MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Gagal


__ADS_3

Distan


yang sedang berkerja di Restoran tak sengaja melihat ke dua orang tuanya  sedang menikmati makanan  di restoran ini. dia berusaha untuk


menghindari dua orang tua itu di kembali fokus mengerjakan tugasnya di


belakang.


“Ma,


Papa lihat seseorang seperti anak kita ma,” kata pak Bimo pada istrinya.


“Papa,


serius lihat anak kita pa?” balas istrinya itu dengan antuisias.


“Dia


mirip dengan Distan Ma, tapi gak mungkin anak kita kerja ma.”


“Ya


sudah pa , nanti kita cari lagi Distan, sekarang kita makan dulu. Mama akan


minta tolong kepada pihak polisi untuk membantu pencarian pa.”


“Iya


ma, biar kita segera bertemu dengan Distan.


Mereka


melanjutkan makannya dengan tenang saat itu.


“Distan


tolong antar makanan ini di meja 28 ya,” pinta temannya.


“Baik


lah, aku akan mengantarkannya.”


“Oke,


ini hati- hati ya.”


“Hummm


iya.”


Distan


mengambil makanan tersebut dari tangan temannya, lalu dia berjalan ke arah Meja


ke 28 itu. dan ia seketika berhenti jika meja 28 itu orang yang dia hindarinya.


Dengan menghela nafas dia menghampiri meja itu.


“Permisi


buk, pak, ini makanan penutupnya.”


“Iya,...”


ucapan lelaki berumur 50 itu terhenti saat melihat ke Distan.


“Distan....”


katanya.


“Maaf,


saya bukan Distan mungkin Anda salah orang. Kalau begitu saya pamit dulu.”


“Kamu


Distan anak kami, kamu tidak bisa berbohong pada kami nak,” tutur ibunya.


“Sekali


lagi, saya bukan Distan.”


 Lalu Distan pergi dari sana  menuju belakang. Dia tak mau lama-lama


berhadapan dengan ke dua orang tuanya itu. dia sudah menghindari  dari mereka yang serakah.


“Kenapa


kamu bro?” ucap temannya sambil menepuk  bahu dia.


“Gak


kenapa- kenapa kok.”


“Tapi


wajahmu tampak kusam begitu?” tanya temannya.


“Gak


ada kok, ayuk kita lanjut kerja lagi. Aku mau pulang cepat hari ini.”


“Iya


ayok, kembali kita berkerja.”


“Mama


yakin bangat yang tadi itu mirip bangat sama Distan pa, firasat mama gak


mungkin salah pa. Kalau itu Distan anak kita pa.”


“Ma...


mana mungkin anak kita berkerja seperti itu Ma. Mama tahu sendiri Distan gak


bakal mau melakukan hal- hal seperti itu ma,” tutur Pak Bimo istrinya itu.


“Pokoknya


kita harus cari keberadaan Distan pa.”


“Iya


Ma.”


 Sedangkan di rumah Ani dirinya sudah bangun

__ADS_1


terlebih dahulu  sebelum suaminya bangun.


Dia turun dari ranjang  itu dengan badan


sudah rasa remuk akibat pergulatan suaminya. Dengan berjalan cepat dia masuk ke


dalam kamar mandi, kemudian membersihkan diri.


 Tak lama kemudian Ani sudah selesai


membersihkan dirinya dan keluar dari kamar mandi. Dia membuka kamar mandi


perlahan agar tak menimbulkan  bumi. Ani


melangkahkan kakinya menuju meja riasnya. Ani duduk di sana sambil mengeringkan


rambutnya dengan hair les..


Dirga


yang terasa masih mengantuk saat dia ingin memeluk istrinya ternyata kasur di


sampingnya sudah kosong ia mencoba membuka mata dan melihat ke seluruh kamar


itu. dan matanya tertuju pada istrinya yang lagi mengeringkan rambut di meja


rias itu.


Dia


berangsur turun dari tempat tidur  dengan


keadaan tanpa  sehelai kain pun. Dia


memeluk pinggang istrinya tersebut dengan sangat erat,dan mencium dalam- dalam


wangi tubuh istrinya itu.


“Sayang,


kamu sudah wangi saja.”


“Mas,


lepas ah... aku lagi ngering rambut lo mas.,” protes Ani pada suaminya.


“Gak


mau sayang, mas mau menikmati wangi tubuh kamu ini!” ujar Dirga.


“Ih...


mas, ayok la aku mau mengering rambut dulu ini.”


“Mas


gak mau sayang, mas ingin berlama- lama di sini.”


“Mas


mandi sana lagi, apa gak malu mas seperti itu pada aku,” ucap Ani sambil


memperhatikan suaminya yang tak berbusana sedikitpun.


“Biarin


Ani sukses membuat wajah Ani merah seperti kepiting rebus.


“Iya


mas, tapi mas harus mandi dulu sana. Bau tahu.”


“Mas


gak mau, mas mau kamu yang mandiin mas.”


“Mas


jangan aneh- aneh ya.”


“Gak


aneh- aneh kok sayang, namun cuman cukup satu hal saja saat ini.”


“Mas...”


ucapan Ani terpotong saat Dirga membungkamnya bibir mungil yang lembab itu dengan


bibirnya.


“Mas


gak mau mandi dulu, ini sudah malam sayang. Lebih baik mas tidur.”


“Mas


mandi gak, atau aku pukul ini?” ancam Ani.


“Baik


Mas akan mandi tapi sama kamu ya, kamu harus mandi lagi?” tutur Dirga menggoda


istrinya.


“Jangan


aneh- aneh mas.”


“Gak


kok sayang.”


Dirga


membungkukkan posisi tubuhnya lalu dengan cekalan pada punggung,dan kedua kaki


Ani dirga menggendong istrinya itu ke arah ranjang tidur mereka.


“mas


mau nambah lagi sayang.”


Ani


yang mendengar perkataan suaminya sedikit bergidik ngeri, pasalnya tubuhnya


saat ini sudah sangat lelah sekali. Dan sekarang suaminya sudah tersenyum

__ADS_1


senang dengan kondisi tak bisa menolak suaminya.


Dia


bisa saja menolak suaminya, namun itu akan menjadikan dirinya berdosa menolak


suaminya. Dengan terpaksa dirinya membiarkan suaminya bertindak di atas


tubuhnya itu.


Tut....tut....tut....


bunyi deringan ponsel dari Ani yang berada di atas  meja di samping nakas nya.


Ani


mencoba tak menghiraukan bunyi  deringan


ponsel itu, namun dering ponsel itu tetap saja berbunyi. Ani mendorong tubuh


suaminya yang di atas tubuhnya lalu dia mengambil ponselnya itu.


 Ani melihat notifikasi yang masuk ke dalam


ponselnya tersebut, lalu terlihat di sana nama Dion si ketua Osis.


Pesan


Dear


my love


Selamat


malam my love, my love aku tahu kamu tidak akan pernah menolak ku kan. Dan kamu


berbohong pada aku jika kamu sudah mempunyai pacar. Dan aku mau kamu jawab


pertanyaan aku besok pagi. Aku tidak akan biarkan orang itu dekat kamu lagi my


love.


Kamu


itu hanya milik aku, dan tak siapapun yang bisa berada di samping kamu  kecuali aku. Aku akan menyingkirkan siapapun


yang dekat dengan kamu my love. Aku sangat mencintai kam may love. Aku tunggu


jawaban dari kamu besok pagi my love


 Tertanda


Calon


Suamimu.


Ani


yang membaca pesan dari Dion sangat kaget,apa Dion tak bisa percaya pada dirinya.


Ini bisa akan jadi bahan peperangan dunia ke tiga ini.


“Itu


pesan dari siapa sayang?” tanya Dirga.


“Dari


Dion mas,” jawab Ani ragu- ragu.


“Ngapain


dia kirimkan kamu pesan malam- malam begini.”


“Gak


apa- apa kok mas, dia lagi bertanya aja.”


“Kamu


yakin dia hanya bertanya doang?” tanya Dirga memastikannya.


“Iya


mas,” balas Ani.


“Coba


sini mas lihat.”


Dirga


mengambil ponsel yang di tangan istrinya itu lalu dengan  cepat dia melihat isi pesan yang di kirimkan


orang itu pada istrinya.


Pesan


Dear


my love


Selamat


malam my love, my love aku tahu kamu tidak akan pernah menolak ku kan. Dan kamu


berbohong pada aku jika kamu sudah mempunyai pacar. Dan aku mau kamu jawab


pertanyaan aku besok pagi. Aku tidak akan biarkan orang itu dekat kamu lagi my


love.


Kamu


itu hanya milik aku, dan tak siapapun yang bisa berada di samping kamu  kecuali aku. Aku akan menyingkirkan siapapun


yang dekat dengan kamu my love. Aku sangat mencintai kam my love. Aku tunggu


jawaban dari kamu besok pagi my love


 Tertanda


Calon


Suamimu.


“Brengsek

__ADS_1


bocah ingusan itu, aku tidak akan  biarkan dia.”


__ADS_2