Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
The Real Making Baby Dira


__ADS_3

Ezra tersenyum nakal ke arah Dita, ia kemudian mendekati Dita yg tengah berbaring itu dan memposisikan dirinya tepat berada di atas Dita..


"Mas kan tadi udah janji---"


ucap Dita terputus karena tiba² mendapat serangan dari Ezra yg sekarang sedang mencium nya...


"Mas cuma bilang ok, tapi gk janji"


ucap Ezra melepaskan ciuman lalu kembali mencium bibir Dita saat ia hendak membalas perkataan Ezra..


Ezra membuat Dita terlena dengan permainan di bibirnya, mereka saling menukar saliva dan saling mengecap, Ezra sangat menikmati permainan ini tapi ia menginginkan hal yg lebih..


sejenak ia melepaskan pangutan itu, Ezra membersihkan bekas nya yg masih tersisa di bibir Dita, ia menatap manik hitam itu yg sama sedang menatap dirinya..


"maaf, tapi sekarang Mas sangat menginginkan kamu sayang boleh?"


Ucap Ezra yg masih menatap kedua manik hitam itu yg bisa membuat yg menatap nya akan menjadi terhipnotis dalam hitungan detik...


Dita bahagia mendengar perkataan suaminya yg sedang meminta ijin kepada dirinya..Ezra bisa saja langsung melakukan nya tanpa meminta persetujuan Dita mengingat itu sudah hak dirinya sebagai suami, tapi apa yg dilakukan Ezra malah meminta ijin kepadanya?


"lakukan Mas aku milik mu, jangan meminta ijin lagi, lakukan lah"


"Mas hanya mau kita sama² menginginkan nya, bukan hanya Mas yg mau"


"hehe..aku mau kok Mas"

__ADS_1


"bener nih? gk nyesel?"


tanya Ezra menyakinkan keputusan Dita..dan Dita hanya menggelengkan kepalanya itu sudah cukup menjadi jawaban yg Ezra inginkan..


Ezra kembali ingin mendaratkan bibirnya tapi terhenti karena Ezra memberitau hal yg penting kepada Dita..


"Mas kalau bermain tidak mengenal waktu sayang, jadi jangan kaget yah.."


Dita hendak menjawab tapi langsung di bungkam oleh Ezra yg sudah kembali menciumnya dengan menuntut..


perlahan Ezra membuka satu persatu pakaian yg dikenakan Dita sampai sudah tak tersisa satu helai benang pun..Ezra menurunkan ciuman nya ke leher jenjang Dita dan membuat tanda kepemilikan nya disana sedangkan Dita ia hanya memejamkan matanya sambil mengigit bibirnya agar tidak ada suara yg keluar dari mulutnya itu..


Ezra menatapnya sekilas lalu tersenyum miring.


"kita lihat saja sayang, apakah dirimu masih bisa menahan nya?"


ia mulai memasukan p*ting itu ke dalam mulutnya, yg membuat Dita terkejut dan langsung mengeluarkan suaranya yg tertahan tadi..


mendengar suara des*han dari sang istri membuat Ezra tersenyum di sela² aktifitasnya..


"Mas mulai yah sayang"


Dita tidak menjawab suaminya itu, sedangkan Ezra ia tau bahwa Dita sangat ketakutan saat ini, ia perlahan memasukan miliknya ke dalam milik Dita sambil memainkan bibirnya kembali agar Dita benar² tenang..


Ezra begitu susah memasuki area milik istrinya yg masih sempit itu, perlahan tapi pasti Ezra berhasil menerobos benteng Istrinya itu.

__ADS_1


"akhhh"


Dita kembali menangis kala milik Ezra benar² masuk memenuhi miliknya..sakit dan perih masih di rasa Dita kala mereka melakukan kegiatan ini lagi..


Ezra dengan sayang menghapus airmata itu dan juga mengecup kedua mata Istrinya yg masih terpejam..


"Sakit nya cuma sebentar sayang Mas janji, sekarang buka mata nya..Mas gk mau melakukan nya jika kamu masih menutup mata"


perlahan Dita membuka matanya yg langsung menampilkan suaminya yg tengah tersenyum kepadanya, Ezra mengecup kening Dita lama lalu menggerakan yg dibawahnya..


Ezra mengunci mata Dita agar terus memandangnya..


Ezra menggerakan nya dengan perlahan sambil terus menatap Dita yg sedang mencoba terus membuka matanya, ia tau bahwa sekarang Dita menikmati permainan nya..


Ezra menenggelamkan wajah nya di curuk leher Dita sambil terus menggerakan pinggulnya dengan cepat..deru nafas mereka seakan memburu belum juga suara ******* mereka memenuhi kamar ini..


Dan pada akhirnya Ezra memberikan hasil investasinya ke dalam milik istrinya tersebut, Ezra kembali mengangkat kepalanya menatap Dita yg sedang mengatur nafasnya..dikecup nya wajah lelah Dita setelah itu ia mencambut miliknya dan berbaring di samping Dita lalu memeluk Dita posesiff..


"Terimakasih sayang, Dira pasti akan segera hadir"


Dita tidak menjawabnya karena ia sangat lelah, dari awal ke acara ultah itu sampai meladeni suaminya ini..baru lah ia beristirahat, Ezra tersenyum kala Dita yg malah tertidur di pelukan nya..


"baru satu jam udah tumbang, bagaimana seharian? ahh sudahlah istri ku sudah berkerja keras"


Ezra sebenarnya ingin melakukan lagi tapi melihat wajah Dita yg kelelahan ia jadi mengurungkan niatnya dan memilih menyusul Istrinya yg sudah sampai di alam mimpi..

__ADS_1


Authot povv:


ahh sumpah ngetik begini tuh agak gimana gitu wkwk..cuma yh itu lah yg dapat saya ungkapkan di dalam novel yg berbau 21++..eh udah 21+ belum yah? udah ah bodo..yg penting ada lah yg anu nya..udah ah makasih semua jangan lupa Voment yah men temen like dan juga hadiah nya..arigatou..


__ADS_2