MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Cinta


__ADS_3

Hari sudah mulai sore. Ani pengen cepat – cepat untuk kembali ke rumahnya , sebab di mesti istirahat yang cukup semua badannya terasa remuk akibat sang suaminya itu.


Dirga yang tadi berdiri di dekat jendela mendekati sang istri yang sedang duduk anteng di ranjang itu.


“ kamu kenapa sayang kok cemberut gitu?”


“Mas kita pulang ke rumah saja yuk.”


“Emang mau ngapain kamu pulang ke rumah cepat – cepat sayang?”


“Aku mau istirahat mas, semua badanku terasa remuk saat ini!” ujarnya .


“Di sini juga bisa kamu untuk istirahat sayang!”saut Dirga.


“Aku mau pulang mas, aku ingin istirahat di rumah saja!”Rajuk nya pada suami agar luluh.


“Gak boleh , kamu tetap disini bersama diriku sayang,”ucap Dirga sambil memeluk tubuh istrinya itu dengan erat, Dirga menjatuhkan kepalanya di atas pundak istrinya lalu mengirup aroma tubuh istrinya sungguh membuat dirinya ke candu an akan wangi tubuh istrinya itu.


Dirga mendekatkan bibirnya ke pipih istrinya mengecup pipih istrinya dengan penuh kasih sayang . sedangkan Ani mala diam saja melihat ke lakukan suaminya yang amat manja pada dirinya pagi ini.ia berusaha menghindari dari kecupan – ke ****** suaminya. Namun suaminya semakin agresif menciuminya.


“Mas, geli tahu,”ketus Ani.


Suaminya diam saja dia sibuk dengan aksi –aksinya hingga kembali terjadi penyatuan cinta mereka di siang hari ini.


Mereka sudah terlelap pulas di siang g hari ini banyak tenaga yang terkuras .


Sedangkan di sebuah rumah kafe milik Aldo sedang berkumpul bersama sahabatnya dan abang Ani.

__ADS_1


Mereka lagi membicarakan suami adiknya itu! mereka tampa tertawa terbahak –bahak saat ini entah apa yang sedang mereka biar akan.


“Kamu nyenyak sekali tidurnya sayang,” bisik Dirga.


“Hm... mas, jangan mengusik tidurku! Cemberut Ani.


“Aku gak mengusik tidurmu sayang,”ujarnya di dekat telinga istrinya dan mengecup sekilas .


“Terserah Mas, aku mau lanjutin tidur lagi tubuhku sudah seperti di ambruk truk besar.”


“He... kamu bilang mas, truk besar kalau begitu.”


“Gak aku gak bilang gitu kok,”belanya.


“Lalu apa ? kalau tidak istriku tercinta Dirga.


“Iya sayang , bagaimana kalau kita berdua saja sayang.”


Pletak.. lemparan bantal di kepala Dirga ulah istrinya itu,berlari ke ke kamar mandi. Dirga yang melihat itu hanya bisa tersenyu melihat timgkah laku istrinya yang lucu itu.


Semua sudah beres dan mereka pun sudah menuju kembali ke rumah , kali ini Dirga tampak enggang untuk melepas tangan sang istri yang selalu di gandeng olehnya.


“Mas,kalau fokus kedepan dong jangan lirik aku terus.”


“Iya sayang mas, lihat ke depan kok.”


Sepanjang jalan yang begitu indah bagi ke dua insan yang meresakan cinta di antara keduanya. Tak canggung lagi untuk saling berbicara dan rayuan yang membuat mereka terbang bagaikan kupu- kupu.

__ADS_1


“Sayang Mas ,mau tanya kamu ingin punya anak berapa?”


Sontak Ani tersedak dengan air yang di minumnya lalu melihat ke arah suaminya yang masih enteng memperhatikan jalanan.


“Emang mas, sudah mau jadi ayah?”tanya Ani ragu.


“Iya sayang aku sudah gak sabar miliki sosok anak kecil dalam keluarga kecil kita sayang.”


“Mas...” perkataan Ani tergantung saat dia ingin mengutarakan ke inginannya.


“Mas, bisa ini kita bicarakan nanti saja mas!”


“Emang kenapa kalau sekarang sayang?”


“Mas, aku itu masihingin melanjutkan pendidikanku Mas, dan aku juga punya mimpi untuk masa depanku mas,”tuturnya.


“Kamu tetap bisa melanjutakan pendidikan kamu sayang,tapi kamu tidak lupa dengan status kamu sayang yang sudah punya suami yang tampan seperti diriku ini.”


“Ha... pede sekali dirimu mas,masih banyak yang lebih ganteng dan lebih dari kamu mas gak kayak kamu.”


“Terus kamu milih mereka , dari suami kamu gitu,” ketus Dirga kesal.


“Kalau iya mas , mau nagapain juga.”


“Kamu bandingan suami kamu dengan pria lain , kamu tahu gimana perasaan ku saat ini?”


“Iya aku tahu di luar sana memang banyak pria yang tanpam tapi aku tidak memilih diri mereka jadi suamiku! Tapi aku memilih pria seperti dirimu mas yang sudah menjadi suamiku , lalu untuk apa aku juga memikirikan mereka. Yang di sampingku sudah seperna kok,”ungkap Ani sambil mengecup pipih suaminya.

__ADS_1


“Ingat sayang sampai di rumah kamu gak bakal aku lepas sayang.”


__ADS_2