
"emm..Mas.." Dita berusaha berbicara, Namun Ezra tidak membiarkan nya, ia masih setia memanjakan penyatuan bibir itu..
Dita hanya membiarkan nya tanpa membalas ciuman tersebut.. namun bukan Ezra nama nya jika membiarkan Dita hanya diam saja, dengan sengaja ia mengigit bibir bawah Dita, agar memberinya akses lebih dalam lagi..
Dan benar saja saat Ezra mengigit bibir itu, spontan saja Dita langsung membuka mulutnya, kesempatan itu tidak di sia²kan oleh Ezra dengan cepat ia langsung mendalam ciuman nya, membawa lidah Dita menari dengan nya..
sampai beberapa menit kemudian ciuman itu bisa bertahan, sesungguh nya Ezra tidak ingin melepas pangutan itu akan tetapi karena Dita terus memukulinya..alhasil ia pasrah melepaskan pangutan tersebut. Namun tidak berhenti sampai situ saja ia malah menyesap leher jenjang Dita itu yg terlihat sangat menggoda..
Di kecup, di hisap dan serta di jilat nya leher Dita itu yg malah membuat sensasi aneh untuk Dita tersendiri...sedangkan Ezra masih setia melakukan aksinya di berbagai tempat di leher Dita, dan meninggalkan bekas berwarna merah agak keunguan di lehernya...
"Mas..aku..." ucap Dita tertahan karena ia merasa kan sensasi yg tidak menentu..
seolah tuli Ezra tidak mendengar panggilan Dita tapi ia malah membuka 2 kancing di baju Dita...sehingga membuat Dita refleks mendorong nya..dan berhasil!!!
"kenapa?" tanya Ezra dengan tatapan tajam nya..
"ini..sudah sore mas..apa kah tidak jadi jalan² nya?"
Ezra mengusap wajahnya lalu turun dari ranjang..
__ADS_1
"huh..bersiap lah" ucap Ezra meninggalkan Dita di kamar nya..
***
selepas kepergian Ezra, Dita merasa lega karena bisa terlepas dari suaminya itu..ia memikirkan kejadian tadi..
kejadian dimana Ezra berani mencium nya bahkan juga lehernya, refleks Dita menyentuh bibirnya dan juga leher nya..sejenak ia tersenyum kecil...membayangkan yg akan terjadi jika ia tidak menghentikan aksi suaminya itu..
tidak mau berlama lagi Dita langsung pergi menyegarkan dirinya, dilihat nya pantulan dirinya di cermin banyak tanda di lehernya..
melihat itu Dita menjadi malu sekaligus menyukainya..
setelah menyegarkan dirinya ia pergi ke walk in closet..disana ia membuka kopernya..untungnya dia punya baju neck turtle, entah kenapa ia merasa harus bawa baju seperti itu..tapi pada akhirnya ini berguna juga..
***
Ezra sudah bersiap di kamar nya, ia tidak henti nya mengutuk dirinya sendiri..karena bisa² nya dia tidak terkendali..
"astaga Ezra!! apa lo gila!! bisa² nya lo melakukan hal yg melakukan seperti tadi?!!" ucap Ezra menatap dirinya di cermin
__ADS_1
sejenak ia berhenti berbicara dan dalam hitungan detik tiba² kejadian tadi langsung terlintas di kepalanya..padahal ia baru saja menutup matanya sebentar..
"ahhh!!! gua pasti udh gila!!"
tak mau buang2 waktu lagi, Ezra langsung bergegas kebawah menemui Dita..
Dilihat nya Dita dengan penampilan yg sedikit unik, kenapa di pantai ia memakai baju neck turtle? apakah tidak akan panas??
"Ehem..kenapa..malah pakai baju seperti itu?" tanya Ezra..
"anu..Mas..banyak...." Ezra langsung mencela nya, karena ia tau apa yg akan di katakan Dita.
"sudahlah..lupakan kejadian tadi..aku tidak berniat melakukan nya"
mendengar itu Dita menjadi sedih, namun ia tidak mau merusak suasana di sore hari ini..
"ia Mas..aku mengerti" ucap Dita dengan senyuman, Ezra yg melihat itu agak sedikit kesal..kenapa Dita tidak marah??
Next>>>
__ADS_1