Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Tahap akhir


__ADS_3

saat sedang asik merengkuh benda kenyal nan manis itu, kini aktifitas mereka terganggu karena suara ketukan pintu yg tidak sabaran san Ezra sudah tau siapa orang yg di balik pintu kamar mereka..


cklek**


pintu Ezra buka sosok putrinya lah yg berada di hadapan nya dengan membawa boneka Teddy bear nya..


"mamah...."


Dita merapikan menampilan nya lalu menghampiri Dira..


"iya sayang kamu kenapa?"


"Dira mau tidur sama mamah"


"ouh yaudah ayok kita ke kamar Dira" ajak Dita lalu menggengam tangan putrinya dan menuju kamar Dira yg berada di samping kamar mereka..


sedangkan Ezra dia hanya diam dan menghela nafas nya lagi...


"aku sungguh tidak beruntung malam ini" ucap Ezra dengan pasrah lalu menutup pintunya pelan dan berjalan ke kasur dengan muka yg lesu..


sedangkan di kamar lain, Dira dan juga Dita tertawa karena berhasil mempertahankan sandiwara mereka..


"haha muka papah lucu banget Mah"


"haha iya, mamah kasian sama papah kamu dari kemarin malam kita diamkan.."


"hehe namanya mau kasih surprise mah, lagian ini semua ide mamah..ouh iya mah,.kenapa mamah lama banget ke kamar Dira, apa mamah lupa kalau malam ini mamah tidur di kamar nya Dira?"

__ADS_1


"eh..itu..emm tadi mama..akh lupain sebaiknya kita tidur karena besok hari yg spesial"


"hehe iya Mah, aku juga udah ngantuk nih"


Dira langsung terlelap di pelukan Dita begitu pun Dita saat putrinya sudah terlelap baru lah ia menyusul ke alam mimpinya..


****


keesokan harinya Ezra sedang menonton Tv sendirian karena Istri dan anak nya tidak ada dirumah sebab tadi pagi Dita ijin kerumah ibunya, awalnya Ezra ingin ikut tapi Dita melarangnya karena ia bilang hanya akan pergi sebentar....


"akh! cuti ku terbuang sia sia" kesal Ezra kepada Istri dan Anak nya tapi tak mampu mengatakan nya langsung kepada mereka..


Ezra masih asik menonton Tv sampai² ia terlelap di sofa..


sedangkan dirumah Nesya kini Dita tengah mendiskusikan sesuatu yg serius untuk malam nanti..


"bagus deh..tinggal langkah terakhir sayang baru rencana kita selesai.."


"rencana apa Oma?" tanya Dira yg sudah berhenti bermain boneka dan malah menghampiri Mamahnya dan Oma nya..


"kamu tunggu aja yah peri kecil nya Oma.." jelas Nesya kepada cucunya..


****


dering ponsel berbunyi membuat Ezra terbangun dari tidurnya, dengan mata terpejam Ezra meraih ponsel nya lalu mengangkat nya tanpa melihat siapa yg menelfon nya..


"hmm halo?" ucap Ezra lemah karena nyawanya belum terkumpul semua..

__ADS_1


"hiks..Mas!"


mendengar isak tangis dari suara yg sangat Ezra kenali membuat Ezra langsung duduk dan mulai fokus dengan telfon nya..


"halo sayang, kenapa? ka---kamu kenapa nangis hmm?"


"hiks..Mas..Dira..Dira..Mas"


"iya Dira kenapa?" tanya Ezra lembut tapi tak menutupi kalau ia sangat gelisah karena Dita menyebut putrinya diiringi isak tangis..


"hiks..aku sanggup Mas mengatakan nya, Mas datang aja ke rumah ibu!"


belum juga membalas perkataan sang Istri, Dita lebih dulu menutup nya membuat Ezra langsung bangkit lalu menyambar kunci mobil nya dan pergi ke rumah ibu nya..


***


"gimana?"


"Mas Ezra sebentar lagi kesini Mah..kita siap² dulu" ucap Dita saat telfon nya ia matikan..


sedangkan Dira ia asik memainkan ponsel milik Om nya siapa lagi kalau bukan Ian..


"Dira ngapain sih? ponsel nya udah belum?"


"belum Om..Dira masih mau main"


Ian menghela nafasnya dan lebih memilih untuk mengobrol dengan Romi dan yg lain nya, karena di rumah ini akan diadakan acara, oleh karena itu semua kerabat terdekat mereka datang kemari..

__ADS_1


__ADS_2