
“Aduh mas bro pagi-pagi sudah menyeramkan,”
balas Rendy.
“Terserah saya, curut kamu ngapain datang pagi-pagi ke sini ha!” ucap Dirga dengan nada
ke tidak sukaannya.
“Jemput pacar aku lah mas bro!”ucap Rendy dengan pede tampa rasa taku t sama sekali di
dalam dirinya.
“Curut dia istri saya jangan asal bicara kamu.”
“Itu kata Anda! Namun aku tetap dengan ucap ku mas bro.”
Rendy makin membuat Dirga kesal dengan tingkah dia yang terus melawan suami dari
adiknya tersebut. Ani yang melihat perdebatan antara suaminya dengan kakaknya
itu, akhirnya dia menengah perdebatan itu.
“Kak Rendy sudah makan apa belum?” tanya Ani.
“Belum sayang, niat aku mau makan masakan kamu hari ini jadi aku gak sempat makan
sayang!” ujar Rendy dengan bangga.
Dirga yang semakin memanas melihat tingkah laku pria SMA itu sama istrinya ia
mengeluarkan aura permusuhan itu semua
di sadari oleh Rendy namun sudah terlanjur terjadi dia malah makin melanjutkan
aksinya buat Dirga cemburu.
Ani mengambilkan Rendy makanan lalu
menyodorkan makan itu ke Rendy.
__ADS_1
“Ini makan dulu,” ucap Ani.
“Makasih sayang, aku mau disuapin sama kamu dong sayang,” ujar Rendy dengan berkedip.
“Kamu punya tangan sendiri makan sendiri! Jangan banyak tingkah kamu atau mau ditendang keluar dari sini!” marah Dirga kepada Rendy.
“Saya mau nya disuapin pacar saya!” bantah Rendy.
“Kamu.....” Dirga segera berdiri dari sana masuk ke dalam kamar miliknya.
“Ani, maafin aku aku hanya ingin bercanda tapi malah suami kamu cemburu bangat!”
ucapnya.
“Ya sudah kak Rendy makan dulu biar aku siap-siap dulu ,biar kita gak datang telat hari ini.”
“Oke,” balas Rendy.
Klek.. Ani membuka pintu kamarnya lalu menuju ruangan ganti untuk mengganti pakaiannya
dengan unifrom sekolah,ia mulai mengganti pakaiannya hingga selesai dia gak
Ani mulai menghias dirinya di depan cermin. Ia memoleskan sedikit bedak di
pipih nya dan sedikit lipstiknya menghiasi
bibirnya. Kemudian dia mengambil tas miliknya ia melihat suaminya ke luar dari
kamar mandi dengan pakaian kantor lengkap Ani mendekat ke arah suaminya untuk
pamit berangkat ke sekolah.
“Mas aku pamit dulu ya,” ucapnya sambil meraih tangan suaminya untuk disalaminya.
“Hmm..” jawab dehamam Dirga.
Lalu Dirga melewati istrinya itu untuk mengambil tasnya dan ke luar dari kamar itu.
Ani pun ikut ke luar kamar menemui Rendy yang sudah menunggu dirinya.
__ADS_1
“Kak Rendy ayok kita berangkat,” ucap Ani.
“Ayo sayang, nanti kita terlambat lagi kalau lama-lama.”
Mereka ke luar dari pintu rumah mereka melihat mobil Dirga sudah melaju ke luar
perkarangan rumah. Rendy segera mengambil motornya dan menghampiri Ani memberikan helm terlebih dahulu pada Ani.
“Ini pakai Helmnya dulu,” ucap Rendy.
Ani mengambil helmnya itu lalu memakainya dan segera naik ke atas motor Rendy
dengan duduk menyamping. Karena Ani pakai rok.
Rendy memacu kecepatan menuju sekolah hingga tidak memakan waktu yang lama mereka sampa di sekolah. Ternyata kedua kakaknya sudah menunggu dirinya.
“Selamat pagi adikku sayang,” ucap Distan memeluk adiknya tak lupa dia mencium pipih
adiknya itu.
“Selamat pagi kakak, kakak udah sarapan apa belum?” tanya Ani.
“Kakak sudah sarapan kok sayang.”
Aldo yang melihat ke Rendy yang senyum senyum gak jelas jadi penasaran.
“Rendy lo kenapa senyum senyum gitu?”
“Oh tadi gue datang jemput Ani terus gue terlanjur bikin suami Ani cemburu buta dan
dia tampaknya marah sekali.”
“Wah gila lo, gue yakin besok lo gak di kasih izin sama Ani oleh suaminya itu.”
“Entah la, tapi gue suka aja bikin suaminya Ani cemburuan.”
“Lain kali jangan kayak gitu lagi.”
“Iya.”
__ADS_1