
Ezra terkesiap, matanya tiba² tak fokus dan tangan yg tadinya memeluk Dita kini mulai melepaskan nya..
"Mas sangat lelah, makan lah setelah itu beristirahat.."
Ezra langsung merubah ekspresi terkejutnya menjadi biasa² saja..dengan tersenyum Ezra lalu mendudukan dirinya di meja makan..
Dita dengan telaten menyiapkan makanan untuk Ezra, setelah itu memutuskan untuk duduk di depan Tv mengalihkan fikiran tentang Ezra dan Nisa yg masih hinggap di kepalanya.
Ezra memperhatikan Dita dari meja makan, lalu tak mau membuang waktu lagi ia segera makan setelah itu menyusul Dita..
****
setelah selesai makan, Ezra menghampiri Dita yg matanya setia menatap layar Tv..
"sayang"
Dita berdehem tapi tak merubah posisi kepala nya..
Ezra yg mendapat jawaban seperti itu langsung membenamkan wajah nya di pangkuan Dita..
"Dira kamu baik² aja kan? selama daddy gak ada kamu gak rewel kan?"
Dita masih diam tak menanggapi Ezra yg sedang mengajak bayi mereka berbicara...
"sayang?"
"hmm"
"kamu kenapa?"
"aku gak papa Mas"
__ADS_1
"liat sini dong, Mas kan lagi berbicara sama kamu..tapi kamu malah liat Tv"
Dita langsung mematikan layar Tv dan menatap Ezra yg masih berada di pangkuan nya..
"ya Mas? kenapa?" tanya Dita lembut..
"sayang..Mas..." Ezra hendak berkata jujur kepada Dita, ia tidak perduli apa yg akan di lakukan Dita intinya ia hanya tidak ingin terlalu membohongi istrinya itu
"akh..aku lupa!"
"lupa apa?"
seketika Ezra tidak jadi mengatakan apa yg ia katakan tadi.
"kita ke kamar aja Mas"
"kok ke kamar?"
Ezra hanya mengganguk lalu menuntun Dita ke kamar mereka..
****
sampainya di kamar mereka, Dita langsung membuka lemarinya, dimana hasil pemeriksaan kandungan nya kemarin tersimpan yang akan Dita perlihatkan kepada suaminya..
"Mas ini hasil pemeriksaan Dira kita"
Dita memberi amplop putih itu kepada Ezra, disana terdapat foto USG Dita..
Foto yg hanya menunjukan gumpalan yg kecil berhasil membuat Ezra meneteskan matanya..
"kamu kapan periksa?"
__ADS_1
"hehe saat Mas pergi melakukan pekerjaan"
ucapan Dita membuat hati Ezra begitu nyeri mendengar nya, hari itu dimana Ezra bersama Nisa, sedangkan istrinya sedang melakukan pemeriksaan kandungan tanpa di dampingi suaminya, dan malah ia sedang bercumbu dengan wanita lain!
Ezra langsung memeluk erat Dita dan menumpahkan segala penyesalan nya..
"maaf"
satu kata yg di lontarkan Ezra, membuat Dita tak bisa menahan dirinya lagi..ia juga ikut menangis sambil membalas pelukan erat itu seolah ia sedang menumpahkan segala kesedihan nya..
"maaf, saat itu Mas gk mendampingi kamu"
ucap Ezra menangkup wajah Dita dan mencium seluruh wajah nya..
"hiks..hiks..tidak apa² Mas.."
Dita bukan menangisi perihal Ezra yg tidak mendampingi nya kala itu, ia menangisi perihal Ezra yg berbohong kepadanya..
"sudah² jangan menangis lagi..lain kali kalau periksa kandungan lagi Mas bakal mendampingi kamu, Mas janji!"
Dita langsung menggangukan kepala nya, lalu berusaha terlihat baik² saja..sandiwara yg luar biasa Dita lakukan..
"Mas istirahat lah.."
"temenin.."
Dita tersenyum mendengar ucapan manja Ezra, ia pun langsung membaringkan tubuh nya di samping Ezra..
Ezra langsung merubah posisinya kini berada di perut Dita..
"maafkan daddy yah Dira sayang, waktu itu daddy tidak menemani kamu..Daddy sibuk bekerja sih.."
__ADS_1
Dita mengigit bibir nya agar tangisan nya tidak tumpah, mendengar Ezra mengatakan sibuk bekerja membuat ia sakit..karena Dita tau sendiri pekerjaan apa yg Ezra lakukan..