MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Pertengkaran


__ADS_3

Dirga yang berdiri di depan istrinya lalu ia menatap dengan tajam terhadap istrinya .


“Kamu tahu aku sudah menunggu kamu 2 jam di depan gerbang sekolah!” ujar Dirga


dengan nada tinggi.


“Siapa yang sudah Mas nunggu di sana! Gak ada yang nyuruh kan?” ucap Ani dengan


lantang  mengalahkan Dirga.


“Kan saya sudah kirim pesan ke kamu, kenapa kamu tidak balas chat aku, agar aku


tidak menunggu kamu di sana selama 2 jam!” ucapnya.


“Siapa suruh, kamu tahu Mas aku di dalam kelas itu sedang belajar ada guru  yang harus aku hargai, dan aku tidak suka jam


belajarku di ganggu oleh siapapun.”


“Aku itu suami kamu, kamu harus nurutin semua perintah aku.”


“Aku tahu, aku itu suami kamu yang di tururuti, tapi tidak dengan ini! ini masa depan


aku! Aku sangat menghargai guruku dan asal kamu tahu ya Mas di mana kamu berada


kamu harus menuruti peraturan yang telah ada dan itu baik untuk kehidupan dirimu sendiri. Coba mas pikir sendiri pantas aku pergi saat guru aku lagi menjelaskan pelajaran di depan? aku pergi hanya karena  mas  yang gak jelas  menyuruhku pulang,” tutur Ani

__ADS_1


dengan sangat marah pada suaminya.


“Kamu tahu, kenapa aku suruh pulang?” tanya Dirga dengan suara marah yang di


tekankan.


“Tidak! Aku rasa aku tidak ada membuat kesalahan!” ujar Ani.


“Kamu bilang tidak ada permasalahan yang kamu bikin , dan membuat aku kacau dan tidak


tahu yang harus aku pikirkan hanya kerena kamu!” bentak Dirga.


Ani yang di bentak Dirga sedikit menciut karena dirinya sangat takut jika di bentak


oleh orang  ia memundurkan langkahnya


“Emang apa yang aku lakukan pada Mas?” tanya Ani dengan suara yang bergetar.


“Kamu tidak menyadarinya ternyata...... kamu seorang istri kamu tidak tahu batasan


kamu dengan pria lain, apa kamu perlu aku ajarkan bagaimana peran seorang


istri? Dengan mudahnya kamu pergi dengan pria lain! Lalu kamu anggap apa aku


sebagai suami kamu.”

__ADS_1


Ani yang masih belum konek dengan apa yang di sampaikan oleh  sang suami masih saja berpikir keras apa yang membuat suaminya marah seperti ini. Dia menatap punggung suaminya lalu kedua kakinya bergetar hebat saat mengingat dirinya di bentak oleh suaminya itu.


Dirga yang amarahnya yang kepalang di ubun- ubun terhadap istrinya itu masih berusaha


mengendalikan emosinya agar ia tidak melukai wanita yang ia cintai itu. ia


berusaha sekuat tenaga untuk tidak melampiaskan kepada istrinya. Ia tak


mendapat jawaban dari istrinya tersebut Dirga masuk ke dalam  kamar mandi untuk meredakan amarahnya.


Ani yang merasa pusing saat ini dia berusaha untuk duduk di tepi dinding tersebut


untuk menyadarkan tubuhnya di sana tiba- tiba dia merasa kabur penglihatannya


kabur dan bruk... tubuh Ani terjatuh ke atas lantai .


Sedangkan di dalam kamar mandi mengguyur


tubuhnya dengan air...hingga dirinya merasa segar dan sedikit hilang emosinya. Setelah


itu ia keluar dari kamar mandi dengan pakaian santay miliknya lalu Ia


mengedarkan penglihatan di kamar itu tidak menemui istrinya ia kita mungkin


Ani  ke luar kamar. Ia ingin menyusul ke

__ADS_1


luar namun dia di Kaget kan oleh tangan yang di injak sontak matanya membulat


saat melihat istrinya itu pingsan.


__ADS_2