
DITA POV
Aku masih setia menunggu kedatangan suamiku yang tak kunjung² pulang, padahal biasanya dia sudah pulang jam segini tapi sekarang? ya tuhan aku takut terjadi apa² dengan nya..
kembali teringat seminggu terakhir, dimana sikap nya berubah seperti dulu tapi, ia tidak pernah melakukan kekerasan fisik. hanya saja sikap nya dingin tidak seperti biasanya yg selalu hangat kepada ku.
lamunan ku seketika buyar, karena ku dengar deru suara mobil memasuki halaman rumah..cepat² aku membuka pintu dan menghampiri mobil yg ku kira mobil suami ku, tapi ternyata itu bukan...
aku masih memperhatikan mobil yg tampak asing itu tapi seketika seseorang turun dari sana ternyata dia adalah kak Bayu, tapi dimana Mas Ezra?
"kak..mm Mas Ezra dimana? aku langsung saja bertanya tentang keberadaan Mas Ezra kepada Kak Bayu.
"Tuan Ezra sibuk Ta, saya kemari karena mendapat perintah membawa mu"
"hah kemana kak?"
"nanti juga tau"
"hmm yaudah sebentar kak, aku siap² dulu" ucap ku dan Kak Bayu hanya tersenyum lalu menggangukan kepalanya..
skip>>
setelah aku bersiap², aku kembali menemui Kak Bayu diluar yg sudah lama menunggu ku..
"lama yah kak?"
"engk kok, yaudah ayok masuk"
__ADS_1
Kak bayu membuka kan pintu penumpang dibelakang untuk ku tapi aku memilih untuk duduk di samping nya, setelah itu kami berangkat..entah kemana aku akan dibawa oleh kak Bayu tapi yg pasti ini adalah perintah suami ku Ezra..
...🍁🍁🍁...
Malam semakin dingin, bintang² dilangit tidak terlihat karena tertutup awan gelap, deru semilir angin berhembus seirama, di sebuah pantai Ezra sudah menyiapkan kejutan untuk istrinya yg sedang menuju kemari..
"ahh kenapa lama sekali sih!"
gerutu Ezra yg menunggu kedatangan sang pujaan hatinya sesekali ia memperhatikan bunga yg sedang ia gengam itu..
tak lama kemudian terdengar suara mobil berhenti tak jauh dari tempat Ezra berada..dengan cepat Ezra berlari ke arah mobil itu menemui pujaan hati nya yg di tunggu² sedari tadi..
"Mas..kok malam² ke sini..angin laut gak baik Mas" tanya Dita begitu Ezra sampai di hadapan nya..
bukan nya menjawab pertanyaan sang istri, Ezra malah menutup kedua mata Dita dengan kain hitam yg mana membuat Dita terkejut..
"stt.."
Ezra menuntun Dita berjalan hingga ke tujuan yg sebenarnya..
"Mas kita mau kemana sih?"
"diamlah"
ucap Ezra tepat di belakang telinga Dita yg mana membuat Dita merasakan sensasi aneh..
saat sudah sampai di tujuan nya Ezra mengambil bunga yg ia letakan tadi di meja..setelah itu ia bertekuk lutut di hadapan Dita..
__ADS_1
"sekarang kamu buka mata kamu sendiri"
perintah Ezra yg langsung di laksanakan oleh Dita..
begitu terbuka, mata Dita langsung di manjakan oleh dekorasi yg begitu memanjakan matanya hingga melupakan Ezra yg sedang bertekuk lutut di hadapan nya..
Ya begitulah gambar nya...
Dita masih saja menatap keindahan di depan nya sampai² ia di kejutkan dengan deheman seseorang..dilihat ada suaminya sedang bertekut lutut di hadapan nya dengan menggengam bunga mawar di tangan nya..
"sayang, apakah begitu indah tempatnya, sehingga suami mu tidak di lihat?" tanya Ezra yg sedikit kesal atas sikap istrinya itu, namun hal lain nya ia merasa senang, itu berarti Dita sangat menyukai kejutan yg ia berikan..
Dita yg mendengar itu langsung memeluk suaminya dengan perasaan bahagia..
"Mas...kamu nyiapin ini?"
"tentu saja, memang nya siapa yg bisa melakukan seperti ini selain suami mu"
"haha aku terima yah bunga nya.."
"terimalah.."
Bunga mawar putih telah berpindah di tangan Dita, di lihatnya bunga itu dengan perasaan yg sangat² bahagia..
Ezra bangkit lalu menatap wajah istrinya yg sangat ia rindukan itu..
__ADS_1
"balasan nya mana?"