
" sayang, untuk beberapa hari kedepannya kamu belajarnya di rumah saja ya nanti jika tidak ada yang mengerti biar aku yang mempelajarinya kamu tenang saja apapun pelajaran kamu kalau saya bisa melakukannya untuk kamu."
" Iya Mas, Aku akan belajar di rumah sesuai perintah kamu tapi kamu jangan marah nanti kalau misalnya seandainya aku nggak mengerti ya dengan apa yang kamu Terangkan jadi harus jelasin baik-baik ya sama."
" Nah gitu dong kan Mas jadi nggak kuatir lagi kalau kamu di luar sana walaupun banyak penjagaan ketat untuk kamu di luar sana banyak bahaya yang mengintai kita terutama kamu Aku tidak mau kamu digangguin oleh orang lain,, aku nggak sanggup Jika kamu kenapa-napa di luar sana. ditambah lagi banyak yang menginginkan istri aku ini Tentu saja aku tidak rela bukan hal itu makanya aku harus waspada akan keselamatan istriku Jadi kamu mau kan dengerin aku untuk selamatan kita juga ya Sayang ya."
" baik Mas Tenang aja aku akan nurut kok sama kamu demi kebahagiaan dan ketentraman kita aku ngikutin perintah kamu tapi usahain Yang masnya yang Jangan lama-lama nanti aku Urusan di rumah terus aku juga mau ketemu sama temen-temen lain juga Mas.
sepasang suami istri itu saling berbagi cerita dan saling mendengarkan keluar masing-masing ya kadang begitulah mereka berdua hanya bisa berbagi di saat waktu yang mungkin membuat momen yang indah bagi mereka ya saat ini Dirga berbaring di atas paha Ani Sedangkan Ani mengelus kepala suaminya itu dengan lembut dengan cinta ya begitu. bagi Ani tidak ada yang bisa menggantikan suaminya ini ya Sebesar apapun dia marah kepada suaminya ini namun dia bersyukur mendapatkan suami seperti ini walaupun dulu dia dipaksa dijodohin oleh orang tuanya tapi sekarang dia tidak menyesal ternyata pilihan orang tuanya tidak salah.
__ADS_1
sedangkan di seberang sana seorang deretan sedang berjalan menuju kelasnya ya saat ini dirtan sedang melanjutkan pendidikannya di tingkat magister bisnis Dia berjalan dengan santai namun tiba-tiba ada seorang perempuan berlari menyenggol dia dan tertabrak dan perempuan itu dengan cepat berdiri tanpa menghiraukan amarah yang terdapat di dalam diri Tirta.
" Untung saja perempuan kalau nggak udah gua penting itu perempuan jalan nggak pakai mata,"
" malah berantakan gara-gara dia nggak tanggung jawab lagi awas kalau ketemu gua kan balasin.
" Woi Bro lu kenapa pagi-pagi gini udah marah-marah aja aku sama amat itu muka," ucap breo.
" udahlah bro Jangan marah-marah nanti lu cepat tua Biarin aja ntar ketemu kalau jodoh ketemu juga kok sama dia tuh cewek."
__ADS_1
" boro-boro gua mau ketemu sama dia lihat dia aja gua emosi"
" Jangan gitu lah Bro santuy cewek tuh memang kayak gitu maunya dimengerti mulu."
" lu curhat sama gua bro."
" Ya gimana lagi gua juga Sial nih pagi-pagi masa ya cewek gua nyuruh gua beli Softex lho padahal gua paling malu banget beli yang kayak begituan Eh ini dia pagi-pagi minta bantuan gua beliin Softex ya kesel banget lah orang kasir dilihatin gue mulu dan tanyain ke gua Mas kenapa untuk siapa gitu jadi nggak mau dong jawabnya apa."
" Jangan ketawa Loin lihat aja nanti lu disuruh sama doilo beli Softex Wah gue ketawain Lu."
__ADS_1
" hehehe gue udah biasa Bro beliin Softex buat adik gua Jadi gua nggak nggak berisik kalau beliin kayak begituan Lagian tiap adik gua datang bulan juga gua beliin."
" wah Hahaha ternyata lo juga sering ya wah pantes aja gue waktu ngomong lu santui amat lu wajah. "