MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Kedatangan Dirtan keperusahaan


__ADS_3

"Asyik bangat ya majalahnya, hingga lupa sama suami, " sindir Dirga.


"hehehe, " Ani hanya balas dengan cengir adalah dirinya.


 Ani berjalan ke arah suaminya kemudian duduk di samping suaminya itu, dan segera memeluk  tubuh elastis suaminya tersebut. kemudian dirinya  mencium pip suaminya itu.


"Maaf mas, aku bukan maksud lupain mas. tapi majalahnya menarik penglihatan ku mas."


"Iya sayang, tidak apa- apa kok."


mereka larut dengan pelukan masing- masing, sedangkan di luar perusahaan ada seseorang yang  turun dari mobil sport terbaru warna biru itu, semua mata pegawai yang  berlalu lalang menyorot kehadiran  sosok orang itu. lelaki tersebut ke luar dari  mobil dengan gaya yang bikin menjerit para wanita yang melihat mereka, siapa lagi kalau  bukan Dirtan kakak dari ipar dari pemilik perusahaan ini.


 Dirinya datang jauh- jauh  ingin bertemu dengan wanita kesayangan dirinya itu, apa lagi dia baru saja dapat kabar Ani kembali mengalami musibah dan  pelakunya tak sendiri orang tuanya. Dari dulu dia sudah tahu bagaimana orangnya.


Dirtan melangkah  kakinya dengan cool menuju pintu perusahaan itu, di sana dia bisa melihat banyak yang berdiri menyaksikan kedatangan dirinya, namun Dirtan  tak menghiraukan sorotan mereka.

__ADS_1


Dirtan hanya mau satu dia melangkah menuju lift khusus CEO, belum sempat dirinya sampai di depan  lift tersebut Ani sudah lebih dulu keluar dari sana bersama dengan Dirga.


Dirtan yang melihat adiknya itu, langsung berlari memeluk adiknya itu, bahkan di sana orang pada tegang melihat aksi laki- laki yang mereka lihat beraninya memeluk dan mencium istri dari bos mereka di tambah dengan mereka ketahui bahwa bos mereka tidak akan membiarkan siapapun mengganggu istrinya. Tapi sekarang  apa yang mereka lihat istri bos mereka berada di pelukan sang lelaki itu, mereka sudah siap- siap menonton peristiwa akan  terjadi selanjutnya.


semua mata di sana tercengang melihat  laki- laki itu memeluk bos mereke.


"Ani kamu kenapa gak kabarin kakak," ujar Dirtan dengan wajah cemberutnya itu.


"Aku gak papa kok, jadi aku gak mau bikin kakak khawatir makanya aku gak bilang."


"Kakak gak usah khawatir  lagi aku di sini baik- baik saja kok."


"Iya sayang, kakak khawatir bangat mengetahui mereka teganya pada kamu," kata Ani sambil memeluk tubuh ramping adiknya itu. sedangkan Dirga hanya melihat dengan datar kedua orang  itu yang saling berpelukan, bahkan banyak yang melihat dua orang itu."


"Ehemm..," Dirga batuk. untuk menyadarkan dua orang  itu dengan kondisi.

__ADS_1


"Sudah puas pelukannya dengan istriku?" ucap Dirga.


"Belum lagi,"  balas Dirtan yang mau  ngejahilin Dirga.


"Nanti bisa di lanjutkan di rumah apa gak lihat banyak mata yang sedang menatap diri kamu kakak ipar,! kata Dirga dengan tegas.


Dirtan melihat ke seluruh ruangan itu dan benar apa yang di bilang oleh Adik iparnya itu. Dia segera menormalkan suasana lalu mengikuti adiknya itu.


"Apa yang  kita saksikan itu tidak salahkan?"


"Sepertinya tidak, bapak Dirga juga tidak terlihat marah dengan Pria itu sama sekali saat memeluk istrinya."


"Sungguh langkah sekali melihat bos kita setenang itu saat istrinya di peluk orang lain."


Padahal mereka gak tahu jika laki- laki tadi itu kakaknya Ani  istri dari bosnya, bagaimana mau marah sama kakak iparnya itu tidak bisa.

__ADS_1


__ADS_2