Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Kedua Pria Tampan


__ADS_3

mereka sampai di sumur itu, untungnya sumur itu tidak terlalu ramai orang, tidak seperti pertama kali Ezra kemari..hanya sekitar 3 orang ibu² yg sedang mandi dan mencuci pakaian..


"hey budhe."


"wah Dita, udah lama sekali kamu gk kesini.."


"hehe seminggu kemarin Dita pergi ke rumah suami Dita bu"


"oalah..lah ini nambah lagi cwok ganteng, suami kamu yg mana nduk?"


"tentu saja saya suami nya bu.."


ucap Ezra langsung dan memandang Bayu yg sedang senyum²..


"wahaha budhe cuma bercanda kok.."


"apasih Mas udah cepet buka baju nya terus nimba air.."


"huh..iya iya..bawel"


Ezra langsung membuka bajunya sehingga roti sobeknya terlihat jelas, membuat ibu² disana menjadi salah tingkah..


"udah buruan.."


"iya.."


Ezra mulai menimba air nya, sedangkan Bayu yg sedang menyaksikan pemandangan tadi sedikit tertawa..


"Kak, kamu juga buka baju nya..kan mau mandi!"


"ah..saya?"


"iya..buruan.."


"i..iya.."


Bayu mulai membuka bajunya sama seperti yg Ezra lakukan tadi, sehingga membuat ibu² disana langsung berteriak sedangkan Dita tampak biasa saja..


"wah nak nama kamu siapa sih?"


tanya ibu² disana..


"saya Bayu budhe"


"whaha gak kalah ganteng sama suaminya Dita yah, apalagi otot perutnya lebih bagus dari suami kamu Dita.."


Ezra yg sudah selesai menimba airnya langsung mendengus kesal atas perkataan ibu2 itu..


"hehe budhe bisa aja, tapi istri saya mah tetap akan milih saya.."


"haduh sang suami cemburu nih hahaha"


"tapi tenang aja nak Bayu, kalau kamu masih jomblo,.budhe ada anak gadis kok, tinggal kamu pinang aja" lanjut mereka


"hahaa boleh tuh budhe, biar gk sendiri mulu dia"


ucap Ezra dengan terkekeh..


"maaf budhe saya lagi mau sendiri.."


jawab Bayu


"hehe ngk pp kok lagian budhe cuma bercanda, ya kali budhe jodohin anak gadis budhe dengan cwok lain, ntr suaminya marah lagi"


"haha itu mah bukan gadis lagi budhe namanya, tapi istri orang hahaha"


ucap Ezra terkekeh atas candaan ibu² ini..


"yasudah mandi gih, keburu ramai"

__ADS_1


"ngihh"


pertama Bayu dan Ezra mandi lebih dulu walaupun masih ada cekcok diantara mereka..


setelah mereka selesai, Ezra meminta Bayu untuk pulang lebih dulu namun Bayu menolaknya..


"kenapa gk balik?"


"saya lupa jalan nya tuan.."


"aish masa lupa, deket kok! lurus aja.."


"saya kan baru pertama kali kesini tuan,"


"alasan.."


"sudah² Mas, biarin aja Kak Bayu disini, yaudah lah aku mau mandi dulu"


ucap Dita mau membuka bajunya, tapi di tahan Ezra..


"apa loh Mas?"


"jangan dulu! Bayu kamu hadap belakang sampai ada perintah dari saya!"


tanpa menjawab lagi, Bayu segera membalik badan nya, baru setelah itu Dita mandi tapi masih di tutupi handuk dengan Ezra, katanya mah takut ada yg lewat terus liat..


......🍁......


Malam harinya mereka berempat duduk di kursi kayu yg panjang dengan di temani teh hangat dan juga biskuit..


"Bayu kamu sudah bekerja sama Ezra sejak kapan?"


Santi membuka obrolan


"saya udah lama bekerja dengan tuan Ezra bi"


"oalah..gitu toh..kamu udah punya istri?"


Ezra menahan tawanya dan langsung mendapat cubitan ringan di lengan nya..


"akh..sakit sayang"


"diem toh Mas, yg ditanya kan kak Bayu kenapa kamu yg ketawa.."


"gk kok gpp, lanjutkan bi"


"saya belum punya istri, karena Tuan Ezra memberi persyaratan bekerja sebagai asisten nya harus lah tidak berkeluarga.."


"jahat kamu Mas.."


"loh kok Mas sih?"


"ya kamu, kenapa gak boleh kak Bayu berkeluarga?"


"yah kan itu udah persyaratan nya sayang.."


"tapi gk gitu juga, kak Bayu ganteng loh masa di suruh sendiri mulu, dia juga kan mau punya keluarga.."


Ezra mendengarkan perkataan Dita dengan seksama namun ia hanya menangkap kata² Dita yg membuatnya kesal..


"Bayu Ganteng? Ganteng?"


"lah iya, semua laki² Ganteng Mas"


"ouh gitu..oke bicara aja sama Bayu, saya mau ke kamar telfonan sama cwek cantik!"


Ezra melangkah pergi ke kamar Dita yg mana membuat ke tiga orang itu menatap Ezra bingung..


"tuan Ezra sepertinya cemburu.."

__ADS_1


"hahaha mungkin saja nak Bayu.."


"ta, kamu ke kamar juga sana"


ucap Bayu


"tapi aku masih mau ngobrol dengan kalian..biarin aja Kak, lagipula Mas Ezra cepat atau lambat kami juga akan bercerai..."


"nduk kamu ngomng apa sih?"


"Dita juga masih bingung bi, Dita takut saat kami kembali ke rumah, sifat Mas Ezra akan kembali seperti semula"


"jangan khawatir ta, saya tau Tuan Ezra itu bagaimana, saya menilai kalau beliau memang mencintai anda..jujur saja saya tidak pernah melihat di sekotor tadi, tapi demi kamu dia mau melakukan nya"


"iya nduk..coba kamu fikir kan lagi"


"ya bi..yaudah Dita masuk ke kamar dulu..eh Bayu tidur dimana?"


"saya di mobil aja bisa..di kursi ini aja bisa ta, gausah khawatir.."


"tapi apa Kakak tidak apa²?"


"gkpp kok..udah sana susul tuh Tuan Ezra"


"yaudah Kak, bi..Dita ke kamar dulu yah"


mereka hanya menggangukan kepala, lalu Dita mulai masuk ke dalam kamar nya, di lihat nya Ezra sedang berbaring sambil bermain dengan ponselnya..


"Mas..."


tidak ada sahutan, Dita mulai memanggilnya lagi tapi tetap sama..akhirnya Dita menggambil ponsel Ezra yg membuat Ezra menatap nya sekilas lalu ia tidur membelakangi Dita..


"yaudah kalau Mas gak mau bicara, aku tidur sama bibi yah, biar Mas tidur sama Kak Bayu"


Dita meletakan kembali ponsel nya lalu segera beranjak, tapi langsung di tarik Ezra sehingga ia menjadi terbaring di samping nya dan dengan cepat Ezra langsung memposisikan dirinya diatas tubuh Dita..


"Mas?"


"apa?"


"udah mau bicara?"


"kamu yg bikin Mas kesel!"


"kok aku?"


"yah suruh siapa memuji lelaki lain di hadapan suaminya sendiri?"


"tapi kan itu kenyataan Mas.."


"bicara lagi? Mas cium kamu!"


"Mas tega, leher aku masih sakit nih.."


Ezra langsung menyentuh leher Dita, luka nya sudah sedikit kering, lalu Ezra menghembuskan nafasnya kasar..


"Jadi bikin Dira nya ditunda?"


"hehe iya..sampai luka nya sembuh yah..sabar Mas.."


"kamu mau punya anak dari Mas? kamu udah percaya sekarang sama cinta Mas?"


Dita sejenak berfikir lalu mulai bicara lagi


"pertanyaan pertama, aku mau kok punya anak dari Mas, karena aku sangat mencintai Mas mana mungkin aku gk mau punya anak dari pria yg aku cintai..dan pertanyaan kedua aku sedikit demi sedikit percaya..tapi aku mohon Mas jangan berubah seperti dulu, aku percaya Mas udah cinta sama aku..cuma aku masih takut"


Dita menjelaskan kegaduhan di hatinya, yg mana membuat Ezra tersenyum asam..ia juga tau ketakutan Dita karena sifatnya yg dulu..tapi dia akan berusaha keras memperbaikinya..


Ezra mulai mencium seluruh wajah Dita, dan Dita hanya memejamkan matanya menikmati sentuhan Ezra yg menyapu seluruh wajah nya dan terakhir Ezra mengecup bibirnya sekilas..

__ADS_1


"Mas akan merubah kenangan buruk kamu, Mas janji.."


Dita tersenyum mendengar perkataan Ezra, lalu mereka tidur berpelukan..


__ADS_2