MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Mertua tak punya hati


__ADS_3

 Suami istri


itu sedang berbincang mengenai  kegagalan


orang suruhan mereka untuk mencelakai Ani, orang- orang mereka di gagalkan


aksinya oleh suaminya Ani, sekarang mereka sendiri yang akan turun tangan untuk


mencelakai Ani. Mereka harus mengatur strategi  agar tidak terendus perbuatan mereka pada Ani  kali ini mereka gak sabaran lagi melenyapkan


Ani namun selalu gagal karena selalu di gagalkan oleh suaminya Ani.


Dirga memang sudah mengetahui jika kedua mertuanya


ingin melenyapkan istrinya Dirga tidak tinggal diam saja saat orang suruhan


mertuanya itu sudah beraksi, bahkan hampir saja dia terlambat saat


menyelamatkan istrinya itu.


 Untuk kali


ini Dirga tidak akan memberikan ampun kepada ke dua mertuanya tersebut mereka


sungguh tega sekali pada istrinya, padahal istrinya adalah anak mereka juga


darah daging mereka tapi tak adah hati nurani mereka untuk melenyapkan anaknya


sendiri.


“Papa mama ada ide, besok mama akan pergi ke


kampus anak sialan itu.”


“Mama mau ngapain ke sana?” tanya suaminya itu.


“Iya mama datang untuk pura- pura menemuinya dan


meminta maaf terus mama ajak dia untuk pergi sama mama dan saat itu mama akan


lancarkan aksi kita.”


“Mama yakin dengan mama katakan, papa takutnya


mama akan terluka sebab Dirga tidak tinggal diam saja mama akan kejadian

__ADS_1


terhadap istrinya itu.”


“Papa tenang saja, mama datang ke sana berpura-


pura minta maaf pada anak sialan itu.”


“Oke kalau mama yakin akan berhasil dengan cara


ini, papa akan ikut memantau dari jauh besok.”


Sedangkan di rumah mega milik Ani suaminya Dirga


sedang mengumpulkan seluruh bodyguardnya untuk mengatur strategi perlindungan


istrinya.


“Semua kalian dengarkan apa yang saya sampaikan.”


“Iya Tuan, kami akan dengarkan.”


“Baik, saya akan utus dari kalian semua menyelidik


kedua orang ini selama dua hari kedepan. Dan sebagian kalian saya perintahkan


“Baik Tuan, kami siap laksanakan.”


“Bagus, saya tidak mau mendengar kata keluhan


nanti.”


“Siap laksanakan Tuan.”


Setelah di bubarkan olehnya Dirga segera masuk ke


dalam rumahnya untuk menemui istrinya.


Ani yang sedang menyiapkan makan di meja makan


untuk suaminya dan menunggu suaminya terlebih dahulu tak lama kemudian suaminya


datang  dengan senyuman yang mengambang


di bibirnya Ani yang melihat senyuman suaminya begitu girang. Senyuman manis


suaminya sangat menggoda sekali.

__ADS_1


“Mas ayo, duduk aku sudah siapin makan kesukaan


mas ini.”


“Wah kelihatan sangat nikmat sekali sayang, mas


makin  lapar ini,” ujar Dirga sambil


mengelus perutnya lalu dia menarik kursi  untuk duduk.


Ani yang melihat suaminya sudah duduk diapun ikut


duduk kemudian mengambilkan makanan untuk suaminya terus tak lupa menyuapin


makanan itu untuk suaminya. Di sela-sela dirinya menyuapi suaminya dia pun


menyuapi dirinya sendiri dengan sendok yang sama.


“Mas sudah kenyang belum?” tanya Ani.


“Humm, sudah sayang sekarang kamu lagi yang makan


ya sini biar mas yang suapin.”


Dirga menyuapi istrinya dengan lembut penuh kasih


sayang menatap istrinya itu, di pandangi wajah istrinya yang setiap hari


semakin cantik dan mempesona.


Dia tidak menyangka wanita yang di hadapannya ini


begitu cantik, senyuman yang manis  yang


terukir di wajahnya itu membuat hati Dirga senang tak kentara.


“Oya sayang bagaimana hari perkuliahan kamu?”


“Hari ini berjalan dengan lancar mas, tidak ada


yang terlalu sulit. Materi yang diajarkan juga mudah di pahami.”


“Bagus lah kalau seperti itu, semoga makin pintar


ya istri mas ini.”

__ADS_1


__ADS_2