
Ani turun
dari mobil di susul oleh Dirga juga, Ani salim tangan suaminya lalu langsung
berlari masuk kampus yang sudah ramai di datangi oleh anak- anak kuliahan
lainnya.Ani melangkah kakinya menelusuri koridor itu untuk mencari pusat
informasi. Setelah dirinya temukan di mana ruang pusat informasi Ani segera
menuju ke dalamnya untuk bertanya terkait dengan ingin dia tanyakan.
Sedang di depan gerbang Dirga yang sudah di tinggal
istrinya itu segara masuk kedalam mobilnya lalu segera menancapkan gas untuk
meninggalkan pekarangan kampus tersebut.
Ani berjalan menunjuk saat dirinya keluar dari ruang
pusat informasi dan dirinya tak sengaja menabrak seseorang yang juga sedang terburu-
buru ke ruang pusat informasi.
“Maaf kakak, saya tak sengaja,” ungkap Ani
dengan sopan.
“Maaf, maaf lo sengaja ya nabrak gue! Biar lo bisa
dekat- dekat gue,” bentak pria itu.
“Widih enak bangat lo nuduh gue gitu aja,” protes
Ani dengan intonasi yang lantang.
“Apa lo bilang, lo berani sama gue?” tanya pria
itu.
“Gue gak takut sama lo,”balas Ani tak mau kalah.
“Lihat aja lo, lo akan menerima semua akibat dari
masalah ini, siapkan diri lo untuk itu tinggal hitung menit.”
“Terserah aku gue gak takut sama lo.”
Lelaki itu pergi meninggalkan Ani dengan wajah
geram dengan lelaki itu.
“Awas aja tu orang , beraninya dia gangguin gue. Awas
__ADS_1
di habis ditangan gue!”
Dua puluh
menit kemudian terdengar sebuah instruksi dari aula bahwa mahasiswa baru di
suruh untuk berkumpul di aula. Semua mahasiswa baru berbondong- bondong menuju
Aula. Tak butuh waktu lama semua sudah berkumpul sesuai dengan instruksi dengan
para senior.
“oke selamat pagi semua , dan selamat datang kami
ucapkan untuk kalian yang sudah
bersambung dengan university kami ini. bai pada hari ini hari pertama untuk
kalian menginjakan kaki di sini dan awal dari kalian semua untuk berjuang di
sini, jadi saya harap semua mematuhi instruksi yang akan di arahkan oleh para
senior nanti. Sekarang kami akan membagi kalian menjadi 10 kelompok nanti akan ada 3 senior yang akan
mengarahkan kepada kalian apa yang akan
di lakukan selanjutnya.”
“Baik kakak,” jawab mereka bersama.
nya.”
“Benar manis sekali, wajahnya sangat tampan,”
“Aku bisa pingsang jika kakak itu menghampiriku
dia sangat tampan sekali. Omaigat senyumnya manis bangat,” ujar wanita tu dengan temannya.
Ani yang mendengar hanya bisa menebalkan telinga
saja, dia tidak memberikan respon apa- apa atas yang di bicarakan oleh kedua
wanita tadi. Sangat tak berguna bagiannya. Namun matanya terbelalak saat dia
melihat sosok laki- laki yang tadi dirinya tabrak. Dirinya tak menyangka itu
laki- laki yang sangat angkuh itu yang dari tadi memberikan instruksi. Dia harus menghindar saat ini, bisa celaka
hidupnya saat ini di lihat oleh orang itu.
Semua sudah di bagi sesuai dengan berkelompok di
depan kelompoknya sudah berdiri dua orang senior satu laki- laki dan satu
__ADS_1
perempuan cantik.
“Oke semua, adik- adik sekarang kelom[ok sepuluh akan di
koordinator oleh kami bertiga. Itu ada Saya Sania, lalu yang di samping saya
namanya Bang Zigo, dan satu lagi kakak yang ada di depan sana namanya Sanky
kita bertiga akan mengarahkan kalian selama i minggu kedepan jadi mohon kerja
samanya.”
“Baik kaka Sania,Zigo.”
Oww ternyata namanya Sanky, kenapa dia juga si ada
di kelompok ini apa gak ada yang lain, pikir Ani. Ani menghirup nafasnya dalam-
dalam mengatakan bahwa dirinya bisa kok.
“Oke sekarang tolong perkenalkan diri kalian satu
persatu biar kami tahu siapa saja nama kalian dan saling mengenali satu sama
lain diantara anggota kelompok sebab satu minggu ke depan kalian akan satu
kelompok.”
“Baik bang,” jawab mereka serentak.
“Baik sekarang di mulai dari ujung kanan dengan siapa?”
“ baik kakak perkenalkan nama saya Antonyxi.”
“Saya Jingxing kak, bang.”
“Saya Yuang ji.”
“Saya Guan yu.”
Dan seterusnya dan sampai di giliran Ani.
“Saya Ani Anggraini kak, bang.”
“ selanjutnya “
“Saya Wike kakak, bang.”
“ Oke semua
sudah perkenalkan diri, jadi sekarang akan kita mulai acara berikutnya, dan
kalian juga harus siap dengan acara
__ADS_1
berikut ini”
“Baik kak.”