MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Kelakuan Istrinya


__ADS_3

“Siapa juga yang mau godain


mas, orang aku may tidur.”


“Terus kenapa pakaian kamu kayak


gini, gak biasanya?” ucap  Dirga.


“Ya aku lagi mager aja,” jawab


Ani dengan polos.


“ Mana ada  istriku sayang seperti itu.”


“Ya ada lam Mas ini contohnya


aku, sudah aku mau lanjut tidur jangan ganggu aku.”


“ Mas gak jamin kalau itu,


karena kamu tahu dengan kamu begitu mas gak bisa khilaf.”


“Bodah amat lah mas , aku mau


tidur,” ucap Ani sambil menarik selimut sampai batas lehernya.


“ sayang jangan tidur lagi, ini


mau Magrib ini, apa kamu gak mau Melaksanakan sholat?” tanya Dirga.


“Gak mas, aku lagi dapet.”


“Dapet apa sayang, malah gak


sholat?” ucap Dirga bingung dengan maksud dapet yang di katakan istrinya itu.


“Aku itu  lagi datang bulan mas, jadi gak boleh sholat,”


jelas Ani dengan cepat dan kembali tidur.


“pantas saja kamu ganas gitu,


ternyata lagi datang bulan, bilang dong dari tadi.”


“Ya mas ini, diam aku mau tidur


ini.”


“Alah mak, aku harus puasa satu


minggu dong sayang?” tanya Dirga.


“Iya puasa ,” jawab Ani dengan


malas karena tidurnya di ganggu dari tadi oleh suaminya itu.


 Dirga menghela nafasnya lalu dirinya masuk ke


dalam kamar mandi untuk mengambil wudhu kemudian setelah selesai dirinya  keluar dan angsung melaksanakan kewajibannya


sama Tuhan. Setelah sholat Dirga mengambil Alqur’an yang ada di samping meja itu


lalu membacanya.


 Dia mulai rajin membaca Alqur’an saat melihat


istrinya itu selalu membaca Alqur’an habis sholat magrib dan dia pun mencoba


belajar dari sana. Ternyata membaca Alqur’an itu menenangkan jiwa dan


menetramkan hati, pikiran dirinya.


 Setelah selesai membaca Alqur’anDirga ikut


berbaring di samping sang istri yang tidur nyenyak di sana. Dia melihat


istrinya lalu mencium dahi istrinya lalu dia memejamkan mata untuk beristirahat


sebentar sebelum sholat isya.


  Di sebuah restoran terlihat Distan sedang


menemui pemilik Restoran itu untuk menenyakan apakah ada lowongan pekerjaan yang part time.

__ADS_1


“Selamat malam pak?” ucap


Distan.


“Iya selamat malam juga, nak.”


“Mohon maaf pak , di sini ada


lowongan pekerjaan untuk partime gak pak?” tanya Distan.


“Kebetulan ada dek, kamu mau


kerja di sini?” tanya bapak itu.


“Iya pak, tapi saya akan


berkerja malam hari pak, sebab saat ini saya juga sekolah dan saya selesai jam


lima sore,” jelas Distan pada bapak itu.


“Oh.. tidak apa- apa yang penting


kamu kerja dan apa- apa yang terkendala bisa ngomomong sama saya.”


“ Baik pak terima kasih, apa


boleh dari sekarang saya kerja pak?”


“Iya boleh kok, sekarang kamu


bisa kerja.”


 Distan dengan senang hati dirinya mengikuti


bapak itu menuju dapur di mana para pelayan restoran itu.


“Selamat malam semua,” ucap


bapak itu.


“Selamat malam  pak,” jawab mereka dengan serentak.


“Malam ini ada  ada orang baru yang akan bergabiung dengan


kita, semoga kalian bisa berkerja sama.”


dengan baik.”


“Bagus lah kalau begitu saya


keluar dulu, kamu silahkan ikut kerja dengan mereka.”


“Baik pak, terima kasih.”


 Semua yang di dapur mulai bekerja termasuk


Distan setelah dirinya memperkenalkan dirinya ia segera berkerja yang bisa


dirinya lakukan. Distan sangat hati- hati sekali saat ini,karena ini hari


pertama dirinya bekerja dan pelanggan juga cukup banyak dan itu membuat


semangatnya gak luntur.


 Hari sudah menunjukan jam 12 malam Distan segera


pulang ke rumahnya dengan naik taksi. Sepenjang perjalanan dia mengamati lalu


lintas dari balik kaca hitam itu, tak lama keudian dirinya sampai di depan


rumahanya. Segera membayar taksinya lalu segera masuk dengan pelan- pelan ke


dalam rumah itu.


Dia melangkahkan kakinya dengan


perlahan- lahan sehingga tak menimbulkan suara , lampu semua sudah muali redup


dirinya muali menaiki tangga satu persatu,namun baru satu lantai kakinya


melangkah semua ruangan terang dengan cahaya lampu dirinya kaget saat itu.


“Dari mana jam segini kamu baru

__ADS_1


pulang?” tanya sang mama.


“Aku dari rumah teman ma.”


“Dari rumah teman mana kamu,


sampai- sampai lupa waktu?” ucap mamanya penuh selidik.


“Aku ketiduran saat bersama


temanku ma, jadi aku bangun sudah jam 12 saja makanya aku pulang ma,” jawab


Distan membohongi  mamanya


“Lain kali kamu jangan seperti


itu lagi, ucap mamanya.


“Iya ma,  kalau begitu Distan ke kamar dulu ya ma.”


“Iya istirahat sana besok kamu


harus sekolah.”


 Dengan cepat Distan menaiki tangga dan masuk


ke dalam kamarnya. Dirinya saat ini masih selamat dan terpaksa berbohong kepada


sang mama akan dirinya terlambat pulang, jika mamanya atahu maka otomatis


dirinya akan di amuk mamanya. Walau tadi sore dirinya pergi dengan begitu marah


nakan tetapi dia tidak bisa marah lama kepada mamanya itu.


Dia segera meletakan dan


mengganti pakaiannya lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, sebab


badannya agak sedikit bau makanan yan di masak. Masuk ke kamar mandi lalu dia


membersihkan dirinya mengguyur tubuhnya dengan air dingin hingga dirinya


selesai mandi.


 Setelah selesai mandi Distan segera Keluar


dari kamar mandinya dengan handuk yang melilit tubuh indah miliknya itu. segera


mengenakan baju dan segera tidur matanya lumayan mengantuk saat ini.


 Ani merasa ingin BAK dia segera bangun dari


tidurnya lalu dia segera turun dari tempat tidur menuju kamar mandi.


Wah... leganya  terasa oleh Ani setelah dia setelah selesai


dengan urusan BAK dia berjalan kembali menuju tempat tidur namun dia melihat


sang suaminya itu yang sedang tertidur di atas sejadah. Dia mendekati suaminya


itu mencoba untuk membangunkan suaminya itu namun tak ada respon sama sekali.


Ani berusaha untuk membawa suaminya itu keatas tempat tidur. Ternyata berat


dana suaminya itu lumayan berat dan  tubuh besar suaminya itu membuat dirinya sedikit kesulitan dengan


tubuhnya yang lebih kecl.


 Dengan susah paya akhirnya bisa juga membawa


suaminya itu dia membaringkan tubuh suaminya dengan baik lalu  tidak lupa dengan menarik selimut sampai


ke batas leher suaminya itu. sejenak dia memandang ke arah suaminya itu, lalu


mengusap rambut suaminya itu yang lembut. Dia mencondongkan tubuhnya mendekati


wajah suaminya lalu mencium seluruh area wah suaminya itu.


 Sebenarnya saat Ani meletakan Dirga di atas


ranjang dirinya terbangun dan dia sengaja untuk tidak membuka matanya, sebab


sang istrinya sudah mendekat ke arah wajahnya dia ingin tahu apa yang di

__ADS_1


lakukan istrinya itu. ternyata benar dugaannya  istrinya itu sangat suka sekali jika mengelus rambutnya. bahkan hampir setiap malam dirinya akan mendapat helusan dari istrinya walau dirinya sedang


marah pun.


__ADS_2