
Dita mulai menyiapkan makanan untuk semuanya..lalu mereka segera melahap nya..
Ezra yg ragu ingin memakan nya mau tidak mau harus ia makan..satu suapan berhasil masuk ke dalam mulut nya, Ezra langsung membulatkan matanya karena makanan yg di buat Dita sangat enak..ah sepertinya syarat ke 6 harus di hapus..
Selama acara makan berlangsung tidak ada yg membuka suara nya yg ada hanya suara orang sedang makan, Dita yg melihat Ezra makan dengan sangat lahap merasa senang, untuk pertama kalinya ia mau memakan masakan Dita dan itu semua tidak luput dari kehadiran mertua nya..
Nesya yg sedari tadi menahan untuk bertanya kepada Ezra tentang perjalanan honeymoon nya mulai membuka suara..
"Ezra, Dita apakah kalian bersenang² saat honeymoon?" tanya Nesya..yg spontan membuat ian yg tengah mengunyah makanan nya menjadi tersedak, melihat ian tersedak Dita langsung memberi air untuknya..
"Aa..minum gih.." ucap Dita langsung di tatap tajam oleh Ezra..ian langsung meminum nya kemudian menatap Dita dan Ezra bersamaan..
"honey..moon? Dita sama Tuan Ezra sudah menikah tah?" ...pertanyaan itu lolos dari mulut ian..ia penasaran apa yg sebenarnya terjadi..
"ouh iya lupa nak ian, Dita ini menantu saya..dan Ezra putra saya adalah suaminya..kamu sudah mengetahui ini mohon jangan sampai tersebar sampai keluar yah" jelas Nesya kepada ian..ian yg mendengar itu menjadi bimbang..tapi ia mencoba untuk mengerti..ini bukan waktu yg tepat untuk bertanya pada Dita..ian hanya mengangguk saja lalu melanjutkan makan nya.
"gimana sayang? kok ngk di jawab?" tanya Nesya lagi..Dita menjadi bingung harus apa ia menjawab mertuanya itu..nyatanya dia tidak pernah honeymoon dengan Ezra melainkan Ezra pergi honeymoon bersama istri barunya..
"kami bersenang senang kok mah..iya gak sayang?" jawab Ezra lalu memanggil Dita dengan sebutan sayang..yg membuat Dita sangat senang karena perilaku Ezra, tapi seketika sadar kalau itu hanya bagian dari sandiwara nya saja..
"iya mah..Dita sama mas Ezra bersenang² kok"
__ADS_1
Ucap Dita memanggil Ezra dengan sebutan Mas biar sandiwara nya terkesan sangat nyata..
"uhuk..uhuk" ian lagi² tersedak..Dita ingin mengambil airnya lagi namun di cegah oleh Ezra..
"itu air ada dihadapan nya..tidak ush membantu nya"
"eh..?"
"tidak apa² neng..Aa bisa sendiri" ucap ian seketika Ezra langsung menatap ian dengan tatapan yg sangat tajam nya..
"sudah..sudah lebih baik kita lanjutkan makan" kata Nesya dan akhirnya mereka berhenti membicarakan honeymoon..
***
"pergi lah..biar saya saja yg melakukan nya.."
ucap Ezra menyuruh Ian untuk pergi namun ia menolaknya..
"tidak..tuan nanti tangan anda kotor..biar saya saja yg melakukan nya.."
"apa kau tidak mendengar perintah ku?"
__ADS_1
tapi tetap saja ian menolaknya dan malah berani menantap Ezra dengan tajam juga..
"kau...!!" Dita yg sedang mencuci piring terhenti karena mendengar suara suaminya meninggi..
"ada apa tuan..?" tanya Dita ia sudah mengubah panggilan nya karena Nesya sudah pergi ke kamar nya untuk beristirahat..karena malam ini mertuanya itu akan menginap di karena kan bosan berada di rumah utama karena Suaminya Hendra sedang berada di luar negeri.
"Aa ian ada apa?"
"gak neng.. ini Aa cuma mau bantu neng aja tapi gak di bolehin sama tuan Ezra"
"Aa lebih baik kembali saja..beristirahat lah ini sudah hampir larut malam..kerjaan ini biar Neng aja"
"gpp nih di tinggal?"
"iya gapapa atuh Aa"
Ezra yg mendengar itu mengepalkan tangan nya..ia sangat Risih dengan panggilan mereka " Aa, Neng?" tanpa di duga Dita..Ezra segera memeluknya dari belakang..refleks Dita terkejut bukan main..ia melirik di sekitar ruangan dan menemukan bahwa mertuanya sedang melihat ke arah mereka..Dita yg tadinya senang langsung merubah ekspresi nya..ternyata semua sandiwara..
"sayang suruh dia kembali saja, biar aku yg membantu mu"
"i..iya mas, Aa kembali lah..tidak apa² biar Neng saja yg melakukan nya bersama Mas Ezra" mendengar Dita memohon dari sorot matanya membuat ian mengalah..
__ADS_1
"baiklah..selamat malam Neng geulis" ucap Ian lalu pergi dari hadapan mereka..
Next>>>