
Disini lah Ezra diantar oleh pengawal nya yg bernama Putra, di sebuah kamar yg berada di lantai bawah..Villa ini lumayan besar dan ada 3 kamar di dalam nya, karena Ezra fikir suatu saat nanti ia akan membawa Ella berserta teman nya kemari..karena Ezra tau sendiri bahwa Ella tidak pernah mau pergi jika tidak ada teman..terkecuali untuk honeymoon..
"disini tuan..Nona Dita sedang istirahat"
"kenapa kau mengantar nya ke kamar ini!"
"maaf tuan, tadinya saya mau mengantar Nona Dita ke kamar tuan, tapi Nona menolak.."
"menolak?"
"iya tuan.."
"hah..pergi lah.."
"baik tuan"
__ADS_1
pengawal tadi pergi setelah mengantar Ezra ke kamar yg sedang Dita tempati..Ezra perlahan membuka pintu itu dan menemukan Dita sedang tertidur..padahal ia hanya meninggalkan Dita hanya sebentar tidak sampai 1 jam..
"sepertinya dia kelelahan.." gumam Ezra lalu mendekati ranjang Dita..ia duduk di sisi ranjang, ia mengamati wajah Dita dengan seksama..
"kau tidak cantik..aku juga tidak tertarik..tapi kenapa kau begitu baik?" ucap Ezra kepada dirinya sendiri sambil memandang Dita yg sedang tidur terlelap..
"hah..kau ingat pertama kali kita bertemu..hahaha sungguh melihat wajah mu memohon itu dulu aku sangat ingin menghajar mu, tapi sekarang entah kenapa bagi ku itu lucu haha..bayangan wajah mu yg menyedihkan itu sangat² membuat ku terhibur" bagai orang gila Ezra bercakap kepada Dirinya sendiri..kembali ia melirik Dita, ia menyingkirkan anak rambut yg menutupi wajah Dita..
deg deg deg
Ezra tidak mengetahui jika Dita mendengar nya, karena saat Ezra menyingkirkan anak rambutnya ia merasa terganggu, dan ia yakin jika itu adalah suaminya Ezra, dengan sengaja Dita tetap memejam kan matanya..namun siapa sangka..perkataan yg Dita tidak ingin dengar akhirnya terdengar juga..
"hiks..hiks...aku juga tidak bisa berharap lebih mas.." batin Dita menangis dalam Dia..ia lebih menikmati pelukan suaminya itu..
****
__ADS_1
Tak terasa sudah sore, tapi sejoli itu tidak ada yg membuka matanya..posisi mereka pun juga sudah berubah menjadi saling berhadapan dan masih dengan memeluk seperti guling..
"emmm" gumam Ezra, ia terbangun karena ia merasa tangan nya keram, saat ia melihat jika tangan nya menjadi bantal untuk Dita..perlahan ia menarik tangan nya tanpa membangunkan Dita..
"hemmm..lihat lah dia, sepertinya sangat nyaman di dalam pelukan ku..hahaha" Ucap Ezra dengan memapah tangan nya ke kepala masih sambil memandang Dita, sedangkan tangan satunya sedang menjelajahi wajah Dita, yg membuat Dita terganggu..
"emmmmm" desah Dita kemudian mengubah posisinya menjadi telentang, Ezra yg mendengar itu malah makin menjahili nya..
"aishhh..nyamuk!" Dita menepuk pipinya tapi masih dengan mata terpejam..
"pfttttt" Ezra menahan tawa nya melihat aksi konyol Dita, tapi ia masih saja menjahili Dita...
lagi² Dita menampar wajah nya sendiri, tapi sekarang bibirnya sudah manyun, karena Dita merasa tidur nya sudah di ganguu..melihat itu Ezra menghentikan aksinya dan malah mengganti dengan bibirnya Yg sedang mencium bibir Dita..sudah cukup ia tidak tahan untuk menyumpal mulut itu..
alhasil Dita langsung membuka kedua matanya lebar, Dilihat nya Ezra sedang mencium nya..dengan posisi Ezra berada di atas nya..
__ADS_1
Next>>>