
Perkataan Dita sukses membuat Nisa terkejut bahkan Ezra tak kalah dengan keterkejutan Nisa, Ezra berdiri dan melayangkan protes kepada wanita yg kini berstatus sebagai istrinya.
"tunggu, apa yg kau katakan sayang? kita tidak membicarakan ini semalam?"
"Mas" Dita menghampiri suaminya yg tak terima itu.
"kau harus bertanggung jawab dengan apa yg telah Mas perbuat" sambung Dita
"Tidak! dimana akal sehat mu itu sayang? Mas tidak mungkin menikah dengan nya, Mas sudah memiliki mu dan juga Dira yg akan hadir nanti..tolong fikirkan lagi perkataan mu"
Nisa pusing, ia sungguh tak mengerti dengan wanita yg bernama Dita.. bagaimana bisa Dita masih memikirkan dirinya sedang kan dia sendiri sedang tidak baik? terbuat dari apa hati wanita itu?
Nisa menghampiri pasangan suami istri yg masih berdebag tentang nya, ia memberanikan diri untuk menyela mereka..
"Dita..."
perdebatan mereka akhirnya terhenti seketika, Dita berbalik menatap Nisa yg berdiri tidak jauh dari balik punggung Ezra, berbeda dengan Dita, Ezra malah memalingkan wajah nya..
"kau tidak perlu khawatir, aku dan Ezra memang melakukan nya..tapi Ezra memakai pengaman jadi, tidak akan terjadi sesuatu kepada ku"
"tapi----"
"cukup Dita, sekarang aku mengerti kenapa Ezra bisa sangat mencintaimu..kau memang wanita yg pantas mendapatkan cinta nya. bukan aku, lagipula aku tidak mungkin menikah dengan orang yg tidak mencintai ku kan? aku menyesal sekarang..aku mohon maafkan aku"
ucap Nisa berlalu pergi dari hadapan mereka, bertepatan dengan Bayu yg hendak masuk keruangan Ezra juga..
__ADS_1
"kenapa masih disini?" tanya Bayu dingin
"maafkan aku kak" ucap Nisa lalu benar² pergi dari sana..
*****
Bayu masuk tanpa memperdulikan Nisa yg sudah berlalu pergi..
"selamat pagi tuan, nyonya" sapa Bayu yg di jawab oleh Dita sedangkan Ezra ia masih setia menatap Dita dalam..
"selamat pagi kak Bayu" balas Dita
Bayu menghela nafas nya sebentar lalu kembali membuka suaranya..
Ezra yg hanya fokus kepada Dita hanya diam saat perkataan Bayu tadi, berbeda dengan Dita yg tampak membulatkan matanya tak percaya..ia melangkah kearah Bayu yg mana membuat fokus Ezra teralihkan..
"Kak Bayu? kenapa?" tanya Dita yg heran dengan pernyataan Bayu yg tiba²..
"aku malu Ta! aku malu memiliki adik yg bernama Nisa..bagaimana aku bisa menghadapi mu" ucap Bayu menundukan kepala nya..
"Kak, lupain semuanya..aku udah memaafkan mereka..ini juga karena Kak Bayu aku bisa mengetahui semuanya..jika tidak maka aku akan selamanya tidak akan pernah tau..aku sangat berterimakasih kepada mu Kak"
Bayu masih enggan mengangkat kepala nya..Ezra yg sudah kembali dari lamunan nya juga menghampiri Bayu..
"angkat kepala mu bodoh! Asisten ku tidak pernah menundukan kepala nya!"
__ADS_1
mendapat perintah dari Ezra, Bayu perlahan mengangkat kepalanya dan kini bergantian dengan Ezra yg menundukan kepala nya..
"Bayu..."
"iya Tuan.."
"jika saja kau tidak bertemu dengan istri ku waktu itu, mungkin aku saat ini masih menyakitinya.. Terimakasih..seharusnya juga ini salah ku, aku bisa saja menolaknya waktu itu tapi diriku...diriku begitu bodoh!!"
Ezra menitikan airmatanya masih dengan menundukan kepalanya, ia teringat akan hal² yg ia lakukan di belakang istrinya..
"Tuan..."
"terimakasih sudah mau memberitau kebenaran kepada istri ku..."
"tidak Tuan, saya tidak melakukan apapun.."
"saya boleh minta sesuatu kepada mu Bayu?"
"iya Tuan, apa saja"
"tetap lah disisi ku, tetap lah menjadi asisten ku..tetap lah menjadi pendengar baik disaat aku lelah..dan juga menjadi Alarm ku kala aku melakukan kesalahan yg sama!"
Bayu langsung memeluk atasan itu dan Ezra juga membalasnya..mereka berpelukan layaknya sahabat bukan sebagai atasan dan bawahan..
Author Povv: kemaren yg kesel² sama Dita dan Juga Ezra sekarang udah clear yah hahaha, nah sambil menunggu MDAB ini up!! baca juga karya ku yg berjudul I Love You Mr.V yah...tengkyu..
__ADS_1