
Kini mereka bertiga sedang berada di pusat pembelanjaan yg besar apa lagi kalau bukan Mall.
toko yg mereka kunjungi pertama yaitu Toko yg menjual segala kebutuhan bayi..
"mah, loat geh ini bagus banget yah" tanya Ezra menunjukan topi bermotif hewan serigala..
"bagus, tapi itu bisa di pakai Dira saat usia nya 5 bulan"
"hah? kenapa bisa seperti itu?" tanya Ezra heran.
"yah kamu lihat aja ukuran topinya, besar atau kecil?"
"gak terlalu besar sih Mah"
"terus kalau ukuran kepala bayi baru lahir itu besar apa kecil?"
"yah Ezra gk tau Mah! kan Ezra belum liat anak Ezra"
"punya ponsel canggih tapi kenapa tidak di gunakan untuk mengetahui ketidaktahuan kamu"
"ah sudahlah, Ezra tanya sama istri Ezra aja"
Ezra menengok ke samping nya yg mana tadi ia jalan berdampingan dengan sang Istri, tapi saat ia tengok tidak ada Dita disampingnya..
"Mah, Dita kemana?" tanya Ezra yg tak menemukan istrinya, Nesya hendak menjawab tapi di belakang mereka Dita tengah berlari ke arah mereka..
"sayang, jangan lari² kamu lagi hamil loh!"
ucap Ezra begitu Dita sampai di hadapan nya..
"Mas, aku mau itu! ayok!"
bukan nya menjawab Dita malah menarik tangan Ezra membawanya ke sisi lain toko perlengkapan bayi ini.
"mah, mau ikut kita?"
"engk, kalian aja..mamah masih mau milih² pakaian lucu ini" jawab Nesya kemudian tanpa basa basi lagi Dita kembali menarik tangan suaminya..
Ezra hanya pasrah mengikuti kemauan Istrinya,
dan ternyata Dita memperlihatkan sebuah boneka bayi yg sedang berada di stroller..
"maksudnya apa sayang?"
"aku mau itu!"tunjuk Dita ke arah stroller itu..
"yasudah kita ambil----" ucap Ezra menggengam stroller itu tapi Dita langsung mengambil boneka yg ada di dalam nya..
"aku gak mau stroller itu Mas, aku mau ini" ucap Dita sambil menggendong boneka bayi itu selayaknya bayi beneran..
"hah? ka..kamu mau itu sayang? serius?"
"iya aku mau ini! tapi ada mba² yg bilang kalau boneka bayi ini gak di jual, ini cuma pajagan aja Mas, masa boneka selucu ini jadi pajagan! jahat banget mbak itu!"
__ADS_1
"huh..kenapa sih mau boneka itu?"
"karena aku suka!"
"tapi kata mbak yg tadi bener sayang, itu cuma pajagan aja..yg di jual stroller ini.."
"gak mau! mau nya boneka bayi ini"
"huh,, lihat tuh dek, mommy kamu lebih sayang boneka dari pada kamu.."
"ih Mas ngomng apaan sih?"
"ya Mas ngomng apa adanya, kita kesini kan mau beli segala kebutuhan Dira nanti..tapi kamu---"
"huh..iya², aku tadi cuma bercanda aja kok..sebenarnya aku mau stroller itu"
"kamu ngerjain Mas yah?"
"hehe emm engk"
"ouh Mas tau, jangan² kamu sama Mamah berencana menyusahkan Mas yah? bukan begitu sayang?"
"eh..anu..IYA MAH! AKU DATANG"
ucap Dita lalu berlalu pergi dari hadapan Ezra, sedangkan Ezra ia hanya geleng² kepala sambil tersenyum membayangkan istrinya yg sengaja menyusahkan nya..
*****
"Mah.."
"iya kenapa?"
"tadi aku coba meminta yg aneh² sama Mas Ezra, tapi....."
Dita menceritakan semua kejadian tadi kepada mertuanya tanpa ada yg terlewat..
"hahaha..benarkah?"
"iya mah, Mas Ezra pinter ternyata"
"haha kamu harus coba yg lebih Ekstrim sayang"
"apa mah?"
"hanya kamu yg tau lah"
"ehemm***" Ezra berdehem sampai² Dita terlonjak kaget tapi Nesya ia hanya bersikap biasa saja..
"ngomongin apa sih sayang?"
"eh..engk Mas..anu tadi aku bicara sama Mamah.."
"bicara apa? rencana licik kalian lagi?"
__ADS_1
"bukan mah, jangan sudzon gitu ah"
ucap Dita sambil menggembungkan kedua pipinya, yg mana di mata Ezra bahwa istrinya itu terlihat menggemaskan tanpa rasa malu Ezra segera mengigit pelan pipi Dita..
pluk**
Nesya yg melihat adegan itu langsung menepuk pundak Ezra kuat, beruntung nya pengunjung toko ini tidak ramai, jika ramai maka dapat di pastikan saat ini mereka jadi pusat perhatian..
"awh sakit mah" keluh Ezra..
"makanya jangan mesum disini!"
"ihh mamah bilang aja iri, kan gak ada papah?" Goda Ezra yg malah mengundang tawa bagi Nesya
"hahaha kenapa mamah harus iri sama kalian? kamu belum tau aja kalau papah kamu pass buat kamu gimana?" Goda Nesya balik..
"yah pasti dengan goyangan aduhai sehingga anak nya tampan begini"
"ishh pede sekali kamu Mas" cibir Dita
"haha Mas ini bukan pede tapi kenyataan...kan kamu sendiri yg bilang Mas ini tampan..apalagi saat kita sama² mendes*h"
"yaampun Zra, kamu kok mesum gini?"
"ini dari gen mamah dan papah makanya Ezra begini.."
"ish..Dita kamu memang sering di mesumin sama Ezra?"
"bukan sering Mah tapi hampir setiap detik"
"kalau kamu gak betah, tinggal aja sama mamah"
"ENGK!!!"
suara Ezra mengelegar sampai ke seluruh Toko, beruntungnya semua barang tidak roboh canda author..
"engk! Ezra gak bakal ijinin istri Ezra pergi sama mamah"
"kamu ini bikin malu aja, mamah juga cuma bercanda.."
"udah Mas,.kamu sensitif banget sih"
"kamu tau sendiri sensitif Mas ini karena apa?"
Dita mengganguk paham atas pertanyaan suaminya tadi, apalagi kalau bukan Ezra takut bahwa dirinya pergi meninggalkan nya..
"iya Mas, aku tau tapi mamah cuma bercanda tadi.."
"huh.."
"cie putra mamah ngambek"
ucap Nesya lalu pergi ke sisi lain toko meninggalkan sepasang suami istri itu..
__ADS_1