MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Terlambat


__ADS_3

“Kamu Kenapa diam dan judes gitu? Tanya Dirga.


“....”Ani masih diam  saja saat di tanya


suaminya.


Dirga yang kesal sama istrinya itu ia meninggalkan istrinya  itu untuk tidur. Ani yang merasa dirinya yang pegal segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum belajar untuk tes  besok hari.


Selesai mandi dia segera menuju meja belajarnya untuk belajar. Ani asik dengan buku-


bukunya dan soal-soal yang dia kerjakan hingga Ani tak menghiraukan waktu sudah


menunjukan jam 2 pagi, dia segera menuju Ranjang tidur lalu mengistirahatkan


tubuhnya di samping suaminya itu.


Pagi telah tiba Ani bangun untuk melaksanakan sholat Subuh. Kali ini dia tidak


membangunkan suaminya yang masih tertidur pulas di ranjang. Usai dirinya melaksanakan  sholat dia bersiap- siap


untuk ke dapur menyiapkan sarapan untuk suaminya.


Sekarang Ani sudah di depan gerbang rumah milik Dirga ia di jemput oleh Aldo pada hari


ini.


“Kak Aldo sudah lama datang?” ucap Ani.


“Baru juga sampai kok.”


“Ayok! Kita berangkat sekarang ya nanti terlambat lagi.”


“Iya kakak, nanti aku di hukum sama dia.....”


“Dia siapa?” tanya  Aldo.


“Ketua OSIS itu...” ucap Ani dengan kesal.


“Haa...ha... segitu kesalnya kamu sam dia?”


“Sudah lah kak, sekarang kita berangkat ,” ucap Ani sambil naik ke atas motor Aldo.


 Sepanjang perjalan Ani begitu ceria sekali


mereka , namun sesampai di depan gerbang mala tertutup.


“bagaimana ini kakak, gerbang udah di tutup , ahh terlambat kita .”


Dari kejauhan ada Dion yang sedang mengawasi  semua murid  yang terlambat akhirnya ia melihat  temannya Aldo dan adik kelas itu terlambat. Bagi Dion aturan tetap


aturan walau temannya terlambat dia akan tetap akan memberikan hukuman


“Kalian terlambat! Masih saja di luar masuk dan jalani hukuman kalian,”Titah Dion.


Aldo masuk di ikuti oleh Ani  di belakangnya. Mereka sekarang lagi  membersihkan toilet


sekolah itu berdua, ini pertama kali bagi Aldo namun tidak untuk Ani sebelum


dia juga sering terlambat datang ke sekolah dan pastinya ia akan di berikan


hukuman membersihkan toilet  oleh Dion.


“Awas saja ke tua osis itu ,aku sumpah ini jomblo seumur hidup. Kejam sekali dia baru

__ADS_1


aja telat tiga menit mala di suruh bersihin toilet sebanyak ini. mana bau lagi awas saja aku akan balas  si Dion itu yang sedang mengawasi murid- murid yang sedang terlambat.


Dion yang mendengar sumpah serapah dari adik kelasnya itu Ani yang sering dia hukum


terlambat  datang ke sekolah ,itu sudah


biasa bagi Dion, namun kali ini dia ingin mengerjai dia sedikit.


“Kerjaitu yang bersih jangan asal-asalan saja atau mau gue tambahin hukuman kamu


lagi.”


“Enak ya mulut lo ngomong , ini semua gara-gara lo ini.”


“Ya ngapain datang terlambat,” ucap Dion tak kalah dari Ani.


“Ya nama juga terlambat,” ucap pasrah Ani kalau meladani  Dion dia bisa gila nanti.


“yang bersih dong di sana juga ada itu! kamu mau akau tambahkan hukuman ya?”


“Gak,enak aja ini gue juga udah ketinggalan pelajar ama  gara-gara lo hukum gue.”


“Salah sendiri kenapa gak disiplin.”


“Bukan gak disiplint tapi tadi itu gue kenakan macet tahu gak si lo.”


“Gak peduli gue yang penting kamu itudi beri hukuman cepat kerjakan !” titah Dion.


“Awas kau Dion,” ancam Ani padanya.


 Dion hanya diam saja saat melihat mata bulat


Ani melotot padanya dia senang sekali ngerjain si Ani.mumpung dia ada kelas


kosong jadi manfaatin de.


“Lihatin lo kerja becus atau gak. Nanti lo kabur gak Melakasanakkan tugas lo lagi.”


“Heee... gue gini – gini orang bertanggung  jawab ini,” ketus Ani saat dia di ejek sama Dion.


“Kalau lo tanggug jawab berarti lo harus tanggung jawab dong sama gue?” ucap Dion.


“Emang apa yang gue tanggung jawab dari lo! Gak ada jangan ngeracau jadi orang.”


“Ada hati gue yang sudah lo ambil.”


“Mati aja lo sono ya, sejak kapan gue ambil hati lo.”


“Sejak waktu ini.”


“Gila lo, stress lo jangan lagi lo di sini, bisa ada gue jadi setan.”


“Biarin aja lo sekalian jadi kuntilanak.”


 Dion dan Ani berdebat di depan Toilet yang


sedang di bersihkan olehnya banyak orang- orang yang  ke toilet  melihat mereka yang ribut antar Ketua osis dan adik kelas.


Ani yang sudah malas berdebat dengan Dion ia segera membersihkan toilet tersebut.


Aldo yang sudah selesai dengan hukuman ia segera menemui Dion temannya itu jika


hukuman dia telah selesai. Saat dia mau menghampiri Dion terdengar perdebatan

__ADS_1


tentu saja perdebatan antara Dino dan Ani banyak siswa yang menyaksikan


perdebatan mereka berdua.


“Ada apa ini kok ribut-ribut?” tanya Aldo.


“Gak ada,” jawab Dion yang serentak dengan Ani.


“cir yang jawabnya barengan,” ucap Aldo jahil.


“jangan-jangan apa?” ucap Ani.


“Kalian jodoh , jawab aja barengan gitu.”


“Mana mau aku sama cewek pendek kayak dia, menyebalkan, manja.” Ungkap Dion di depan


Aldo.


“idih lo emang PD tingkat dewa.”


“stop de kalian ribut, Dion hukuman gue udah selesai gue kembali ke kelas dulu.”


“...” ya angguk Dion.


“Kak Aldo sudah siap?” tanya Ani.


“Sudah kakak ke kelas dulu ya , kamu cepat selesaikan hukuman kamu biar dia gak ganggu


kamu mulu.”


 Sedangkan di Rumah Dirga dia baru terbangun


dari tidurnya ia melihat jam wekernya ternyata hari sudah menunjukan jam 9 pagi.


Dengan cepat dia masuk ke kamar mandi lalu ia membersihkan diri.


Selesai semua ia bersiap- siap turun ke bawah dan sekarang dia menuju meja makan di


sana ada satu sendok nasi goreng dan ada roti, susu. Ia segera mengambil


makannya itu makan dengan lahap hingga dia terasa cukup.


Hari ini dia terlambat padahal ada klien penting yang akan datang bertemu dengan


dirinya, tak tahu kenapa dia bangun siang , istrinya tidak membangunkan dirinya


sama sekali. Mengingat istrinya itu Dirga malah kesal  dengan semalam.


Sekarang telah sampai di depan  pintu perusahaan miliknya itu , dia masuk dengan banyak menyapa hormat pada dirinya. Dia hanya membalas dengan senyum namun wajah datar saja.


Sesampai di ruangan dia memanggil Sekretarisnya untuk jadwalnya hari ini.


Tok..tok...


“Masuk”


“Permisi pak , ada apa pak?” ucap sekretarisnya itu.


“Apa saja jadwal saya hari ini?”


“Bapak akan bertemu klien di sebuah  xxxx dan


juga jam 4 sore bapak akan ada pertemuan dengan Direktur Anji pak!”

__ADS_1


“Baik sekarang kamu boleh keluar dari ruangan saya.”


"baik pak."


__ADS_2