MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Cemburu


__ADS_3

 Sepulang kakak- kakaknya  Ani segera masuk ke dalam rumah tanpa


menghiraukan  panggilan suaminya. Dirga


yang dari tadi siang khawatir a akan istrinya sekarang sudah merasa lega ,


namun dia tampak kesal saat sang istrinya itu tak mengindahkan panggilan


dirinya.


 Dia setia mengekori Ani sampai dalam kamar lalu  dia menguci pintu kamar tersebut, sedangakan


Ani melenggang masuk kamar mandi. Dirga hanya bisa menglah nafas melihat


istrinya masuk kamar mandi. Setelah dirinya selesai dari kamar mandi Ani segera


meaiki tempat tidur lalu membaringkan tubuhnya di sana.


 Dia mendiamkan suaminya itu walau dia  tahu suaminya itu dari tadi memmanggil dia.


Dia akan bikin suaminya itu sampai tak berkutik dan mengakui apa kesalahan  yang dia buatnya.


 Dirga mendekati istrinya dan ikut naik ranjang


tersebut lalu dia duduk di belakang istrinya yang memunggungi dirinya tersebut.


Dengan menarik nafas dalam – dalam  lalu


dia menghembuskan secara perlahan.


“Sayang,


yang kamu lihat tadi siang itu salah paham, dia bukan selingkuhan mas dan mas


gak selingkuh. Dia adik sepupu mas yang gak datang saat kita nikah. Dia waktu


itu melanjutkan studynya di Amerika. Jadi  namanya Yaren, anak dari adik mama mas sayang.” Jelas Dirga.


  Ani yang mendengarkan itu langsung bersalah


sudah nuduh suaminya selingkuh dan gak dengarin penjelan suaminya tadi. Tapi


karena dia kesal sama suaminya itu dia mendiamkan saja lalu pura- pura tidur


saat Dirga menjelaskan.


“Sayang


kamu jangan marah lagi sama mas, dia adik sepupu mas kok. Besok dia akan


datang  ke sini, dia mau ketemu sama kamu


sayang.”


 Tapi tak ada respon. Dirga membalikkan tubuh


Ani mengadap dirinya ternyata orangnya sudah tertidur. Dengan perlahan Dirga


menyelimuti istrinya itu lalu dia juga ikut berbaring di samping istrinya


tersebut.  Tak lupa dia memeluk dan


mencium kening istrinya sebelum ikut menyus ke alam  mimpi.


 Dirga mulai tertidur Ani bangun dari tidurnya


dan menatap wajah suaminya yang tampak  sedikit tumbuh rambut halus di pipihnya. Dengan senyum yang manis yang


teroancar di bibir Ani sambil mengelus kepala suaminya tersebut.


“Mas,


maafin Ani yang tadi udah nuduh mas yang gak – gak. Ani sangat hancur  melihat  mas memeluk wanita lain dengan senang  hati. Mas membuat Ani harus menahan rasa sakit ,dan membuat Ani kesal


sama mas.”


“Sekali


lagi maafin Ani mas, udah gak percaya sama mas,” ucap Ani sampil mencium


sekilas pipih suaminya itu. dia ikut menyusul suaminya itu ke alam mimpi.


 Keesok pagi harinya Dirga bangun lebih pagi


dari istrinya itu, dia  hanya bermalas-


malasan di samping istrinya tersebut. Dia akan menungguh istrinya itu terbangun


dan menyelesaikan kesalah pahaman ini. namun istrinya tak kunjung bangun. Dirga


yang bosan akhirnya dia menarik selimut istrinya itu ke bawah biar dia merasa


dingin dan bangun dari tidurnya, tetapi sayang yang ada selimut  itu di tarik kembali oleh dirinya.

__ADS_1


“Sayang


bangun sudah pagi.”


“Hmmm...”


“Bangun


dong yank.”


“Hmmm.....  lima menit lagi ya rendy,” kata Ani dan saat


itu Dirga lansung kesal dengan istrinya itu.


  Dirga


membangunkan Ani dengan paksa di menarik Ani supaya  bangun dari tidurnya. Akhirnya dia bangun


juga.


“Ada


pa si mas, ganggu orang tidur aja,” kata Ani dengan memejam mata.


“Sayang


kamu ngapin? Manggil- manggil boca tengil itu!” tegas Dirga.


“Bocah


tengil siapa si mad?” tanya Ani.


“Itu


boca tengil , siapa namanya itu... si Rendy itu,” protesnya.


“Aku


gak ada manggil dia,” elah Ani.


“Tadi


pas kamu mas bangunin , malah manggil  dia.”


“Kamu


kalau marah  sama Mas boleh, tapi jangan


bawah- bawah pria lain sayang.”


iya mas.”


“Awas


mas, aku mau ke kamar mandi mau pergi sekolah.”


Saat


Ani mau melangkah turun dari tempat tidur Dirga menarik pinggang Ani ke


pelukan  dia


Dirga  meletakan kepalanya di curuk leher istrinya


itu dan mengeratkan pelekannya di pinggang istrinya itu.


“Sayang


please jangan kayak gini  lagi y.”


“Kayak


gimana mas, mas sendiri yang mulai duluan. Makai meluk – meluk wanita lain dan


terlihat dengan mata kepala diriku sendiri mas.”


“Itu


kamu salah paham sayang, dia itu sepupu mas yang kuliah di Amerika itu, dia gak


bisa datang di saat pernikahan. Jadi kemaren dia datang ke sini katanya mau


ketemu kamu sayang. Mas suruh dia buat datang ke kantor nanti pulang bareng


mas, tapi saat  meluk mas kamu  datang dan kamu salah paham kalau mas meluk


wanita lain/ selingkuhan mas. Mas gak bakal pernah selingkuhin kamu sayang.


Jadi maukan kamu memaafkan mas?” tanya Dirga pada istrinya.


“Hmmm.....”


sebagai balasan dari Ani

__ADS_1


“Kok


gitu si sayang balasnya. Kayak gak ikhlas maafin mas.”


“Iya


mas, aku udah maafin mas kok.  Sekarang


lepasin aku dulu mas, soalnya aku udah kebelet ini!” protes Ani sama suaminya


itu dengan susah payah dirinya lepas dari suaminya itu.


 Ani keluar dari kamar mandi sudah di handang


oleh suaminya yang menunggunya di depan pintu kamar mandi.


“Mas


mau ngapain aku sudah berwudhu ya, jangan  snetuh aku nanti wudhu aku batal.”


Namun


Dirga  hanya tersenyum saja. Lalu dirinya


pun masuk  ke dalam kamar mandi.


“Kita


shola bersama sayang, tungguh sebentar ya.”


“Iya


mas.”


Dirga  keluar dari kamar mandi lalu segera menuju


sejadah yang sudah  di gelar di lantai


oleh istrinya. Dirga memimpin sholat hingga selesai  lalu dia berbalik ke belakang mengulurkan


tanganya ke arah istrinya, Ani menyambut tangan suaminya itu dengan lembut lalu


mencium punggung tangan itu. lalu dia juga di hadiakan ciuman di dahinya.


“Sayang,


pagi ini kamu izin aja ya?” permintaan suaminya.


“aku


gak bisa mas, soalnya  hari ini aku harus


ujian sebab nanti akan ada rapat juga mas dan aku harus hadir mas.”


“Tapi


sayang , mas sudah gak tahan lagi, dan gak dapat makan selama seminggu ini.”


“Bukannya


mas  tiap hari makan mas, mana mungkin


mas gak makan selama seminggu.”


“Bukan


makan itu yang mas maksud sayangtapi yang di bawah,” ujar dia sambil melirik ke


bawah  sana yang tak dapat makan selama


seminggu karena sibuk.


Pletak...


Ani menyentil dahi suaminya itu. Dirga meringis saja kepalanya di sentil oleh


istrinya itu.


“Masih


pagi kali mas udah mesum aja otaknya.”


“Tapi


sayang suada satu minggu mas pauasa lo, kamu tahukan.”


“Salah


siapa juga yang salah.”


“Tapi


sayang, mas gak bisa lagi nahan sayang.”

__ADS_1


 Dengan cepat dia mengakat  istrinya kembali  keranjangan tersebut hingga terjadi


penyatuhan cibta diantara mereka.


__ADS_2