Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Bermain Api 3


__ADS_3

Ezra dengan terpaksa mengikuti keinginan Nisa, walaupun sejujurnya ia tidak ingin pergi bersama nya, tapi demi kebaikan dirinya sendiri dan juga takut jika Dita mengetahui rahasia nya ketahuan ia memilih untuk mengikuti alur yg dibuat Nisa..


sampai di apartemen nya, Ezra di perlakukan layak nya seseorang suami oleh Nisa sama seperti yg di perlakukan istrinya Dita.. Ezra awalnya merasa senang di perlakukan seperti itu, tapi ia tepiskan agar tidak masuk ke dalam jebakan nya lagi.


"sudahlah jangan memperlakukan ku terlalu manis, karena aku tidak menyukainya!"


"ck, jika kau tidak suka yah sudah, tapi saya memang memperlakukan orang yg saya cinta dengan cara saya sendiri"


Ezra berdecak kesal mendengar perkataan Nisa, tapi tak dapat di pungkiri juga bahwa dia menyukai sikap yg di lakukan oleh Nisa..


"jadi apa rencana mu untuk seminggu ini?! kau berhasil mengelabuhi istri ku! dan berhasil membuat ku tidak berkutik!!! jadi apa mau!"


"sabar Mas..aku----"


Nisa tidak menyelesaikan kata² nya karena Ezra sudah mencengkram mulut nya dengan kuat hingga membuat Nisa kesakitan.


"jangan pernah memanggil ku dengan sebutan itu! kau harus tau kedudukan mu!"


"ummm lepas!"


setelah berhasil melepaskan cekraman di mulut nya, Nisa dengan sabar menahan amarah nya karena ia ingin meluluhkan ego nya Ezra..

__ADS_1


"lalu aku harus memanggil mu apa? selama seminggu ini kita akan bersama, itu artinya kita sepasang kekasih bukan?"


"hanya dalam mimpi mu!"


"baiklah baiklah, aku akan memanggil mu Zra saja ok? jadi jangan marah² mulu, aku mau selama seminggu ini kita baik² saja"


Ezra menghela nafasnya kasar, karena berdebat dengan wanita yg saat ini di hadapan nya hanya membuang buang tenaga nya, Ezra memilih untuk menghubungi istrinya..


tapi saat akan menelfon tiba² ponsel nya di rebut oleh Nisa yg mana membuat Ezra geram dengan sikap nya!


"kembalikan ponsel ku! sudah ku bilang jaga batasan mu!"


"kau!"


"kau mau apa? membunuhku?"


"apa kau ingin mati? tentu saja, dengan senang hati saya akan melakukan nya"


"lakukan!"


dengan gelap mata Ezra langsung mencekik leher Nisa hingga membuat nafas Nisa tersengal sengal..

__ADS_1


"huh..."


Ezra melepaskan Nisa yg sudah hampir menutup matanya, ia mengacak rambutnya frustasi..


"apa sebenarnya mau mu hah?!"


"ugh,, aku mau kamu Zra! aku mau cinta kamu! aku mau kita bersama!"


Ezra menonjok dinding yg tepat berada di belakang Nisa hingga membuat Nisa membulatkan matanya tak percaya..


darah mengalir di sela² jari nya, Ezra sudah tidak sanggup! jika dengan kekerasan wanita ini tidak bisa di jinakan mungkin dengan kelembutan ia bisa menjinakan Nisa..


dengan terpaksa Ezra menangkup wajah Nisa dengan kedua tangan nya, hingga sebelah wajah Nisa terkena darah. perlahan Ezra mendekatkan wajah nya hingga hidung mereka bersentuhan, Ezra menatap manik mata Nisa..


"ku mohon, ijinkan aku menghubungi nya.." lirih Ezra dengan wajah memelasnya yg ia buat.


mendapat perlakuan seperti itu, Nisa menjadi terbuai tapi sebelum mengijinkan Ezra, ia meminta sesuatu yg mana membuat Ezra langsung menjauhkan wajahnya..


"cium aku dulu! baru ku ijinkan kamu menghubungi nya" pinta Nisa


"ck..kenapa susah sekali membujuknya!" batin Ezra dan mau tidak mau ia melakukan nya, karena ia tidak mau terlalu lama melakukan sandiwara ini, ia hanya ingin cepat² mendengar kan suara istrinya yg ia rindukan..

__ADS_1


__ADS_2