
Dita langsung mengambil ponselnya yg sudah berdering..tertera nama Romi disana, buru² ia langsung mengangkat nya seolah tak perduli suara ketukan pintu yg dibuat suaminya..
"hay kak Romi"
sapa Dita mengangkat panggilan video dari Romi..
"haha hay juga Ta, ehem kaya nya ada yg lagi panas tuh di luar hahahaha" tanya Romi yg sudah paham dengan keadaan mereka, belum lagi Romi mendengar suara ketukan pintu yg tak sabaran..
***
Sementara itu di luar kamar, Ezra masih terus saja mengetuk pintu tanpa henti..
"sayang..buka pintunya!!"
Ezra terus saja mengatakan itu agar Dita mau membuka nya, tapi hasilnya nihil karena Dita sedang asik dengan dunia nya seolah lupa jika suaminya sudah sangat panas di dekat pintu..
sebenarnya Ezra bisa saja mengambil kunci cadangan tapi tetap saja ia tidak bisa membukanya karena Dita secara sengaja masih menggantungkan kunci di pintu!!
sejenak Ezra berhenti dari aksi mengetuk pintu, ia berfikir keras agar Dita mau membuka pintu ini.
asik berfikir keras tiba² terdengar gelak tawa dari dalam kamar, Ezra sudah tentu tau siapa pemilik tawa itu..tentu saja Dita istrinya, tapi kali ini ia tidak menyukai tawa itu karena Dita bisa tertawa lepas disebabkan oleh Romi bukan dirinya sendiri...
****
setelah puas berbincang dengan Romi, Dita mematikan panggilan tersebut..ia merasa aneh karena suaminya yg mengetuk pintu berulang² sudah tidak terdengar lagi..
Dita berjalan kearah pintu, ia memutar kunci dan segera membuka nya...
pintu sudah terbuka tapi sosok yg dicari Dita tidak ada disana, ia kemudian melangkah keluar dan menemukan suaminya tengah tidur di sofa..
__ADS_1
Dita mengamati dan juga membelai wajah suaminya yg mana membuat Ezra terganggu dan langsung membuka matanya..
Ezra melirik Dita sejenak lalu menutup matanya kembali, mungkin Ezra masih merasa kesal karena Dita membiarkan nya diluar sedangkan Dita asik bersenda gurau dengan Romi di telfon..
"Mas? kok nutup mata lagi?"
tanya Dita seolah ia tidak tau jika Ezra tengah kesal dengan nya..
"mau lanjut tidur!"
ucap Ezra tanpa membuka matanya..
"oh mau lanjut tidur, yaudah aku juga mau----"
"engk! udah cukup bicara sama Romi nya!"
"haha marah yah? padahal aku mau bilang lanjut tidur di kamar sendirian sambil nonton drakor hihi"
"hm"
"udah ah mas kita ke kamar aja, gausah merajuk begitu yah"
"tapi kamu tadi ketawa loh! bahagia banget kayanya?"
"hahaha kok mas tau?"
"kamu fikir suara kamu engk keras gitu?
"haha habisnya aku bahagia banget Mas"
__ADS_1
"mmmm apa sih yg bikin kamu bahagia? karena bisa bicara sama Romi cuma berduaan gituuu? inget dia udah punya istri!"
ucap Ezra menunjuk jidat Dita..
"ihh apasih Mas, aku juga tau kak Romi udah punya istri jangan selalu mengingatkan aku dong, lagi pula tadi aku Video call sama Istrinya juga!"
"hmmm"
"ehh..ehh Mas tau gk?"
"yah engk tau lah karena kamu gk kasih tau"
"ahh iya hehe..aku.mau ngasih tau Mas, tapi janji jangan marah yah"
"kamu kalau bicara seperti itu Mas malah curiga"
"ihh tinggal bilang 'iya gk marah gitu' susah amat"
Ezra mengelus dada nya pelan, ia harus banyak bersabar menghadapi bumil di pangkuan nya ini
"iya² gak marah, oke katakan?"
"aku..."
"aku?"
"AKU BAKAL JALAN² SAMA KAK ROMI BESOK YE!!!"
,
__ADS_1