Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Kembali ke kampung


__ADS_3

DITA POVV


Aku benar² pergi dari rumah yg mengisi hari² ku bersama Mas Ezra, kali ini aku memutuskan untuk kembali ke kampung, karena jika aku tetap berada disana aku bingung akan kemana..saat aku sedang melamunkan tentang Mas Ezra tiba2 ponsel ku bergetar..


"Halo..assalamualaikum..Aa ian?"


"walaikumsalam..kok suara ramai banget..neng emang nya dimana?"


"aku...aku pergi Aa.."


"hah?! pergi! tapi kan kontrak itu belum berakhir.. sekarang kamu dimana! sharelock biar aku jemput.."


"enn..engk usah Aa..aku udh mau arah ke kampung sebentar lagi sampe kok.."


"kampung? kampung kamu dimana? besok Aa usahain bakal kesana.."


"mau..ngapain atuh Aa.."


"yah liat kamu lah Neng..mau mastiin sesuatu ada yg ilang gk dari kamu.."


"hahaha apaan sih Aa.."


"hehe yasudah Aa tutup dulu, masih ada kerjaan..jangan lupa kasih tau alamat nya..oke"


"hmm iya Aa"


"asss"


"waalaikumsalam"


****


tak terasa ini sudah malam, aku melangkah kan kaki ku di tanah dimana aku pernah bermain sewaktu kecil..iya! sekarang aku sudah sampai di kampung halaman ku..


saat sampai di depan rumah yg seperti gubuk itu, hati ku merasa takut..takut jika bibi akan memarahi ku..tapi langkah demi langkah aku sudah sampai di depan pintu..perlahan tapi pasti aku mengetuk nya...


tok** tok***


"iya sebentar..."


suara itu..suara bibi...suara yg aku rindukan selama ini...

__ADS_1


Cklek**


pintu terbuka memperlihatkan bibi disana..aku tak kuasa menahan tangis ku..aku langsung bersujud dihadapan beliau sambil menangis..


"bibi...maafin Dita udah kabur dari rumah.."


"......"


"hiks..bibi boleh marah sama Dita..tapi Dita mohon jangan diamkan Dita..bicara lah bi..."


aku masih saja memohon di bawah kaki nya..tak lama kemudian sebuah tangan menarik ku untuk segera berdiri..


Melihat muka bibi yg penuh dengan airmata, aku merasa sangat bersalah...


"bi..."


aku belum menyelesaikan perkataan ku..bibi tiba2 memeluk ku..


"kamu kemana nduk..selama ini bibi mencari kamu....kenapa gak pernah kasih kabar ke bibi"


"hiks..bibi..maaf.."


kami langsung masuk... bibi langsung mengambil minum di dapur setelah itu memberikan kepada ku..


"kamu baik² aja kan nduk selama ini.."


"bi...Dita.."


"Dita kenapa?"


"Dita udah menikah bi..."


bibi langsung berdiri saat mendengar perkataan ku..aku langsung membawa bibi duduk kembali dan mulai menceritakan awal mula kapan aku bisa menikah dengan Mas Ezra..


"astaga nduk...jadi kalian akan bercerai?"


"i..iya bi.."


"yasudah..anggap saja itu pelajaran yg kamu dapatkan.."


"iya bi.."

__ADS_1


"kalau gitu Dita masuk ke kamar yah.."


"ehm..bi..gimana sama jurangan itu..."


"sudah jangan di fikirkan..sekarang kamu istirahat, nanti bibi bawakan makanan..."


****


Disisi lain Ezra sudah berada di apartnya..


saat ini ia sedang berkutik dengan laptop nya..fikiran nya tadi tidak lepas dari sosok Dita dan Ian..oleh karena itu ia menyibukan dirinya dengan kerjaan nya..


"Argh!! sialan!"


rupanya fikiran itu masih saja hinggap di kepalanya, walaupun dengan keras Ezra mengalihkan perhatian nya ke kerjaan nya..tetap saja tidak berhasil!!


Ezra kemudian mengeluarkan ponselnya..mencari nama sang sekertaris..


"bayu!"


"iya tuan.."


"datang ke apart saya!"


belum juga bayu menjawab, telfon itu sudah di tutup sepihak oleh Ezra..


tidak lama kemudian Bayu sudah berada di dalam apart nya Ezra..jangan heran kenapa ia bisa masuk begitu saja? karena ia sudah sangat hafal dengan Apartemen milik bos nya itu..


"iya tuan..."


"kirimkan sesorang untuk mematai Dita..."


"Dita? siapa tuan?"


"Istri ku!"


"tuan sudah memiliki istri? sejak kapan?"


"sudah hampir sebulan yg lalu..cerita nya panjang...tugas mu menemukan nya dimana dan memata matai nya"


"baik tuan.."

__ADS_1


__ADS_2