
pada akhirnya Dita mengalah, karena jika ia menolak nya tetap saja ian akan memaksa nya..
karena hari sudah siang, pasar pun sepi pengunjung, namun tetap masih ada yg berjualan..Dita dan ian pergi ke pasar swalayan yg lumayan dekat dari kediaman nya..
"pak ayam ini harga nya berapa?"
"empat puluh lima rbu neng"
"saya mau 3 yah di potong 8 semuanya"
"iya neng..siap" ucap pedagang ayam tadi lalu mengerjakan pesanan Dita
"ini..neng jadinya seratus tiga puluh lima ribu"
"ini pak" Dita mulai mengeluarkan uang seratus 2 lembar lalu di kembalikan oleh penjual itu enam puluh lima ribu..
habis membeli ayam Dita pergi ke pendagang sayuran dan buah²an dan kebutuhan lainnya..saat sudah merasa telah membeli semua yg ia butuhkan..Dita dan ian segera kembali..
***
sampainya dirumah rupanya sudah ada mobil suaminya di pekarangan rumah, dengan buru² ia masuk ke dalam bersama dengan belanjaan nya tak lupa juga ia mengucapkan terimakasih kepada ian dan ian hanya menanggapi nya dengan senyum hangat..
saat sudah di dalam rumah ia melihat sekeliling tidak ada siapa²..lalu dia memutuskan untuk mencuci semua belanjaan nya di dapur...setelah selesai ia pergi ke kamar nya untuk menyegarkan diri lalu kembali ke dapur untuk memasak makan malam untuknya sendiri..Jika kalian bertanya Ezra makan nya bagaimana? tentu saja jawaban nya adalah delevery..
Dita memakai celemek nya lalu menggulung rambut nya ke atas agar tidak terganggu saat ia memasak nanti..kemudian ia membuka kulkas nya dan mengambil ayam dan juga sayuran nya..ia berniat memasak Ayam goreng mentega dan juga menumis sayuran..
Dita memasak dengan sangat ahli mulai mengiris bawang, tomat dan juga cabai kemudian menggoreng nya di minyak panas lalu memasukan sayuran yg sudah di cuci tadi dan jadi lah masaka pertama lalu melanjutkan masakan kedua..
Dita memasak sambil senandung ria..ia fikir tidak akan ada yg mendengar suara nya jadi ia sangat asik dengan dunianya seolah lupa dengan Ezra yg telah menyakitinya berapa kali..
Sedangkan Ezra dia daritadi memperhatikan Dita yg sedang memasak sambil bersenandung itu, awalnya dia kebawah ingin memberitau bahwa mamah nya akan datang kemari, makanya setelah dari rapat itu ia segera pulang ke rumah menyuruh istri tercinta nya Ella pergi ke apartemen agar mamah nya tidak curiga, namun saat sudah sampai di bawah ia melihat Dita sedang sibuk memasak entah kenapa ia malah tidak ingin mengangu nya...
"hey.."
"astaga!!"
"tu..an"
"kenapa kau sampai berteriak begitu?! apakah aku hantu?!"
"tidak tuan..saya hanya kaget saya.."
__ADS_1
"em...ada yg ingin aku sampaikan kepada mu"
"iya tuan.."
"mamah akan kemari..jadi kamu harus.."
"saya mengerti tuan..saya masih hafal dengan point syarat ke 2.."
"bagus lah.."
Dita menjawab perkataan suaminya sambil menyiapkan makanan untuk ian..melihat Dita sedang menyiapkan makanan membuat Ezra menjadi lapar..karena hanya melihat makanan yg sangat lezat di depannya tidak membohongi Ezra bahwa ia tergiur..
"untuk siapa itu?"
"ini..untuk Aa ian..kaya nya dia belum makan dari tadi..jadi saya akan memberi kan nya makanan tuan"
mendengar itu Ezra menjadi marah, bukan karena cemburu tapi karena Dita dengan seenaknya mengatur peraturan di rumah ini..
"apakah aku harus berbuat kasar pada mu?? kenapa dengan seenak nya kau memberi makan kepada pekerja ku?!"
"ti..dak begitu tuan..saya hanya berfikir akan berbagi makanan dengan Aa Ian saja..agar makanan nya tidak terbuang.."
"kau!!" belum sempat melanjutkan perkataan nya tiba² suara yg tidak begitu asing terdengar di telinga mereka..
"mamah?" Dita yg melihat mertua nya segera salim begitu juga dengan Ezra..
"mamah jangan kaya hantu dong..bikin orang terkejut aja?"
"haha kenapa sih Ezra..kamu takut ke ganggu yah sama mamah?"
"engkk" jawab Ezra cuek..
"wah sayang kau sudah menyiapkan makan malam?"
"iya mah.." jawab Dita..bagaimana pun juga ia harus bersandiwara jika di hadapan mertuanya..
"ayok sayang..sepertinya mamah lapar hanya karena melihat masakan mu ini"
"iya mah..sebentar Dita siap kan.."
"Ezra kamu gk makan?" tanya mamah nya yg menatap Ezra yg sedari tadi diam..
__ADS_1
"hah? apa?"
"duduk lah..istri mu akan menyiapkan makanan nya"
"iya mah.." Ezra segera duduk..sedangkan Dita harus semaksimal mungkin bisa bersandiwara di depan mertua nya..ini adalah kesempatan bagi nya untuk bisa menjadi pasangan yg semestinya..katakan lah dia egois karena Dita hanya mendapatkan kesempatan seperti ini karena kehadiran mertuanya..
"eh..sayang..kamu udh menyiapkan nya untuk suami mu lebih dulu?"
"eh..bu..kan mah..ini untuk Aa Ian" ucap Dita dengan jujur nya..dan langsung mendapat tatapan tajam oleh suaminya..
"Aa ian? siapa?"
"dia yg gantiin pekerjaan nya pak Tio mah" jawab Ezra masih dengan menatap Dita dengan tatapan tajam nya.
"ouh..dia? yasudah Dita suruh kemari saja..kita akan makan bersama" Ucap Nesya dengan mudah nya..Ezra yg masih menatap Dita langsung merubah posisi nya menatap mamah nya..
"iya..mah sebentar Dita panggil dulu"
Ucap Dita lalu segera pergi memanggil Ian
"mah..apaan sih kenapa dia ikut makan sama kita!"
"kamu kenapa sih Ezra..kan cuma makan doang bukan yg lain"
"bukan yg lain? maksud mamah apa?"
"ahh..ngk jadi..bilang aja kamu cemburu"
"hah? Ezra cemburu? mamah salah kali.."
"lah kok gak cemburu..kan kamu udh mencintainya kan kalian juga sudah honeymoon bukan?"
"emmm...itu.." ucap Ezra gelagapan tapi untung nya Dita datang bersama Ian..Ezra yg melihat itu mendadak kesal melihat Ian..
"selamat malam nyonya..tuan" sapa ian
"selamat malam nak ian" jawab Nesya tapi berbeda dengan Ezra yg hanya memilih diam
"duduk lah..kita akan makan malam"
"saya? terimakasih Nya" ucap ian lalu segera duduk di kursi depan Dita..karena posisinya Dita dan Ezra bersebelahan dan Nesya berada tepat di depan Ezra..mau tidak mau ia duduk di depan Dita..
__ADS_1
Next>>>