MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Prinsip Ku


__ADS_3

 Dirga sudah sampai di kantornya di segara


masuk  ke lift khusus untuk CEO ia masuk


hingga samapi di ruangannya. Ia membuka pintunya lalu ia menghempaskan tubuhnya


di atas sofa tersebut. Rasa kesalnya dan cemburu pada curut itu sangat menguras


isi kepalanya.


 Ia tahu curut itu mengerjainya namun dirinya


tak bisa untuk menerimanya. Ia tak fokus sama sekali dengan apa yang akan dirinya


kerjakan hari ini.


Dirga


mencoba menenangkan pemikirannya dan merendahkan emosinya akan hal yang sudah


terjadi. Ia akan menghukum Ani nanti. Ia berjalan ke kursi kebesaran miliknya


itu lalu ia mulai memeriksa semua dokumen yang sudah masuk ke dalam email-nya.


Ia mulai membaca satu persatu dari dokument tersebut namun pikirannya malah pada


istrinya yang berangkat bersama Rendy. Ia kembali buyar dengan pekerjaan dirinya.


Tok..tok..


“Masuk”

__ADS_1


“Mohon maaf pak, saya mau minta tanda tangan pak atas dokument keuangan tahun ini pak,” ucap pak Rizal selaku  ketua keuangan di


perusahaan.


Dirga mengambil dokumen yang di berikan pak Rizal itu membaca dan meneliti dokument


tersebut  lalu memberikan kembali pada


pak Rizal.


“Ini pak,” ucapnya sambil mengasihkan pada pak Rizal.


“Terima kasih pak, kalau begitu saya pamit ke luar rungan dulu pak,” ucap Pak Rizal.


“......” angguk Dirga.


 Setelah pak Rizal ke luar dari ruangannya dia


terhadap istrinya itu. berani beraninya dia tidak mendengar perkataan suaminya.


Sedangkan di sekolah, Ani sedang mendengarkan penjelasan dari gurunya dengan sengat fokus atas penjelasan pelajaran itu. tak hanya dirinya saja namun semua murid di


dalam kelas itu sangat memperhatikan sekali pelajaran hari ini. karena mereka belajar dengan guru yang pintar dan membuat mereka mengerti dengan cepat.


Oke anak-anak semua silahkan kalian perhatikan apa yang saya tulis bagi yang bisa menjawab silahkan  maju ke depan. Dengan cepat Ani maju menjawab soal yang di kasih oleh gurunya itu. selesai menulis jawabannya


di depan Ani kembali ke tempat duduknya.


Tiba-tiba ponselnya bergetar di dalam saku ia segera melihat ternyata dari suaminya ia


melihat isi pesan yang di kirim oleh suaminya itu.

__ADS_1


“Nanti pulang sekolah langsung pulang!”


Itu lah isi pesan dari Dirga di pastikan oleh suaminya itu sedang marah pada


dirinya. Ia harus minta maaf sama suaminya udah bikin suaminya marah dan kak


Rendy juga ngapain godain suami nya juga sampai cemburu tingkat dewa gitu.


Ani kembali memperhatikan pelajaran ke depan. Sudah berjalan 1 jam pelajaran di


lewati oleh Ani lagi- lagi hendphonnya bergetar di dalam saku ia pun melihatnya.


Lagi-lagi pesan dari suaminya.


“Ani pulang sekarang! Aku sudah menunggu di depan, cepat keluar!”


Ani jadi bingung karena dirinya belum selesai jam pelajaran, Ani membalas pesan


dari suaminya  itu.


“Maaf mas, aku masih dalam jam pelajaran belum bisa pulang!” balasnya.


Ting....


“Aku gak mau tahu sekarang kamu harus pulang!”


Ani hanya melihat pesan dari suaminya tak berniat untuk membalasnya karena tidak


masuk akan bagi dia pulang di jam pelajaran ini. dia ke sekolah untuk menuntut ilmu dia tidak mau mencampurkan masalah pribadi dengan sekolah. Terserah nanti suaminya mau marah atau bagaimana yang penting di tetap kokoh sama prinsip dirinya.


Dia kembali melanjutkan pelajaran dengan guru yang akan mengajar jam ke duanya.

__ADS_1


__ADS_2