
Ezra sudah pergi dari rumah meninggalkan Dita dan Nesya yg terpaku atas permintaan nya..bagaimana pun juga seorang wanita ingin pernikahan nya di ketahui publik namun permintaan Ezra agar ini di sembunyi kan membuat nya sakit hati begitu juga dengan Nesya.
"nyonya..saya tidak bisa melanjutkan ini lagi"
"stt jangan berkata seperti itu..saya sudah memilih kamu, kamu tidak bisa mundur sekarang"
"tapi nyonya..."
"kamu cinta kan dengan Ezra?"
pertanyaan dari Nesya membuat Dita membeku, pasalnya ia tidak memberitau siapapun jika ia selama ini mencintai Erza dalam diam..tapi bagaimana mungkin Nesya tau?
"tidak nyonya.." ucap Dita berbohong
"bohong..jika kamu tidak mencintai nya, mengapa selama ini kamu terus memperhatikan nya?"
"hah?"
"jangan kamu fikir saya tidak mengetahui nya Dita?"
"iya nyonya..saya mencintainya, tapi tuan Ezra tidak mencintai saya karna saya juga sadar posisi saya...tidak pp jika hanya saya yg mencintainya tapi saya tidak bisa melihat dia membenci saya" jelas Dita.
"maka dari itu taklukan dia di ikatan pernikahan ini"
"saya tidak mampu nyonya"
"kamu pasti bisa, sekarang kembali lah ke kamar mu, istirahat lah disana..besok kalian akan menikah.."
"besok?!"
__ADS_1
"stt..saya yg akan mengatur semua nya,"
***
Dita sudah pergi ke kamar nya yg berada di lantai 2..dengan cepat Nesya menaiki lift nya menuju kamar nya untuk memberitaukan soal permintaan Ezra..
"pah.."
"kenapa mah?"
"Ezra minta pernikahan nya di laksanakan diam² dan di lakukan di rumah ini!"
"apa!! biar papah yg bicara dengan nya mah"
"jangan pah..Ezra juga mengancam jika permintaan nya tidak di turuti dia tidak akan pernah menginjak kaki nya di rumah ini lagi..
"jadi mau mamah gimana?"
"kamu ini...karna rencana kamu ini papah harus ikut ambil adil"
"hehe..pokoknya kamu suami yg terbaik..muach***"
***
Sore hari nya Ezra pulang diantar oleh teman nya dalam keadaan mabuk, karena posisi rumah sedang tidak ada bos nya hanya ada Dita dan Bi rin sedangkan bi Rina ada di lantai atas sedang mencuci baju, jadi Dita menyuruh nya membawa ke kamar Ezra..
"kak Romi tolong bawa dia ke kamar nya"
"oke..ta"
__ADS_1
Dita dan Romi sudah saling mengenal bahkan sudah menjadi teman, karena dulu nya selama Dita bekerja di sini Romi sering berkunjung kesini dan selalu menggobrol bersama Dita, dulu nya Dita sangat menghormati Romi karena perbedaan status,namun Romi menyuruhnya untuk menyikapinya selayaknya teman..jadi pada akhirnya mereka menjadi teman.
"makasih kak"
"iya ta..kalau dia udah sadar tolong beri air lemon yah"
"ya kak"
"yasudah aku pulang dulu"
"mari kak saya antar"
Dita mengantar Romi sampai depan pintu, sebelum Romi masuk ke mobil nya ia segera berbalik dan bertanya kepada Dita.
"ouh iya ta..selama kita berteman kamu belum kasih no hp kamu"
"em..anu saya gk punya hp kak"
"hah?! ngk punya"
"i..iya kak"
"yasudah aku pergi dulu ya...dah"
"dah"
sudah mengantar Romi, Dita bergegas masuk ke dalam ingin membuat air lemon untuk Ezra dan rencana nya ingin langsung meletakan nya di kamar Ezra sebelum dia bangun..
selesai menyiapkan minuman nya Dita pergi mengantarkan nya ke kamar Ezra, ia tidak mengetuk pintu nya karna takut jika Ezra bangun, lagian dalam fikirnya Ezra mungkin masih tidur, Namun saat pintu terbuka, Dita tdk melihat Ezra di ranjang nya.
__ADS_1
"kemana dia? mungkin sedang mandi, sebaiknya aku letakan minuman ini lalu langsung pergi sebelum dia keluar dari kamar mandi" batin Dita lalu segera ia meletakan minuman nya lalu berlalu pergi, tapi tiba² terdengar suara pintu terbuka membuat Dita terkejut dan langsung bersembunyi di bawah Ranjang Ezra..