Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Penjelasan yg tertunda


__ADS_3

Ezra menghela nafas nya, menahan ekspresi kesalnya dan tetap menunjukan senyum hangat nya kepada istrinya itu "katakan saja" sambungnya.


"berjanji lah Mas tidak akan marah"


Ezra tau bahwa Dita akan mengatakan itu, padahal ia sudah menahan ekspresi marahnya tapi tetap saja istrinya itu meminta ia berjanji agar dirinya tidak marah..


"baiklah Mas janji tidak akan marah"ujar Ezra dengan sangat yakin "katakan" sambung nya lagi.


"em itu Mas..itu-----


Dita menjadi gagap saat ia akan menanyakan sesuatu kepada suaminya itu..


mendengar cara berbicara gagap dari sang istri membuat Ezra tersenyum jahil! ia kembali mencium bibir Dita dengan sedikit l*matan...


"Energi sudah Mas salurkan, katakan lah apa yg ingin kau katakan"


Dita mendengus kesal saat suaminya itu malah menciumnya, bukan nya mendapatkan energi malah ia semakin gugup..tapi ia menutupi semuanya karena merasa sangat penasaran..


"Mas, aku ingin bertanya mengapa..mengapa----"


"mau Mas kasih energi lagi?"


Ezra masih dengan senyum jahilnya karena Dita masih saja gagap..


mendapat ancaman yg mengatasnamakan energi, Dita dengan cepat menutup mulunya, yg membuat Ezra tertawa karena tingkah nya..


"haha..kenapa ditutup? kan mau Mas kasih energi"


"energi apaan? energi kamu adanya! aku mau nanya loh Mas"


"haha iya iya, yaudah cepet nanya nya, Mas mau sarapan"

__ADS_1


Dita melepaskan bekapan di mulutnya dan langsung bertanya kepada sang suami..


"Alasan Mas menceraikan Ella apa? dan kenapa Ella bisa menikah dengan Dev?"


"begitu saja masih bertanya hahah"


"ya karena aku penasaran Mas"


"mau dijawab gk?"


"yah jawab lah Mas"


"sarapan dulu yah, ntr Mas janji saat selesai sarapan Mas akan menjelaskan semuanya hingga rinci!"


"yaudah ayok sarapan!"


Dita dengan semangat yg menggebu lantas segera turun dari ranjang tapi sebelum kedua kakinya menyentuh lantai, ia kembali di tarik oleh suaminya yg entah sejak kapan sudah berada di atasnya..


"Mas..awas, katanya mau sarapan"


Dita langsung membulatkan matanya akibat perkataan suaminya yg mengatakan bahwa dirinya adalah sarapan untuk suaminya itu?


"Mas..jangan yah"


Dita memohon dengan wajah melas nya supaya suaminya itu luluh tapi ternyata suami nya itu tidak luluh melainkan gemas melihat ekspresi wajah nya dan akhirnya mereka kembali melakukan penyatuan..


......🍁......


Siang harinya mereka baru keluar dari kamar mandi akibat olahraga pagi yg mereka lakukan tadi bahkan saat akan membersihkan tubuh mereka, Ezra kembali melakukan penyatuan disana..


"stt..."

__ADS_1


Dita meringis kala semua tubuh nya terasa pegal belum lagi yg dibawah sana, yg di masuk kan milik suaminya berapa kali sampai areanya sangat perih..


"sakit sayang"


Ezra menghampiri Dita yg sedang duduk di ranjang mereka, dimana itu menjadi saksi pertempuran mereka.


"pakai nanya lagi makanya Mas main nya inget waktu..pinggang aku sakit bener kaya udah mau patah aja!"


"hehe kan Mas udah bilang, kalau Mas jika bermain tidak akan mengenal waktu.."


"aishh..hiks sakit Mas..ini masih perih!"


Mendengar isakan Dita membuat Ezra merasa bersalah..seharusnya ia melakukan dengan cara yg lembut mengingat ini adalah pengalaman pertama Dita tapi apa yg ia lakukan malah justruh sebaliknya..


"maaf sayang,.lain kali Mas gak akan bermain seperti tadi"


Ezra menangkup wajah Dita kemudian mendaratkan ciuman di kening istrinya itu yg artinya ia begitu menyesal dan sekaligus mengatakan bahwa ia sangat mencintai Dita..


"Mas pakaikan bajunya yah"


"eh engk usah biar aku aja! ntr ada nya Mas nyerang lagi..padahal aku gk ngapa ngapain tetap aja tuh diserang!"


"habisnya kamu nikmat sayang"


"nikmat nikmat, emang nya aku makanan apa"


"hehe iya makanan bernyawa hahaha"


"ih apaan sih Mas, lebih baik Mas jawab pertanyaan aku tadi"


Ezra berdiri lalu kembali ke kamar mandi sambil mengatakan sesuatu sebelum ia masuk..

__ADS_1


"tunda dulu yah penjelasan nya,Mas sakit perut sayang"


"Mas!!"


__ADS_2