
Dari berlawananan arah distan sedang berjalan menuju kelasnya ia pulang dari toilet.
Ia melihat Ani sedang melewati gudang kecil ia mengikuti Ani dari belakang ia tak menyia-inyakan kesempatan ini ia segera menarik Ani kedalam gudang tersebut. Ani yang berontak untuk dilepaskan dari kakaknya itu tak bisa sama sekali.
Ani mendorong Distan kakaknya itu dari hadapanya tersebut tak bergeser sama sekali.
”Hey kau ... tak akan bisa lepas dari sini, tawa Distan menggema didalam gudang itu.” Apa yang kakak lakukan padaku,lepaskan aku dari sini,”pinta Ani.
”Tidak akan ku lepaskan kau dari sini,Distan mendekat kerah Ani lalu ia memeluk Ani seretat mungkin.
Ani yang dapat perlakuan sepeti ini shock apa ini Distan kakaknya atau ini hanya cara ia mengerjaiku.Ia tau distan sangat membenci dirinya.”
"Lepaskan aku Distan,”ujar Ani.
” Kau tak sopan sekali padaku.”
Ani masih mencoba melepskan pelukannya itu dari Tubuhnya ia sangat hapal pasti Distan akan mengerjainya lagi.
“Distan kau lepaskan tangan kotor mu itu dari tubuhku!bentak Ani.
”Kau menyuruhku melepaskan tanganku dari tubuh lalu kau dengan aldo kau biarkan saja dia memelukmu?”ucap Distan.
”Kalau ia sudah ku anggap kakak kandung ku sendiri,jadi tak ada hak jika kau melarang dia memelukku!”
“Apa kau bilang!dia kakak kandungmu apa kau buta ha?, sampai bilang dia kakak kandungmu!.tegas Distan.
__ADS_1
“Emang kau siapa ku,kau hanya orang asing saja bagiku,” kata Ani.
“Berani sekali kau bilang begitu padaku,aku ini kakak kandungmu!bukan aldo pria yang selalu menempel padamu itu.”
“Haaaa... sungguh ka aku bermimpi” tutur Ani. Ada apa dengan Distan kenapa tiba-tiba begitu padaku apa yang membuat dirinya seperti itu semua pikiran itu ditepis oleh Ani.
Distan ia tak sadar atas apa yang ucapan kan barusan pada gadis yang ia benci selama ini, kenapa dadak rasa sesak saat gadis itu lebih mengakui orang lain dari pada dirinya.
Ia sangat tak mau jika dirinya diangggap seperti itu,ia kembali menarik tangan Ani dan merangkul Ani kedalam pelukannya dan berbisik pada Ani
"aku ini kakak mu,aku tidak suka kau menganggap orang lain menjadi kakakamu!” bisik Distan pada Ani.
Ani hanya diam saja tidak merespon ap yang di katakan Distan. Lalau ia mendorong Distan hingga terdorong.
”Kau jangan pernah dekat- dekat lagi padaku ,kau bukan kakakku .”
Lihat saja ia akan buat Ani akan berlari padanya dan memanggilnya dengan kakak,ia ingin memisahkan aldo dengan Ani.ia melihat kepergian Ani dengan mata sayu.
Begini rasanya kalau tak diangggap inikah? Yang dirasakan adiknya itu,sekarang ia mengakui jika Ani itu adiknya .Ia tersenyum manis dibibir indah itu.
Ani berlari menuju taman sekolah di samping perpustakaan itu lalu ia mengeluarkan ponselnya untuk mengirim im kakaknya aldo pesan untuk menemaninya di taman saat ini.
Pesan: kakak ... temanin Ani di taman kak,Ani mau cerita kakak” begitu lah pesan yang dikirim Ani kepada Aldo.
Aldo yang saat ini jam kosong ia sedang duduk bendua bersama dengan Rendy di pojok kelas lalu ponsel berdering .
__ADS_1
la segera melihat pesan yang masuk dan membacanya ternyata dari adik kesayangannya itu. Ia segera memasukan ponselnya dan berdiri
”Mau kemana lo?” tanya Rendy.
”Mau ketemu adik kesayangan gue gue di taman.”
“Gue juga ikut ,masa iya adik gua juga itu, kalau gak ada lo ya gua jadi kakaknya.”
“ ayo !” Aldo dan Rendy pun pergi menemui Ani di taman dari jauh mereka sudah melihat sosok gadis yang sedang duduk di kursi putih dibawah pohon lebat itu sambil manyum .
terlihat lucu sekali jika gadis itu seperti itu. Mereka segera duduk di samping Ani mengapit Ani berada di posisi antara Aldo dan Rendy.
” Ada apa tuang putriku disini ,” ujar Rendy.
Ani hanya senyum saja lalu ia langsung memeluk kedua pria itu.
” Kak aku kesal benar hari ini.”
“Emang adik kakak kesal kenap?” tanya Aldo.
“ Jadi gini kakak tadi aku di hukum oleh guru baru itu, Pak Yogi. Ia menghukum aku lalu ia menarik ku keruangan nya sampai diruangan ia ingin berniat mencium ku dengan sekuat tenaga aku lepas darinya! Kedua pria disampingnya itu sangat marah berani sekali guru itu berprilaku seperti itu pada adik kesayangan mereka lihat saja nanti pembalasan dari mereka karena berani pada adik mereka ini.”
“ Kamu harus hati- hati lagi nanti ya sama dia , biar kakak kasih pelajaran itu guru,” guman mereka berdua.”
”Makasih ya kakak,” Ani kembali memeluk kedua kakakanya itu” kakak tadi juga kakak Distan menyeret ku ke gudang ,tiba tiba dia memelukku begitu erat pada tubuhku , dia juga bilang pada ku jika dia kakak kandung ia ,ia sangat marah sekali jika aku mengatakan kakak Aldo kakak kandungku kakak.”
__ADS_1
“ mungkin dia cemburu adikku tapi kamu tenang saja kamu kita berdua lindungi kmu dari .” merekapun tertawa lepas di sana . disisi lain sorotan kebencian dari seseorang begitu mendambakan kemurkaan dari tatapan tajam tak bisa di definisikan.