
Kini Ezra dan juga Dita sudah berada di negara M, mereka juga sudah cek-in di hotel berbintang..
"sayang, kamu istirahat dulu, Mas mau mandi dulu"
Ezra menyuruh Dita untuk istirahat terlebih dahulu sedangkan dirinya akan bersiap siap karena ia akan menemui Bayu untuk membahas proyek barunya yg akan ia kerjakan disini..
Dita memilih untuk melihat pemandangan kota di dekat jendela nya..setelah puas memandangi nya Dita membaringkan tubuhnya di ranjang yg cukup besar itu tanpa sadar ia terlelap..
Ezra sudah selesai dengan aktifitasnya di kamar mandi, ia langsung melihat Dita sedang tertidur lelap dengan wajah damainya, sekikas Ezra mengingat kejadian saat di pesawat tadi yg mana wajah Dita sangat ketakutan berada di ketinggian yg sangat tinggi..
"haha lihat dia, tadi saja muka nya sangat pucat dan sekarang di sangat damai.."
Ezra masih menatap Dita dengan terkekeh geli mengingat kejadian beberapa jam yg lalu..setelah itu Ezra memakai pakaian nya, lalu kembali ke hadapan Dita..ia mengelus rambut Dita tak lupa ia menyelimuti nya dan mendaratkan ciuman di kening nya lalu ia beranjak pergi..
Ezra menelfon Bayu untuk menemuinya di caffe yg di berada di hotel itu..
Ezra sudah sampai di caffe itu sebelum Bayu, disana banyak yg melirik ke arahnya dan bahkan sudah beberapa kali wanita menawarkan untuk minum bersama nya tapi semua di tolak halus oleh Ezra..
"Tuan"
"hmm Bayu, duduk lah"
Bayu yg baru datang langsung memesan minuman dan duduk di depan sang boss, setelah itu mereka membahas soal pekerjaan yg akan di laksanakan besok..
"baiklah Bayu kita akan berangkat besok jam 8 pagi.."
"baik Tuan"
Ezra dan Bayu sejenak menikmati minuman nya sebelum kembali ke kamar nya masing².. tapi terhenti karena tiba² ada seorang pria yg menghampiri mereka..
"Halo.."
Ezra menatap pria yg tak dikenali nya itu sedang menyapa nya..
"maaf anda siapa?"
tanya Bayu sedangkan Ezra hanya menatapnya saja..
"maaf jika kedatangan saya terlalu tiba²..Saya Dion, saya yg menolong Tuan Ezra saat ia sedang mabuk di club"
__ADS_1
Ezra langsung memutar otaknya dan tiba² ingatan nya kembali..
"ahh..apakah anda yg waktu itu membawa saya pergi dari club itu?"
tanya Ezra
"iya Tuan saya..saat itu saya sedang ada urusan jadi saya menitipkan anda kepada satpam dirumah.."
"ahh iya saya ingat..terimakasih sudah menolong saya waktu itu"
"sama² Tuan"
"Saya Ezra..panggil saya Ezra saja.."
"Saya Dion"
mereka berjabat tangan lalu mulai berbincang bincang layaknya teman dekat..
"jadi Dion sedang apa kau disini?"
tanya Ezra kepada Dion, sedangkan Bayu ia sudah undur diri karena harus menyiapkan beberapa dokumen untuk besok..
"apa kau pemilik hotel ini? kalau saya ada pekerjaan di daerah sini.."
"iya saya pemiliknya..hmm, apakah anda kesini hanya bersama Asisten anda tadi?"
"ouh begitu saya mengerti, saya kesini tidak hanya bersama Bayu, tapi saya juga mengajak istri saya.."
"wah dimana dia? saya juga ingin berkenalan dengan nya"
"hahaha dia sedang tertidur karena kelelahan di perjalanan.."
Dion menyerahkan kartu kecil untuk Ezra membuat Ezra langsung menatap kartu itu..
"besok adalah hari ulangtahun anak saya, saya merayakan disini..saya harap anda datang dengan istri anda"
"kau sudah punya anak?"
"sebenarnya dia bukan anak saya tapi saya menyayanginya seperti anak saya sendiri.."
__ADS_1
"jadi anda belum menikah atau anda Duda? lalu anak itu?"
"saya belum menikah, anak itu saya temukan di jalanan, di bawah hujan deras saya menemukan nya"
"anda sangat besar hati Dion.."
"hati manusia itu sangat lemah Ezra..hati saya juga pasti akan bergerak jika melihat itu"
"saya mengerti, jangan khawatir saya dan istri saya akan datang"
"terimakasih..ngomng² kalian bagaimana? sudah memiliki anak?"
"kami?"
Ezra diam sejenak lalu mengingat segala kenangan nya bersama Dita dari awal pernikahan sampai ia benar2 mencintai Dita...
"hubungan kami dulu sangat rumit Dion, pernikahan kami dulu tidak sejalan dengan pernikahan pada umumnya"
"maksud anda?"
"saya dulu di jebak mama saya untuk menikahi pembantu saya yg sekarang menjadi istri yg sangat saya cintai.."
"wah Ezra pastinya cerita cinta mu sangat rumit..mengapa ibu mu bisa menjebak mu?"
Ezra mulai menceritakan awal mula hubungan dirinya bersama Dita sampai membuat Dion terbelalak tak percaya..Ezra juga heran mengapa ia menceritakan kisah cinta nya kepada orang yg baru ia kenal..
"tapi kami saat ini saling mencintai..jadi doakan kami agar segera memiliki anak"
ucap Ezra setelah menceritakan kisah cintanya..
"kisah cinta anda akan menjadi pelajaran untuk saya kedepan nya Ezra dan pastinya saya akan mendoakan kalian supaya di karuniai seorang anak.."
"terimaksih..kalau begitu saya pamit, takut istri saya bangun dan mencari saya di kamar.."
"pergi lah, titip salam ku untuk istrimu.."
Ezra menanggapinya dengan senyuman lalu ia dengan cepat menaiki lift dan menuju kamarnya berada
maafken abdi kalau masih banyak typo hehe..don't forget epribadeh..like, komen, hadiah, dan juga voteeee tengkyu
__ADS_1