
ya Sudah 3 bulan telah berlalu semenjak kedua orang tuanya Ani dikurung di salah satu ciri-ciri besi namun adabnya khianat yang membantu mereka untuk keluar dari sana. setelah mereka keluar dari sana dan kedua orang itu memiliki niat untuk membunuh putrinya Ani Dah orang tua Ani ingin sekali melenyapkan wanita itu ya walaupun Gadis itu yang selalu membuat mereka sengsara. malam telah tiba sepasang paruh baya itu sedang melancarkan aksinya mendatangi kediaman milik Dirga ya saat ini Dirga lagi di luar kota dan hanya Ani yang tinggal di museum itu dengan penjagaan yang ketat namun Entah mengapa kedua orang tuanya itu bisa masuk ke dalam kediaman itu tanpa ada gangguan sama sekali.
Sekarang Ibu dari Ani sudah berdiri di depan kamar Ani dengan sebuah pistol yang disembunyikannya di balik bajunya dengan ancang-ancang untuk membuka pintu Ani dan lenyapkan Ani di sana.
Iya kedua orang tua Ani sudah masuk ke dalam kamar Ani saat dilihat ke dalam kamar tersebut terasa sepi dan mereka mendengar searching air yang berasal dari kamar mandi dan Hal itu membuat Ibu Ani tersenyum sinis Dia mempunyai rencana yang hangat bagus untuk melanjutkan anak sialan tersebut. dengan perlahan dia mendorong pintu tersebut hingga terbuka dan dia bisa melihat jika Ani sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil di depan cermin ya mungkin ini keasikan mengeringkan rambut dan tak terlihat jika bahaya mengintai dirinya jika orang tuanya itu sudah berada di dekat. Ani segitiga kaget melihat ibunya ada di belakangnya dengan menodongkan pistol di dahinya namun Ani tidak habis pikir dengan cepat dia menangkis kedua tangan ibunya dengan gerakan yang begitu kilat sehingga menyebabkan pistol yang dipegang oleh ibunya itu terlempar ke tangan Ani dan dia pun mengambil pisau tersebut dan mengarahkan kembali kepada ibunya itu tersebut.
sungguh luar biasa Ibu mau membunuh aku yang selama ini selalu menderita karena kalian tapi kenapa kalian begitu kejam terhadap diriku apa yang salah pada diriku aku ini juga anak kamu ibu tapi kenapa kau tega membunuhku melenyapkan aku dari dunia ini? apa aku tidak pantas untuk di dunia ini dan tidak pantas untuk menjadi anak darimu jika memang iya maka Pergilah kau sejauh-jauhnya jangan pernah kau mencari diriku lagi aku juga tidak sedih mempunyai orang tua seperti dirimu yang sangat benci tidak perasaan.
__ADS_1
" kau tidak usah macam-macam habis ini nyawa kau akan melayang dan kau akan pergi ke neraka hahaha begitulah tawa ibunya.
" sungguh itu akan tidak terjadi kepada diriku ibu. "
" Kata siapa itu tidak akan terjadi denganmu dengan denganku sendiri aku akan melenyapkan kamu anak sialan'"
" Hahaha aku tidak pernah takut dengan dirimu dan dengan apa yang kau lakukan terhadap diriku ancaman Kau hanya akan menjadi petaka untuk dirimu sendiri Ibu aku sudah pernah Ingatkan jangan pernah gangguan ku jangan pernah kau usik kehidupanku lagi, tapi kenapa engkau tak mendengarkan perkataanku seperti itu dan sekarang pun Ibu juga ingin melenyapkan aku di muka bumi ini Di Mana Letak Hatimu."
__ADS_1
" aku tidak bakal pernah takut dengan dirimu dengan ancamanmu itu jika emang kau ibu menyiapkan ku Silahkan lakukan Akan kucoba melawan seperti apa yang engkau."
" sungguh berani kau melawan diriku, Oke kalau itu maumu dan rasakan nih.
Ibu Ani mendekati dirinya namun dengan derajat Ani menghindari ibunya tersebut agar tidak bisa dipukul oleh ibunya itu dengan sebuah botol kaca yang ada di samping kamar dia tersebut. ya Ani dengan segera melayangkan tamparan pada kaki ibunya yang lucu kok lumayan kencang namun dia harus menyelamatkan dirinya dari kejahatan ibunya tersebut dengan terburu-buru dia mengambil pistol yang ada di tangan tersebut lalu keluar dari kamar tersebut dengan memperhatikan jika rumahnya saat ini dalam keadaan sunyi apa yang sedang terjadi di dalam rumahnya Ini yang ke mana para penjaga-pejaga yang ketat oleh suaminya itu dia sungguh takut akan hal ini tapi dia harus melawannya, sedangkan di Belawan arah Ada sosok Ayah yang selalu membuat dia itu emosi dan marah akan sikapnya yang kecil dengan satu kayu yang ada di tangannya itu Ani yang melihat tersebut dengan waspada dan segera memetik pistolnya dan memusatkan sasaran tembakan tersebut kepada ayahnya tersebut ya dengan meminjamkan mata secara meletuskan tembakan tersebut dan sasaran tepat berada pada ayahnya tersebut hingga ayahnya terlilit terletak dengan tak berdaya di atas lantai tersebut. dengan cepat lari keluar dari rumah yang setelah menembak ayahnya karena bukan dia takut tapi dia untuk menyelamatkan diri dia harus cari cara untuk menghubungi suaminya yang saat ini sedang di berada di luar kota agar segera kembali. dan dirinya tidak bisa lari begitu jauh karena semua akses telah dikepung oleh orang-orang milik ibunya tersebut.
ibunya Ani segera lari ke bawah untuk mengejar Ani namun anak AS yang ditemukan malah suaminya yang sudah tewas berlumuran darah di atas lantai dia menghampiri suaminya yang sudah amati tersebut. dia sangat marah sekali sama Ani yang sudah berani membunuh suaminya dan dia akan membalaskan dengan apapun terhadap Ani Walaupun dia belum bisa mengalahkan Anisa Dini lihat suatu saat nanti aku akan membunuhmu kembali seperti kamu membunuh.
__ADS_1
Ani segera mau hubungi suaminya Dirga sambungan telepon kepada suaminya dia mengatakan bahwa dirinya sedang dalam keadaan berbahaya karena orang tuanya sedang berada di Rumah tempat kediaman mereka dan Ani menyampaikan kepada suaminya jika dia telah melakukan kesalahan besar dia sudah menembak suami dari ibunya itu tersebut dengan pistol dan pistol yang didapatkan dari ibunya.
Dirga yang mendengar kabar dari istrinya Dia segera menyuruh asistennya untuk memesan pesawat terbang untuk kembali ke kediamannya karena dia tidak mau terjadi apa-apa dengan istrinya saat ini karena bahasa-bahasa isinya adalah salah satu baginya tanpa istrinya Dia tidak bisa apa-apa. 1 jam telah berlalu akhirnya Ani kembali ke rumah dengan keadaan rumah yang sangat kacau dengan para penjaga yang terletak tak sadarkan diri di berbagai tempat di kediaman tersebut ya dia sudah tidak melihat lagi jika mayat dari orang ayahnya tersebut ada di rumah tersebut mungkin istrinya sudah membawa mayat tersebut pulang dia Lalu segera mengabari kakaknya biarkan bahwa orang tuanya terkhususnya ayahnya telah melakukan kejahatan dan berencana pembunuhan terhadap dirinya namun naas dia telah membunuh ayahnya tersebut.