Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Kembali Ke Rumah


__ADS_3

"Mas..."


panggil Dita lalu segera berlari menghampiri Ezra yg baru keluar dari ruangan tersebut, tanpa memperdulikan semua orang yg menatap ke arah nya sedangkan Ezra yg merasa di panggil hanya bisa diam di tempat sambil melihat Dita yg berlari kearah nya..dan...


pluk**


Dita langsung memeluk Ezra begitu keras dan secara tiba² hingga membuat sang empu kaget dan hampir jatuh, beruntungnya dia masih mampu menahan nya..


"kenapa?"


tanya Ezra yg merasa bingung karena Dita tiba² memeluknya, ia juga tidak berniat membalas pelukan itu dan hanya membiarkan Dita memeluknya..


"makasih Mas..terimakasih banyak"


ucap Dita lalu segera melepas pelukan nya itu dan menggengam kedua tangan Ezra..


"makasih Mas udah memperbolehkan bibi ikut.."


ucap Dita yg langsung mengerti Ezra..


"jadi ini yg membuat nya senang dan mengucapkan terimakasih" batin Ezra lalu tersenyum kepada Dita..


"itu doang ucapan terimakasihnya?"


"hehe saya mah gak punya apa² buat kasih ke tuan..intinya saya merasa sangat bahagia, jadi saya sangat berterimakasih tuan"


"sejenak kamu memanggil saya 'Mas' sekarang kamu memanggil saya 'tuan'? yg benar yg mana?"


"ng...anu..tadi saya refleks saja..maaf"


ucap Dita lalu melepaskan genggaman tangan Ezra..


"panggil saya Mas saja..apa kau sudah lupa dengan perjanjian baru itu?"


"mmm...apakah masih berlaku.."


"tentu saja bodoh..saya kan belum mengirim mu surat perceraian..itu artinya masih berlaku"


"i..iya tu..eh Mas..iya Mas"


Setelah mengatakan itu Dita kembali melangkah ke ruangan bibinya namun terhenti karena tangan nya ditahan oleh Ezra..


"iya Mas kenapa?"


"hanya itu?"


"apa nya?"


"rasa terimakasihnya.."


"memang nya apa lagi tuan, eh Mas.."


"akh..tidak jadi ayok kita kembali ke ruang bibi kamu"


ucap Ezra menarik tangan Dita sampai ke ruangan bibinya berada..


***

__ADS_1


Bibi Dita sudah diperbolehkan pulang hari ini, dan mereka sudah berada dirumah untuk menyiapkan baju yg akan mereka bawa nanti..karena sore ini mereka akan di bawa Ezra kerumah nya...


"Mas.."


"hmm?"


"Mas lelah?"


tanya Dita yg melihat Ezra memijat tengkuk lehernya..sedangkan bibinya masih menyiapkan baju nya di kamar, sedangkan Dita sudah selesai..


"sedikit.."


"mau di pijat Mas?"


Ezra langsung menatap Dita..


"boleh juga"


Dita langsung berdiri di belakang Ezra kemudian mulai memijat pundak Ezra dan juga tengkuk lehernya..sedangkan Ezra hanya memejamkan matanya menikmati sentuhan Dita..


selang beberapa menit kemudian Ezra meminta nya untuk berhenti..


"terimakasih.."


"iya Mas.."


"bibi sudah selesai.."


"sebentar Mas, aku cek dulu"


Dita mulai berjalan ke arah kamar bibinya tapi kemudian bibinya sudah keluar dari kamar tersebut dengan membawa tas nya, lantas Dita mengambil tas itu..Ezra pun lalu mengambilnya dari Dita dan keluar menaruh tas nya ke dalam bagasi..


Ezra kemudian membuka pintu belakang untuk bibi Dita Masuk, dan setelah bibi masuk Dita juga ingin masuk tapi di cegah Ezra..


"kamu di depan.."


"iya Mas"


Ezra mulai menjalankan mobil nya meninggalkan rumah kecil itu....


"Mas..ini cara matiin Ac nya gimana? bibi gak bisa kena Ac.." tanya Dita kepada Ezra yg fokus mengemudi, tanpa menjawab Dita, Ezra langsung mematikan Ac nya..


sore berganti malam tak terasa Ezra sudah mengemudi selama 2 jam..ia juga merasa lapar mungkin mereka juga lapar..


"Dita..kita makan dulu yah.."


"eh iya Mas..itu ada yg jualan"


Dita menujuk tempat makan yg hanya di atapi dengan tenda, karena merasa sangat lapar Ezra langsung menghentikan mobil nya tepat di depan tempat makan itu..


"bibi..kita makan dulu yah.."


"iya nak Ezra.."


Ezra keluar lebih dulu lalu membuka pintu untuk bibinya sedangkan Dita ia membuka nya sendiri padahal Ezra berniat membukaan untuk nya juga..


"Mas..pesen pecel lele 3 yah.."

__ADS_1


ucap Dita memesan makanan nya..


"apa kamu manggil pedagang itu 'Mas'?"


"iya.."


"gak boleh! cuma saya yg boleh di panggil Mas..yg lain gak boleh.."


"iya Mas..."


beberapa menit menunggu pesanan, akhirnya datang juga pesanan mereka..Dita langsung mengucapkan terimakasih..


"terimakasih bang" ucap Dita dan juga bibinya sedangkan Ezra diam..Dita pun menyenggol lengan Ezra..


"makasih.."


ucap Ezra pada akhirnya..


Dita dan bibinya sudah makan sejak tadi, tapi Ezra tidak menyentuh makanan nya membuat Dita bingung..


"Mas gak dimakan?"


"makan kok.."


"tapi kok gk di sentuh makanan nya.."


"....."


melihat Ezra diam, Dita mengambil inisiatif untuk menyuapi nya..


"buka mulut nya.."


"hah?! maksud nya kamu mau nyuapin saya pakai tangan kamu?!"


"iya..udah makan tuh perut udah meronta minta di isi.."


"saya bisa sendiri.."


"buka mulut nya Mas ku"


mendengar Dita menyebut 'Mas ku' membuat Ezra langsung membuka mulut nya seolah kena sihir..


beberapa suapan sudah masuk ke dalam mulut Ezra, sedangkan bibinya tersenyum melihat mereka berdua..


"nah kan habis juga makanan nya, enak yah Mas"


"biasa aja..udah pada kenyang kan..ayok kita lanjut.."


ucap Ezra lalu membayar makanan tadi dan menyerahkan uang 100 ribu kepada pedagang tadi...


"ambil aja kembalian nya.."


"terimakasih pak"


"hmm"


kemudian mereka mulai melanjutkan perjalanan mereka...

__ADS_1


Jangan lupa voment men temen😉 biar author makin semangat hehe😚☺


__ADS_2