
"akhhhhh!!!" Dita berteriak dan menjatuhkan buah²an yg berada di tangan nya tadi..
saat di lihat Ezra sedang mengamati nya,buru² Dita langsung berjongkok mengambil buah itu tapi ia tak kunjung bangun juga..
"haduh..mas Ezra kenapa bisa ada disini?? mati lah aku..aku malu banget..." batin Dita
"hey..kenapa kau masih berjongkok saja?"
"tidak mas..tiba² kaki ku keram.."
"keram?? apa kau tidak bisa berdiri??"
"emm..sepertinya tidak.." jawab Dita berbohong..
"aku bisa berjalan mas, tapi itu jika tidak ada dirimu.." batin Dita lalu kemudian tiba² ia merasa tubuh nya seperti melayang..tentu saja suaminya itu sedang menggendong nya ala bridal style...
"Mas..turunkan..aku bisa jalan sendiri!!" Dita terkejut dengan apa yg di lakukan suaminya tersebut..di tambah lagi ia masih malu dan berusaha menutup leher nya dengan kedua tangan yg penuh dengan buah²an
"bisa berjalan?? tapi kenapa kau masih berjongkok saja??"
"anu..."
__ADS_1
"sudah lah diam saja,, tangan mu kenapa begitu?? apa kau tidak takut jatuh? kaitan kan tangan mu di leher ku.."
"hah??!"
"aishhh jangan berteriak...cepat lah.."
mau tidak mau Dita melepaskan pertahanan nya menutup lehernya sendiri, dengan wajah tertunduk ia mengalungkan tangan nya di leher suaminya itu, Ezra yg merasa Dita sudah mengalungkan tangan nya di leher nya menatap Dita, dan melihat tanda yg ia buat di lehernya Dita..
"astaga!! ternyata dia malu..bukan karena keram melainkan karena ini..huh..kenapa aku membuat tanda begitu banyak yah??" batin Ezra masih menggendong Dita membawa nya ke balkon..
"Mas..Kita mau kemana??"
"hah??"
"kau lihat saja nanti"
Dita diam seribu bahasa, rasa malu nya sudah tidak ada lagi karena melihat ekspresi suaminya biasa saja padahal ia sangat yakin jika suaminya itu melihat tanda ini di lehernya..
***
di balkon sudah tersedia 2 kursi dengan meja bundar yg berada di antara kursi itu..suasana yg begitu sunyi, angin laut yg berirama dan bintang² menjadi cahaya alami di malam hari terkesan sangat romantis..walaupun sederhana..
__ADS_1
"Mas..?"
"he'em duduk lah"
Ezra menurunkan Dita di gendongan nya lalu menyuruhnya duduk, sedangkan dia duduk di kursi di hadapan Dita..
"aku ingin mengajak mu tadi tapi kau tidur jadi aku tidak tega membangunkan mu..lalu aku turun kebawah ingin mengambil air, aku melihat mu..jadi ku putuskan membawa mu sekarang"
Ezra menjelaskan maksud nya membawa Dita kemari, setelah itu ia menelfon seseorang dan mengatakan "lakukan sekarang" setelah itu menutup telfon nya..
Tak lama kemudian terdengar suara kembang api yg menghiasi langit yg hitam itu, dengan warna yg memanjakan mata..
*duarr...duarr
Dita segera berbalik ke belakang melihat kembang api itu..ternyata suaminya mengajak nya untuk melihat ini..ia jadi ragu untuk mengatasi perasaan nya jika Ezra melakukan hal semanis ini..
"suka?" tanya Ezra yg sudah berdiri di belakang Dita, entah ada angin apa tiba² Ezra memeluknya dari belakang..Dita yg masih mengangumi keindahan kembang api tidak menyadari jika suaminya tengah memeluknya..
Ezra tidak mendapat jawaban dari Dita, kemudian ia mengecup bahu Dita yg terbuka..tapi tetap saja Dita tidak merespon, lalu Ezra mengigit bahu Dita dan berhasil!! Dita akhirnya menjawabnya..
"astaga Mas.."
__ADS_1