
Ezra membawa Dita keluar dari hotel berbintang itu dan pergi ke mobil nya..
di sepanjang perjalanan Ezra terus tersenyum hingga membuat Dita heran karena sikap nya..
"Mas kenapa?"
"hmm,..gkpp kok lagi seneng aja?"
"senang karena rencana Mas berhasil?"
perkataan Dita membuat Ezra spontan menghentikan mobil nya secara mendadak..
"rencana? maksudnya?"
"aku tau Mas sebanarnya kamu yg mengatur semua ini.."
"ahh itu memang iya, bagaimana pertunjukan nya?"
"tidak baik bahagia di atas penderitaan orang Mas"
"hah..iya disitu Mas memang salah, tapi mas akan bersalah lagi kalau tidak menghentikan ini"
"maksudnya Mas?"
"yg menjadi suami Ella itu adalah Dev dia adalah musuh ku dan juga suami dari Tasya"
"astaga lalu?"
"Dev itu sebenarnya sudah berkeluarga tapi dia ingin menikah dengan Ella tanpa sepengetahuan Tasya, dan begitu juga sebaliknya Ella tidak mengetahui Dev yg sebenarnya mempunyai istri dan anak"
"lalu apa yg terjadi Mas?"
"yah apalagi..Dev memilih Tasya dan Ella di tinggalkan begitu saja.."
"kasihan.."
"siapa Ella? ayolah kenapa harus kasihan, dia kan juga.."
ucap Ezra terhenti karena ia tidak mau membahas masa lalu saat ia juga seperti Dev, bedanya ia memberitau Dita kalau dia akan menikah lagi sedangkan Dev tidak.
"sudah lah Mas tidak mau membahasnya"
ucap Ezra lalu kembali menjalankan mobilnya..
"hiks.."
mendengar suara isakan tangis membuat Ezra menoleh ke Dita lalu setelah itu ia fokus lagi ke jalanan...
"kenapa menangis?"
__ADS_1
"aku ..hiks..sangat tau rasanya jika berada di posisi Tasya, karena aku juga mengalami nya Mas"
ucapan Dita begitu menusuk di hati Ezra, Ezra tau ini memang kesalahan terbesar nya tapi itu sudah terjadi ia tidak bisa mengubah nya lagi, karena Dita terus menangis, Ezra kemudian memberhentikan mobilnya kembali..
ia melepas seltbel Dita dan juga dirinya, lalu menarik Dita dan membawa nya duduk di pangkuan nya..
"hiks.."
"maaf"
hanya itu yg mampu Ezra ucapakan kala membuat Dita menangis..
"ti..tidak apa², aku juga mengerti kok"
Ezra merengkuh pinggang Dita dan menenggelamkan wajah nya di dada Dita yg membuat Dita diam seketika..
"maaf karena dulu, Mas memperlakukan mu dengan buruk,..itu semua Mas lakukan karena sangat mencintai Ella dan juga Mas sangat membenci mu tapi sekarang...."
terbesit di fikiran Ezra bahwa ia dulu memperlakukan nya dengan buruk, bahkan ia ingat saat tangan nya ini menampar wajah Dita..
Dita tidak merespon perkataan Ezra, sontak Ezra langsung mengangkat kepala nya lalu menatap Dita yg matanya sudah berair..di hapusnya airmata itu dengan hati² lalu tangan nya kembali merengkuh pinggang Dita..
"tapi sekarang Mas sangat mencintai mu, sangat..."
"hiks..hiks bohong! Mas pernah bilang kalau Mas tidak akan bisa mencintai aku.."
Ezra terkekeh karena perkataan Dita, ia jadi ingat kembali saat ia mengatakan itu kepada Dita yg sedang tertidur lelap saat liburan di Villa..tapi Ezra merasa ngajal dengan itu..bagaimana Dita tau? padahal ia sedang tertidur...
"hiks..tau lah! perkataan Mas itu sungguh menyakiti ku! Mas tau saat mas mengatakan tidak akan pernah mencintai ku? aku tadinya ingin menyerah tapi tidak bisa karena memang cinta ku sangat besar kepada Mas..tapi bodohnya aku masih mencintai pria di hadapan ku sekarang!"
"pftt hahaha..."
"hiks..kok ketawa sih?"
"haha maaf sayang"
"gausah panggil sayang sayang! aku selama ini diam karena gak mau membantah kamu!"
"hehe yaudah jadi istriku, honey, baby, wanita ku, my wife, atau..."
"atau?"
"pembantu ku?"
"huah jahat...iya aku memang pembantu tapi aku sekarang istri dari Ezra Adi Saputra!"
"wah, benarkah?"
"kan Mas yg bilang tadi! apa itu sandiwara?!"
__ADS_1
"Mas gak bilang sandiwara..kamu yg bilang"
"tuh kan ngeselin..awas aku mau duduk"
"lah ini udah duduk.."
"bukan disini tapi disitu!"
tunjuk Dita ke tempat ia duduk tadi..
"disini lebih enak sayang, udah jangan bergerak..memang kamu gak merasa ada yg aneh?"
Dita diam tak bergerak, sejujurnya dia merasakan ada sesuatu yg keras di antara paha nya, Dita pun tau itu apa karena dia juga sudah dewasa..
"Huft..."
"udah ngambek nya?"
"siapa yg ngambek? aku?"
"hehe gk tau Mas juga siapa yg ngambek..salah bicara Mas..maaf yah"
"hmm"
Ezra masih setia menatap Dita yg sedang gelisah di dalam pangkuan nya..
"sayang, jadi gimana?"
"hah? gimana? gimana apa nya?"
"ihh kan Mas udah bilang cinta sama kamu, masa gitu doang?"
"kan Mas tau jawaban aku.."
"apa?"
"aku juga cinta sama Mas dari dulu malah tapi.."
"tapi?"
"aku gk percaya Mas cinta sama aku"
"hah..harus dengan apa Mas lakukan supaya kamu percaya.."
Ezra menghembuskan nafasnya lalu kembali menenggelamkan wajah nya di dada Dita, sesekali ia mengecup dada Dita yg masih menggunakan dress itu.
"Mas..jangan"
"jangan apa?"
__ADS_1
ucap Ezra masih dengan mengecup dada Dita yg masih di halangi dengan dress nya, Dita menjadi kesal lalu ia mengangkat wajah Ezra hingga berhadapan dengan nya..
Hey Hey mampir juga ke karya satunya 😉 I Love you Mr V 😁