Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Bermain Lumpur?


__ADS_3

"Assalamualikum"


Ezra mengucapkan salam saat ia sudah sampai di rumah bibi..


"waalaikumsalam, Zra udah pulang?"


"udah bi, bibi tenang aja pria tua itu tidak akan menggangu bibi lagi.."


"terimakasih Zra.."


"sudah tugas Ezra bi..ouh iya kenalkan dia Bayu asisten Ezra di kantor"


ucap Ezra memperkenalkan Bayu ke bi Santi..


Bayu menyalami punggung tangan Santi, dan Santi membalasnya dengan senyuman..


"kalian lapar, sebentar yah bibi ambil makan dulu"


"ehh tidak usah bi..saya masih kenyang, Bayu saja yg makan..saya ingin ke kamar dulu"


ucap Ezra lalu pergi menuju kamar Dita..tapi sesampainya disana ia begitu terkejut tidak mendapati Dita disana, ia pun keluar mencari bibinya, ia melihat Bayu sekilas sedang bermain ponsel nya, lalu Ezra ke dapur menemui Santi..


"bi..Dita dimana? kok dikamar gk ada?"


"ouh Dita, dia lagi ke sawah katanya mau nyari siput.."


"siput? untuk apa? kenapa bibi tidak melarang nya?"


"bibi sudah melarangnya tapi dia tetap keras kepala Zra.."


"yaudah Ezra mau menyusul nya..dimana letak sawah nya bi.."


"kamu tau sumur kan?"


"sumur yg katanya untuk satu kampung itu?"


"iya..kamu ke kanan terusss sampe ketemu sawah disitu kok engk terlalu jauh"


"baik bi..Ezra kesana dulu yah, bibi jangan lupa minum obat"


"iya Zra"


Ezra kembali ke depan, ia bergegas keluar tapi terhenti karena Bayu bertanya kepadanya..


"tuan anda ingin kemana?"


"ke sawah menjemput istri ku, kau diam disini, makan dan beristirahat lah saya tau kamu belum tidur semalaman.."


"tapi tuan..anda---"


ucapan Bayu terhenti kala Santi sudah membawakan makanan untuk nya..


Bayu menatap makanan itu dengan tatapan aneh..


"makan aja enak kok sayur daun singkong ini masih panas apalagi bibi baru aja metik"


"i..iya bi makasih"


ucap bayu kemudian Santi kembali ke dapur mengambil air minum untuk Bayu..


Ezra melihat Bayu tak kunjung menyentuh makanan nya mulai angkat bicara..


"kenapa? kau merasa tidak ingin memakan nya?"


"tuan saya masih kenyang"


"kamu tidak pandai dalam hal berbohong bayu!"


"maaf tuan"


"melihat mu seperti itu saya jadi teringat dengan diri saya dulu.."


"...."

__ADS_1


"sudah lah intinya kau makan dulu, baru kau berkomentar nanti..saya tau kau lapar, tapi jangan sampai kau tidak memakan nya, saya tidak mau punya asisiten penyakitan!"


"baik tuan saya akan memakan nya.."


"yasudah saya ke sawah dulu"


Ezra telah pergi dari pandangan Bayu, yg mana membuat Bayu bingung..


"sejak kapan Tuan bisa menginjak kakinya ke sawah? bahkan saat ia pertama ke rumah ini ia merasa jijik dan sekarang? ouh apakah benar tuan Ezra mencintai nyonya Dita? kalau benar! aku pasti akan mendapat bonus dari Tuan Ezra!!"


......🍁......


Ezra berjalan dengan menggunakan sendal yg berada dirumah, begitu sampai di sumur ia mulai melangkahkan kakinya ke sisi sumur yg sudah berbentuk jalan yg di kelilingi oleh rerumputan..


Ezra masih mengikuti jalanan dan benar saja jalan itu mengantarnya ke sawah..ia melihat sekeliling sawah yg begitu ramai orang² namun matanya terkunci ke sosok wanita yg sedang menggulung celana nya dan bersiap turun ke lumpur itu..


"Dita!!"


Ezra berteriak sambil berlari, namun sayang teriakan nya tidak terdengar, mungkin jika di tempat tertutup pasti suara nya menggema, karena ini tempat terbuka jadi suara nya tak sampai kepada Dita..


kemudian Dita menggulung rambutnya, sontak Ezra langsung mempercepat lari nya sampai sendalnya putus..ia tidak perduli dengan itu, ia masih berlari ke arah Dita tanpa memakai alas di kakinya membuat telapak kakinya langsung bersentuhan dengan tanah..


begitu sampai di hadapan Dita, ia mencoba mengatur nafasnya..


"loh Mas kok kesini?"


"hah..hah..Mas..hah..yang ha.harusnya tanya kamu kenapa hah..kesini?"


"duduk dulu Mas..nafas nya kaya memburu gitu..habis lari yah?" ucap Dita sambil mengelap keringat Ezra di dahinya


"iya hah..pake nanya..hah lagi"


"yaudah² duduk dulu!"


"hah..duduk dimana?hah.. di tanah"


"kalau mau tuh di gubuk situ.."


"gk!"


"engk mau, Mas udah normal kok nafasnya.."


"yayadeh..jadi Mas kemari ada apa?"


"Mas yg harusnya tanya ke kamu, kamu ngapain kesini?"


"mau nya siput sawah, enak kalau di masak!"


"hah apa?! gk boleh! siput itu dari tanah, gk higenis!"


"aku udah duga Mas bakal bilang begitu, makanya aku cepat² kemari..tapi tak di sangka belum aja nyemplung ke lumpur eh Mas nya udah dateng"


"lagian kamu masih sakit sayang, Mas bisa beli kok..udah yuk kita pulang"


"engk mau! aku kepengen makan siput hari ini juga!"


"tapi kan ini kotor loh"


"tinggal di cuci sampai bersih!"


"sayang, denger yah Mas kali ini gak bisa menuruti apa kata kamu..jadi ayok kita pulang, biar Mas suruh Bayu beli makanan yg lebih enak yah.."


"Mas mah begitu! aku udah lama gk makan siput sawah! tapi gk di bolehin..ini baru aku loh apalagi kalau aku hamil terus ngidam yg engk² Mas pastinya bakal nolak!"


"hah? kok kamu jadi bahas tentang hamil segala sih? Mas aja belum buat Dira kok"


"Dira Dira..siapa sih Mas..aku tuh belum punya anak..udah main kasih nama aja!"


"hehe iya sih cuma kan Mas udah memilih nama itu..yg artinya Dita Ezra..bagus gk namanya?"


"gk tau! udah aku mau ngambil siput dulu!"


ucap Dita berniat turun ke tanah basah itu tapi langsung di tahan Ezra..

__ADS_1


"apalagi Mas, gak boleh gitu?"


"ya ya boleh kok..hah..Mas gak tau kenapa selalu menurut apa kata kamu, baiklah anggap saja ini latihan, seperti kamu sedang ngidam makan siput sawah dan Mas yg akan mengabulkan nya.."


"eh..maksudnya"


"yah latihan dasar kehamilan.."


"aku kan belum hamil Mas.."


"lagi Otw Dira nya..dan nanti malam buatnya yah.."


"apa?!"


"stt mau siput gk? kalau engk kita pulang buat Dira, kalau tetap mau juga janji ntar malam kita buat Dira!"


"aishh.. itu mah sama aja Mas"


"yah terserah.."


.


.


.


.


"yaudah aku mau!"


"hehe gitu dong, yaudah kamu diam, Mas yg bakal cari siputnya.."


"Mas yakin bisa masuk ke lumpur itu?"


"te..tentu saja..demi Dira sayang"


"dasar omes.."


"omes? siapa?"


"kamu itu..lah omes..otak mesum!"


"hehe mesum juga sama kamu"


"yaudah cpet gih turun!"


"iya iya Ratu"


Ezra mulai melangkah turun ke dalam lumpur, damn! ia lupa menggulung celana nya, alhasil celana nya yg mahal sudah kotor bercampur tanah basah itu..


"Mas itu tuh ada satu..ambil buruan"


"iya"


ucap Ezra dengan pasrah meski di dalam hatinya menggerutu..


"demi Dira Zra, lo harus bisa bermain sama lumpur!"


batin Ezra berteriak..kemudian merasakan sesuatu berjalan di kakinya..


"akh..."


karena terkejut Ezra langsung terduduk di lumpur itu..


"apa sih Mas?"


"ada yg jalan di kaki Mas sayang"


"itu pasti belut..tenang aja kok..udah cepet cari lagi!"


"sabar Zra"


Ezra menguatkan dirinya sendiri lalu kembali bangkit dan mencari siput sawah yg di inginkan Dita..

__ADS_1


Jangan Lupa VOMENT, LIKE DAN SUBSCRIBE eh salah maksusdnya HADIAH, Jangan lupa yah mentemen..kasih semangat ke author yuhuuu


__ADS_2