
mereka yg kepergok sedang melihat ke arah tuan nya itu buru² pergi darisana..
sedangkan Ezra masih memalingkan wajah nya,karena tidak ingin melihat pakaian basah Dita yg menunjukan lekuk tubuhnya..
"Mas??"
"apa??" jawab Ezra masih memalingkan wajahnya..
"anu...kita jadi kembali??"
"tentu saja!!!" jawab Ezra cepat kemudian tanpa melihat ke arah Dita, ia langsung mengandeng tangan Dita dan membawanya pergi ke Villa..
sampai di Villa, ia melihat semua pengawalnya sedang melihat ke arah mereka berdua,buru buru Ezra menghadang Dita di belakangnya..
"kalian!! hadap tembok!!"
"ya tuan"
setelah semua sudah menghadap ke tembok, Ezra langsung membawa Dita masuk dengan sedikit mempercepat jalan nya..
****
__ADS_1
"Mas..kok ke atas?" ucap Dita memberhentikan langkah Ezra
"kamar ku kan di atas!"
"iya mas..cuma kan kamar aku di situ" tunjuk Dita ke kamar yg ia tempati sebelum nya..
"apa kau ingin tidur disitu??!"
"eh??"
"terserah aku tidak perduli!!" ucap Ezra melepaskan gandengan tangan nya dan berlalu pergi..
sedangkan Dita merasa sakit di hatinya..sebenarnya ia sangat ingin berada di ruangan yg sama dengan suaminya itu, namun mendengar pernyataan Ezra tadi ia merasa memang harus bisa menjaga perasaan nya, ia takut jika berada di ruangan yg sama dengan suaminya itu maka perasaan cinta nya semakin besar, ia tidak boleh egois dengan perasaan nya..mulai sekarang ia akan memikirkan perasaaan Ezra kepadanya..
"astaga aku lupa jika baju neck turtle udh di pakai..sekarang aku harus menutupi ini dengan apa??" gumam Dita, ia merasa bingung harus apa ia menutup bekas tanda di lehernya itu??
"ahh sudah lah..aku pakai yg ada saja"
Dita memakai pakaian yg biasa sehingga bekas tanda di lehernya terlihat sangat jelass..
"jika saja aku pandai bermake up..aku akan memakaikan ini foundation..jangan kan foundation bedak saja aku tidak punya"
__ADS_1
Dengan terpaksa Dita memakai pakaian itu, dan langsung menyelimuti dirinya..ia sangat malu jika berhadapan dengan suaminya nanti..
***
tak terasa Dita sudah tertidur sejak tadi dan pastinya ini sudah malam.. ia merasa sangat lapar karena perut nya hanya terisi tadi pagi..
"apakah aku harus keluar? tidak! bagaimana jika aku bertemu sama Mas Ezra?!" Dita bingung dengan dirinya sendiri antara ia harus keluar untuk mengisi perut nya atau ia akan tetap berada di kamar karena malu??
"ahh aku keluar saja lagi pula ini sudah jam 9 malam, mungkin Mas Ezra sedang beristirahat.."
Dita melangkah ke dapur dengan mengendap ngendap, dengan tangan yg berusaha ia tutupi karena takut siapa tau Ezra berada di dapur juga..
"huh..Mas Ezra tidak ada..baiklah aku akan mengecek kulkas nya ada makanan apa lalu aku akan membawanya ke kamar saja"
dibuka nya pintu kulkas itu dengan sangat pelan,.sungguh saat ini Dita seperti maling saja, perasaan was was masih ada di fikiran nya,.. saat sudah terbuka, ternyata isi nya cuma ada buah²an saja..
tanpa fikir lagi Dita segera mengambil 2 apel dan 1 jeruk, walaupun itu tidak mengenyangkan perut nya tapi setidaknya ia bisa mengganjal perut nya dengan buah²an itu..
sudah mengambil buah²an ia kembali menutup kulkas dengan sangat hati hati...
"apa yg kau lakukan??"
__ADS_1
Next>>>