
Dita yg sudah tidak melihat mertuanya lagi berniat untuk memberhentikan sandiwara nya, namun Ezra masih saja memeluk nya saat ian sudah pergi dari hadapan mereka..sejenak Dita ingin kembali egois namun ia tidak ingin nantinya membuat suaminya itu marah..
"tu..tuan..mamah sudah tidak ada..anda bisa melepaskan saya" ucap Dita namun Ezra tidak mendengarkan nya dan masih memeluk Dita..
"tuan?"
"hah?! apa?!" jawab Ezra yg masih tidak sadar jika sedari tadi ia telah memeluk Dita..
"tuan..bisa lepaskan saya sekarang.." Ezra yg terkejut dengan posisinya refleks mendorong Dita..sampai ia tersungkur di lantai...
"ah! menjijikan!! aku harus mandi.." Ucap Ezra lalu segera pergi ke kamar nya tanpa memperdulikan Dita..
***
Di kamar, Ezra mengutuk dirinya sendiri kenapa ia bisa sampai tidak sadar memeluk Dita?
"ah..gak mungkin gua cemburu..ini cuma sandiwara..untung aja Tadi dia bilang bahwa mamah sedang memperhatikan nya..kalau tidak, mungkin pembantu itu akan sangat ke ge'eran.." gumam Ezra lalu membersihkan dirinya..karena ia merasa jijik jika bersentuhan dengan Dita..
__ADS_1
sesudah itu ia kembali kebawah untuk menemui Dita, karena tidak ingin membuat mamah nya curiga ia berniat akan membawa Dita ke kamar nya..
Rupanya sampai di dapur ia tidak melihat Dita,.mungkin ia fikir dia sedang berada di kamar nya dengan terpaksa Ezra ke kamar itu.. tanpa mengetuk nya terlebih dahulu ia segera masuk kesana tapi tetap saja tidak menemukan Dita disana tapi Ezra mendengar suara keran air dari kamar mandi..
"ternyata dia sedang mandi..aku akan kembali lagi nanti.." ucap Ezra namun belum juga ia berhasil keluar dari kamar itu tiba² saja pintu kamar mandi terbuka refleks Ezra malah bersembunyi di bawah ranjang Dita..sama yg Dita lakukan dulu..
Dia yg melihat pintunya terbuka merasa aneh..
"apa mungkin Tuan Ezra kemari mencari ku?" gumam Dita.
Dengan masih memakai handuk Dita berjalan menutup pintu kemudian mengambil baju tidur nya di lemari..ia tanpa ragu membuka handuk nya dan memakai baju tidur nya dengan sangat santai..ia tidak mengetahui jika sedari tadi Ezra di sana dan ia juga menyaksikan Dita tanpa sehelai benang pun sampai Dita memakai pakaian nya..tanpa sadar ia menelan saliva nya, sebagai pria normal tentu saja ia sangat terpesona dengan tubuh Dita..ia akui jika Dita yg kampungan itu mempunyai body yg lumayan.. tanpa sadar junior nya menegang..
***
Dita yg sedang mematikan lampu di dapur, di kejutkan dengan suara suaminya..
"oy!"
__ADS_1
"astaga!!"
"kenapa kau selalu terkejut hah?"
bagaimana tidak terkejut karena Ezra dengan tiba² memanggilnya..
"maaf tuan.."
"sudah lah..setelah mematikan lampu ke kamar ku, kita akan sekamar sekarang..kau jangan salah artikan ini hanya sampai mamah ku pergi dari sini"
"iya..tuan saya mengerti.." jawab Dita dengan tersenyum yg sangat tulus ia sadar jika dia harus bersandiwara dengan Ezra..
"baiklah jika kau mengerti..jangan lupa bawa selimut sama bantal..dan juga alas untuk tidur"
"iya..tuan"
setelah mengatakan itu Ezra kembali ke kamar nya...
__ADS_1
"huh..baiklah Dita kau harus bisa bersandiwara dengan sangat baik agar suami mu tidak marah" ucap Dita lalu pergi ke kamar nya mengambil apa yg di perintah kan suaminya tadi..
Next>>>