
“Kak tugas gue sudah selesai sudah boleh
pulang kan?” tanya Ani pada Dion.
“Gue periksa dulu mana tahu akal-akal lo saja bilang sudah selesai , biar lo cepat
pulang kan.”
“Yeah kerjaan gue dah selesai kok, kalau gak percaya kamu bisa cek juga.”
Dion pergi memeriksa kerjaan yang di lakukan oleh Ani kemudian ia kembali ke hadapan Ani
“Kerjaan lo bagus sekali, sering- sering aja lo di hukuman maka toilet ini akan bersih
terus,” ucap Dion mengejek.
“Dasar lo jangan ngejek orang , gimana lo sudah lihat sendirikan kalau gitu gue pergi
dulu.”
“Ya pergi lah, lain kali jangan terlambat lagi.”
“Tadi lo suruh gue terlambat sekarang mala
larang dasar lo,” ketus Ani sambil meninggalkan Dion.
Ani masuk ke dalam kelasnya yang di sana
sangat ribut sekali dengan suara teman- temannya di dalam kelas sebab guru
belum masuk, jadi mereka akan meributkan hingga bunyi pitu membuat mereka kalang
kabut untuk kembali ke meja mereka
masing- masing.
“Selamat pagi semua!” ucap Pak Yono.
“Selamat pagi juga pak,” balas mereka serentak.
Pak Yono duduk di kursinya lalu berdiri di depan mereka semua, oke anak – anak semua pagi ini kita akan ke datangan murid baru di kelas ini. kelas mulai seperti pasar dengan bisik –bisik mereka akan murid yang akan masuk kelas ini.
“Muridnya cewek atau cowok ya,” ucap gadis satu.
“Mudah cowok jadi bisa di dekatin,” ucap gadis
dua.
“Kalau cewek bisa jadi teman dan saingan kita nantinya,” ucap gadis Tiga.
Begitulah yang terjadi saat ini. semua di
harapkan untuk diam biar kita suruh muridnya masuk lagi!” perintah pak Yono.
“Nak silahkan masuk!” perintah Pak Yono.
Klek....
pintu tersebut terbuka dan muncul la seorang anak laki-laki yang saat ini menggunakan seragam berbeda dengan mereka. Laki- laki itu asuk mendekati pak Yono.
“Pagi pak,” sapanya.
“Pagi juga, sekarang kamu perkenalkan diri ke teman- teman di sini semua!”
“Baik pak,” jawabnya.
“wow ganteng bangat cowoknya kayak jin BTS,” ucap mereka.
__ADS_1
“Benar bangat kulitnya seperti pantat bayi mulus bangat,” ujarnya mereka.
“Semoga dia mau jadi pacar ku, wah love you cowok ganteng,” kalas makin riuh di buat
teman- teman mereka yang memuji anak laki- laki di depan nya itu padahal anak
itu belum ada perkenalkan dirinya. Kadang teman- temannya suka berlebihan kalau
menyangkut cagon, apa lagi di samakan dengan jin BTS jauh beda kali. Bahkan dia
kw ke berapa kalau disamakan dengan dia. Lagian dari mana coba mirip miripnya dengan jin BTS.apa mata mereka minus saat melihat cagon.
“Semua di harapkan untuk diam dulu.”
Semua murid diam karena sudah di lirik tajam oleh pak Yono semua mereka tak berani
lagi bersuara.
“Baik nak, silahkan kamu perkenalkan diri!” titah Pak Yono.
“Selamat pagi semua teman- teman. Perkenalkan nama saya Diko Huang. Saya berasal dari Jepang dan kedua oarang tuaku berasal dari indonesia dan jepang. Alasan saya pindah kesini mengikuti orang tua saya yang
pindah ke indonesia.....
Begitulah perkenal dari laki- laki itu, lalu diambil alih sama Pak Yono.
“Baikanak- anak semua kalian sudah tahukan, sekarang Diko kamu bisa duduk di kursi
bagaian belakang itu,” tunjuk pak Yono.
“Baik pak, terima kasih pak.”
“sekarang perhatikan ke depan , kita akan mulai pelajaran lagi di harapkan semua
memperhatikan dengan baik- baik apa yang saya terangkan.”
“Dion masuk ke dalam kelasnya. Teman –temannya sudah berkumpul di sana..
“Wah tumben telat masuk br,” ucap temannya.
“Iya habis kasih hukuman saya gadis itu.”
“Wah bisa dong dekat dia,” ejek temannya.
“Mana bisa di hukum karena telat, gue gak mau ambil kesempatan di waktu begitu.”
“Mana tahu kamu maukan..”
“Emang dia sering telat?” tanya temannya.
“Gak juga sih, tapi tadi telat sama si Aldo.”
“Wah si Aldo to, pantas saja, apa kamu gak cemburu Dion. Kam lihat tuh si Ani sama si Dion kayak sandal jepit makin
hari,” ucap temanya mememanasi Dion yang dari dulu menaruh hati pada gadis itu.
“Gak! Karena gue tahu Aldo menganggap Ani adiknya dan mungkin Aldo sudah tahu gue
taruh hati sama adiknya itu, tapi aku gak tahu dengan Rendy.”
“loh .. gak usah patah semangat setahu gue, Aldo, Rendy, itu yang sangat dekat
dengan Ani sebelum kakak kandungan Ani si Distan dekat dengan Ani. Lo tahukan
dulu bagaimana kehidupan Ani yang tidak
dianggap oleh keluarganya. Dan sekarang dia sudah dekat dengan Distan kakaknya
__ADS_1
itu. dan mereka bertiga pria yang sangat dekat dengan Ani.”
“Iya gue tahu aka hal itu, gue harus lebih ekstra lagi buat dekatinya Ani.
“Gitu dong jangan kasih kendor dong, biar semua bisa dapatin Ani.”
“Oke, kalian seperti gak tahu aku saja.”
Semua sangat fokus dengan pelajaran yang di terangkan oleh Pak Yono hingga tak terasa
waktu berjalan dengan begitu saja hingga pelajran hari ini arus di akhiri
karena waktu sudah menunjukan waktu istirahat.
Ani ke luar dari kelasnya menuju kelas ke tiga kakaknya itu sekarang dia sudah
berdiri di depan kelas kakak- kakaknya itu,saat itu juga ketiga kakaknya keluar menghampiri princess mereka.
“Kak Distan,” Rengek Ani dengan wajah
cemberut Distan yang melihat adiknya itu yang cemberut langsung ngelus-ngekus
poni Ani.
“Kenapa adik kesayangan kakak ini?” tanyanya.
“Kak, aku mau makan bakso.”
“kamu cemberut hanya karena ingin makan bakso princess?” tanya Distan namun Ani hanya menggangguk saja sedang kedua orang yang berdiri di hadapannya hanya tersenyum
dengan kelakuan Ani siapa lagi kalau bukan Aldo dan Rendy.
“Ayok, kalau begitu kita ke kantin yuk,”
“Ayok kakak Ani sangat lapar sekali,” ucapnya.
“Lapar atau takut baksonya habis ,” ledek Rendy yang di balas dengan plotottan oleh
Ani.
Sekarang mereka masuk ke kantin tentu saja akan membuat kantin yang awalnya hening saja
sekarang melebihi penonton sepak bola yang begitu meriah, namun berbeda dengan
kantin mereka begitu riuh melihat ke tiga mostwanted sekolah sedang memasuki
kantin.
Banyak gadis-gadis cewek yang menggilai ketampanan mereka dan juga yang meras iri
dengan Ani yang selalu bersama dengan mostwanted sekolah itu. banyak juga yang tidak menyukai Ani yang nempel
kayak bulu tapi sayang sekali mereka
tidak berani bertindak karena akan selalu di gagalkan oleh Aldo dan Rendy.
“Bro... no! Lihat siapa yang datang ke kantin bikin kantin kayak pasar tu,” ucap Teman
Dion.
Dion melihat siapa yang di maksud temannya
ternyata gadis yang di sukainya itu.
“Apa lo gak cemburu tu,” ucap temannya.
“Gak cemburu,” jawab Dion tegas.
__ADS_1
“Masa sih,” Ejek temannya.