tak menyangkah istrinya begitu kuat. Sebuah senyum bangga untuk istrinya terukir dari bibirnya itu. Melihat istrinya pergi ia masuk kedalam mengambil kunci obil miliknya dan bergegas mengambil mobilnya .


Dirga menyusul istrinya itu, namun ia tak melihat istrinya itu kemana dirinya itu pergi , apa ia naik taxi atau sebagainya ia sedikit khawatir ia terus melajukan mobilnya sambil mencari keberadaan istrinya itu sudah hampir 15 menit ia mencari dan menyusuri jalanan itu.tak sedikitpun ia menemukan keberadaan istrinya itu, sungguh unik istrinya itu. Ia kembali melajukan mobilnya dengan cepatan rata-rata. Hingga ia harus menrem mendadak melihat istrinya membantu ibuk –ibuk kerampokan.Ia melihat jika istrinya itu mengejar perampok itu dengan cepat Ani bertindak akhirnya perampok itu sudah tersungkur di aspal itu dengan menahan sakit di perutnya. Ia segra turun dari mobilnya menyusul istrinya itu yang mengbabi buta perampok itu hingga tak berdaya sedikitpun.


Orang – orang mulai berkerumunan


,” ibuk ini tasnya,lain kali ibuk hati – hati ya!”ujar Ani.


” Terima kasih ya nak, “ ibuk itu membuka tasnya, lalu mengeluarkan uang dan ia berikan pada Ani.


” Tidak perlu ibu ,Ani ikhlas bantu ibu kok! Kalau gitu aku pamit ya buk.”


Ibuk itu kembali menarik tangan Ani “ nak siapa namamu?”


“ Saya Ani , buk!” Ibuk itu kembali menyondorkan uang itu ke Ani.

__ADS_1


Lagi –lagi Ani menolak ,ibuk itu tetap memaksanya dengan terpaksa ia mengambil uang itu.” Terima kasih ibu,uangnya kalau gitu aku pamit ya buk,” sambil menyalami tangan ibuk-ibuk itu.


__ADS_2