
Ezra mematung setelah apa yg ia dengar dari penjelasan yg diberikan Dita tadi..
"hah? maksudnya?"
"haduhhh...yang nendang ini anak kita Mas, dia lagi merespon kamu,.Masa kamu-----" ucapan Dita terpotong karena Ezra tiba memeluk nya..
"akh..ya ampun Mas lupa! Mas pernah baca artikel itu, dan sekarang kamu mengalami nya Mas malah lupa"
"makanya fikiran nya jangan di banyakin hal² aneh" ucap Dita melepas pelukan itu
"hal² aneh? apa? yang ada di fikiran Mas itu kamu sama Dira doang!"
"hehe iya².. percaya aku mah Mas, aku pada mu.." Ezra tidak menanggapi istrinya yg sedang berada di fase manja..
"oo jadi anak daddy merespon yah? apa bener mau ketemu daddy atau mau main sama daddy?"
"hmm main apa Mas?" tanya Dita yg tidak mengerti kenapa suaminya ingin bermain dengan sang buah hati yg masih di dalam perut..
"main masuk lubang keluar enakkk"
Plak**
Dita memukul bahu suaminya, yg masih sempat² nya berfikiran mesum alias memang sudah aslinya mesum..
"hehe kok Mas nya dipukul sih?"
"tuh kan fikiran nya aneh2"
"gk lah.." Ezra bangkit lalu berbaring di sisi ranjang dan menepuk sisi ranjang lain nya agar Dita ikut berbaring bersama nya..
"mau apa?" tanya Dita kala Ezra mendekatinya..
__ADS_1
"tidur.. memang nya apa lagi?"
"oooooooooo"
"O nya kepanjangan sayang, kalau mau Ahhhhhhh nah itu lebih enak denger nya"
"ihh itu Mas.."
"ehh tapi bukan nya suara kamu kalau lagi Mas ajak main..begini yah mmmmmas----" ucapan Ezra terhenti karena Dita langsung menutup mulut suaminya dengan tangan nya sendiri..
"Mas,.mau tidur apa godain aku?"
"tidur kok sayang.. tapi......"
"tapi?"
"Mas mau main sama Dira dulu hehe"
"Mas serius?"
"iya serius dong, gimana?"
"tapi Mas..aku capek"
"kamu berbaring aja, kan yg main Mas sama Dira"
"tapi kan aku yg----" ucapan Dita terhenti kala Ezra kembali membuka bajunya sampai batas dada. sedangkan Dita ia hanya memejamkan matanya kala Ezra mencium perut buncit nya dan juga mengelus sayang anak mereka itu.
"sayang?"
merasa di panggil Dita langsung membuka matanya..
__ADS_1
"hmm apa Mas?"
"lah siapa yg manggil kamu?"
"kan tadi Mas bilang sayang, jadi aku nyahut dong"
"ohh itu Mas lagi panggil anak kita lah, memang nya mommy nya aja yg mau di panggil sayang, Dira juga kan mau..yah gk sayang?"
duk**
"awhh" rintih Dita karena merasa tendangan ini jauh lebih kuat dari sebelum nya..
"haha tuh kan Dira aja setuju..oh iya kenapa kamu nutup mata tadi?"
"eh?mmm aku..aku..ng..ngantuk.. hoamm"
"hahahahaha, alah bilang aja tuh otak isinya fikiran aneh² yah kan?" goda Ezra
"ihh..apaan sih, udah ah aku mau tidur, besok kan mau jalan2 sama kak Romi..ih gk sabarnya"
hening sejenak, Dita kira suaminya akan marah kembali tapi nyata nya ia sudah tertidur memeluk sang anak mereka, Dita tersenyum kecil melihat wajah suaminya itu..
"ya ampun, katanya mau main..malah tidur"
Dita mengelus rambut suaminya setelah itu mengelus perut buncit nya..
"Anak sama bapak sama aja.. tapi mommy sayang kalian berdua hehe selamat malam para kesayangan"
pagi harinya Dita sudah bangun lebih dulu karena ia akan menemui Romi seperti yg di katakan kemarin..sedangkan Ezra ia masih terlelap di alam mimpi nya..
Dita memakai dress longar tapi terkesan imut sampai batas selutut, ia sudah menggerai rambutnya..kini hanya sentuhan akhir yaitu memakai liptint..
__ADS_1
saat sedang berhias ia di kejutkan dengan suara sang suami yg baru bangun dari alam mimpi nya..
"mau kemana?"