
Kini Ezra telah pergi meninggalkan Dita sendiri di kamar setelah acara Drama pagi yg dibuat mereka.. ia di larang keras meninggalkan kamar, semua sarapan pun sudah di siapkan di kamar..
"huh..bosan"
Dita bingung dengan dirinya sendiri, berbagai kegiatan sudah ia lakukan..
"aku telfon bibi saja"
Dita langsung menekan no bibinya dan beberapa saat akhirnya telfon itu tersambung..
"halo, assalamualaikum bi"
"waalaikumsalam nduk"
"bibi gimana kabarnya?"
"alhamdulilah bibi baik kok, kamu bagaimana nduk?"
"hehe alhamdulilah aku juga baik bi, baik banget malah"
"hehe pasti karena suami mu itu yah?"
"hmm iya..Mas Ezra udah berubah total bi.."
"ya syukur nduk, kalau begitu kamu harus selalu memperlakukan baik suami mu itu"
"iya bi, Dita selalu ingat kok perkataan bibi.."
Dita dan Santi asik di telfon sampai mereka lupa waktu...sedangkan dilain tempat Ezra sudah mengecek dan menilai proyek pembangunan nya yg ia akan bangun di daerah ini dan sekarang mereka dalam perjalanan ke sebuah butik..
"Tuan, kita sudah sampai"
"hmm"
"tapi kenapa kita kemari?"
"bebelikan dress untuk istri ku, karena malam ini kami akan ke pesta.."
"pesta?"
"ya, saya diundang Dion menghadiri acara ulangtahun anak nya"
"ouh saya tau..apakah saya perlu ikut?"
"tidak perlu kau istirahat aja"
"baiklah Tuan"
Ezra memasuki sebuah butik itu sambil melihat lihat dress yg di pajangkan disana..
"selamat datang ada yg perlu saya bantu Tuan?"
__ADS_1
tanya pegawai wanita yg bekerja di butik itu..
"emm saya mencari dress yg paling bagus disini"
"mari Tuan saya akan tunjukan kepada Anda"
Ezra mengikuti pegawai wanita itu, dan tiba² ia membuka gorden putih dan menampakan sebuah dress yg menurut Ezra sangat lah cantik..tetapi sayang dress itu terlalu terbuka di bagian bahu..
"bagaimana Tuan? ini adalah rancangan desain kami yg paling bagus..karena ini spesial"
"emm bagus tapi saya kurang suka dengan bagian bahu nya..itu seperti memakai Bra saja"
"ouh ini sudah model nya tuan"
"emm..saya akan kembali nanti..pastikan dress ini tidak di jual.."
"baik tuan"
Ezra kembali ke dalam mobil nya, yg membuat Bayu bingung karena Ezra sudah kembali dengan cepat..
"Tuan, apakah anda sudah membelikan Dress untuk Nyonya?"
Bayu memanggil Dita dengan sebutan Nyonya karena Ezra yg memerintahkan nya, sama seperti Nisa itu juga berlaku kepadanya..
"kita kembali ke hotel, nanti saya akan kembali bersama istri saya, kamu istirahat saja"
"baik Tuan"
......🍁......
Dita tidak sadar jika sekarang sudah hampir pukul jam 5 sore! karena begitu asik menelfon dengan bibinya ia jadi melupakan waktu..
Ia beranjak membersihkan dirinya, ia merendam dirinya di dalam bathub setelah itu ia mengguyur dirinya di bawah guyuran shower, setelah itu memakai piyama tidurnya..
ia keluar sambil bersenandung ria, sampai tak menyadari sosok yg sudah menunggunya disana..siapa lagi kalau bukan Ezra, ia sudah sampai saat Dita berendam di bathub ingin rasanya ia langsung masuk dan ikut berendam, tapi ia urungkan, karena takutnya Dita malah tidak menikamati acara mandi nya..
Dita masih tidak sadar dengan Ezra yg sedang berbaring di ranjang sambil memperhatikan nya..Dita menuju ke lemari, ia berniat mengambil pakaian nya tapi terhenti karena ia melihat pantulan sesorang di cermin lemari nya..Dita pun berbalik melihat Ezra tengah tersenyum kepada nya..
"Mas?! sejak kapan Mas disitu?!"
"hmm..sejak..tadi"
"kok aku gak tau?"
"keasikan kamu nya, seperti dunia milik sendiri"
"ihh yaudah keluar dulu sana?! aku mau ganti baju"
"kok keluar? kenapa?"
"Mas aku mau ganti baju"
__ADS_1
"ganti tinggal ganti, masalah nya sama Mas apa?"
"yah kan Mas lihat aku ganti baju dong!"
"yaampun Mas aja udah lihat kamu ...mm..bahkan udah Masukin kamu..masa lihat kamu ganti baju aja gak boleh?"
"ya..itu..itu..ah udah lah aku ganti baju di kamar mandi aja!"
Dita dengan cepat mengambil pakaian tidurnya dan hendak ke kamar mandi tapi entah kecepatan dari mana? tiba² Ezra sudah berada di hadapan nya saat Dita hendak berbalik..yg mana membuat Dita kaget dan langsung membuat pakaian yg ada di tangan nya terjatuh..
"Mas..jangan suka bikin orang jantungan dong!"
"hehe maaf yah"
ucap Ezra sambil memojokan Dita ke dinding lemari..
"Mas mau apa?"
"nanti juga tau"
Ezra langsung saja membungkam bibir Dita dengan bibirnya hingga membuat Dita terbuai dan refleks tangan nya ia kalungkan di leher Ezra, Ezra pun membuka tali piyama tidur Dita..
begitu terbuka Ezra langsung menghentikan ciuman nya lalu mundur selangkah melihat penampilan Dita..
"tuh kamu telanjang, Mas udah liat"
Dita yg tadinya terbuai langsung tersadar sepenuh nya dan menatap piyama tidurnya sudah terbuka..
"Mas!!!"
Ezra langsung berlari ke dalam kamar mandi..
Dita yg melihat itu menjadi kesal sekaligus malu oleh perbuatan Ezra tadi..
"maaf sayang, Mas cuma iseng, lagian dosa loh nutupin dari suami.." ucap Ezra di dalam kamar mandi itu..
"dosa aja mulu ancaman nya!"
"haha udah lah, kamu bersiap²..dandan yg cantik tapi jangan terlalu cantik.."
"mau ngapain dandan? kan kita mau tidur"
"hahaha hayo mikir apa? tumben banget jam segini mau tidur?"
goda Ezra..
"yah lah! memang nya mau kemana lagi?"
"sudah lah, turuti saja perkataan Mas..pokoknya selesai Mas mandi, kamu juga harus selesai dandan nya!"
"iya iya!"
__ADS_1
Dita langsung mengambil pakaian nya di lantai dan mengembalikan nya ke lemari lalu mengambil pakaian yg lain..sedangkan Ezra di dalam sana tersenyum puas bisa menjahili istrinya itu..