
Malam ini Dita masih khawatir mengenai suaminya yg tiba² tidak ada dirumah..
*flasback on*
setelah Dita mengatakan perasaan nya saat Ezra masih tertidur, ia kembali ke kamar nya untuk membersihkan dirinya setelah itu ia membuatkan sarapan untuk Ezra..
selesai membuat nya, Dita kembali ke kamar suaminya itu dengan membawa nampan yg sudah bertata berbagai makanan..
tok** tok**
Dita mengetuk pintu kamar Ezra sebelum ia masuk ke dalam..ia membuka pintu dengan perlahan takut nya Ezra terbangun..namun yg dilihat nya yaitu ranjang yang sudah kosong! kemana suami nya itu??
Dita berfikir mungkin suaminya itu sedang di kamar mandi, tanpa banyak fikir lagi ia meletakan nampan itu di meja lalu setelah itu ia pergi keluar karena masih banyak kerjaan rumah tangga yg belum ia lakukan..
***
Pagi berganti siang namun, Ezra tidak menunjukan batang hidung nya..apa kah ia pergi? tapi kenapa ia tidak tahu?..Dita hendak memeriksa nya lagi ke kamar, tapi sebelum itu ia meminum obat nya terlebih dahulu..
setelah meminum obatnya, Dita kembali ke kamar Ezra tak lupa ia mengetuk pintu sebelum masuk..saat pintu sudah terbuka..yg ia lihat keadaan kamar suaminya itu tampak sama seperti tadi pagi..dilihatnya nampan yg ia letakan di meja masih ada seperti belum ada yg menyentuh nya, dan Dita yakini sendiri bahwa makanan itu sudah dingin..
"Mas?"
Dita memanggil Ezra namun tidak mendapat sahutan dari suaminya itu..panik? tentu saja Dita panik! dengan langkah cepat Dita memeriksa kamar mandi, walk in closet bahkan ruang kerja Ezra juga tapi tetap saja ia tidak menemukan suaminya itu..
Dita kembali ke kamar nya, mengambil ponsel nya yg dari tadi ia charger..
__ADS_1
"ah! aku lupa..aku kan tidak mempunyai No ponsel Mas Ezra"
Dengan perasaan yg masih khawatir, Dita memutuskan untuk menunggu Ezra sampai ia kembali ke rumah..
"mungkin dia punya kepentingan"
*flasback off*
❣️❣️❣️
-Dita povv-
Aku masih menunggu kehadiran Mas Ezra dengan perasaan khawatir bercampur rasa takut..tak sedetik pun aku mengalihkan pandangan ku dari jam dan juga pintu itu..
"Mas kamu dimana?..aku takut terjadi sesuatu sama kamu.."
aku bermonolong sendiri..aku selalu menekan kan kepada hati dan fikiran ku bahwa pasti Mas Ezra akan baik² saja..
dari pukul jam 12 malam sampai sekarang sudah hampir pukul jam 5 pagi! tapi aku tidak mendapati kehadiran nya dari balik pintu tersebut..
Mata ku pun sudah lelah, tanpa sadar aku memejamkan mata ku, Namun belum sepenuh nya terpejam tiba² ketukan pintu membuat ku langsung berdiri dan membuka nya, berharap Mas Ezra ada di balik pintu itu..
cklek**
deg**
__ADS_1
pemandangan ini sama saat waktu itu, dimana Mas Ezra pulang dalam keadaan mabuk yg dipapah oleh pak Tio...sekarang kejadian itu terulang lagi..
"pak..masuk.."
seperti yg kemarin pula, kami membawa Mas Ezra ke sofa..
"Pak..Mas Ezra kenapa seperti ini?"
"nak Dita maafkan bapak yg tidak tau kalau Tuan Ezra tidak berada di rumah.."
"bapak tidak tau Mas Ezra pergi?"
"tidak Dita..bapak tidak tau..tadi pagi bapak pergi sebentar.."
"Dita mengerti pak.."
"kalau begitu bapak permisi.."
"iya pak terimakasih"
Pak Tio sudah pergi, tinggal lah aku dan Mas Ezra..ku pandangi ia dengan wajah sedih ku, melihat nya seperti ini membuat ku sangat sakit. apa mas Ezra menderita selama bersama ku? karena kesalahfahaman yg di buat Nesya waktu itu mengakibatkan kami terikat dalam pernikahan yg tidak Ezra ingin kan..apakah jika bersama Ella, Mas Ezra tidak akan seperti ini dan justruh sebaiknya? apakah jika aku pergi sekarang Mas Ezra akan terbebas dari penderitaan nya? aku sudah tidak sanggup melihat orang yg ku cintai sekarang menjadi seperti ini? apa aku batalkan saja perjanjian kontrak itu? apa aku membebaskan Mas Ezra dan pergi dari kehiduapan nya? berbagai macam pertanyaan yg ku fikirkan saat ini..aku tau mungkin aku lah penyebab semua kejadian ini dari dulu...
"maafin aku Mas..."
Next>>>
__ADS_1