
Ezra dan Dita saling pandang lalu tertawa renyah melihat kelakuan mertua nya namun tawa itu terhenti karena Dira kembali menangis dengan cepat Dita membuka kancing baju nya dan memberi nya Asi..
saat asik² nya menyedot Asi, Dira di ganggu oleh ayah nya dengan mengelus pipinya dengan sedikit cubitan kecil..
Plak***
"awshh" rintih Ezra karena tiba² ia mendapat serangan dari Istrinya itu..
"Dira lagi nyusu Mas! jangan di cubitin!"
"sayang, Mas juga gk nyubit keras loh cuma gemes aja..ya kali Mas nyubit anak Mas sendiri udah gila kali saya"
Dita tidak menyahuti perkataan Suaminya ia lebih fokus kepada Dira yg sedang meminum Asinya..
"gembul yah"
lamunan Dita seketika buyar karena ucapan dari sang Suami..
"apanya yg gembul Mas?"
"Su----"
"Su?"
"itu mmm pipi nya Dira sayang, kalau dia lagi minum Asi tuh pipinya gembul banget nambah gemes deh" elak Ezra dan hanya di jawab singkat oleh Dita..
****
Setelah memberi Asi nya kepada Dira, kini pintu kembali di ketuk dan muncul lah sosok yg Dita tunggu..
"Bibi!"
ucap Dita begitu melihat mertua nya masuk dengan bibinya..
Santi mendekat kearah Dita, ia mencium kening nya dalam..
"Assalamualaikum nduk kamu sehat?"
"waalaikumsalam bi..Dita sehat kok" jawab Dita menyalimi punggung tangan bibinya..
__ADS_1
Dita yg asik dengan bibinya dan mertua nya sedang asik dengan Dira kini Ezra tengah berbicara dengan Asisten nya Bayu di luar meninggalkan keluarga nya di dalam..
"selamat tuan sekarang anda sudah resmi menjadi orangtua"
"haha terimakasih Bayu, selamat juga kau sudah resmi menjadi Om"
"sama² tuan, haha akhirnya saya punya keponakan..ouh ya tuan ponakan saya jagoan atau seorang putri?"
"kau mendapatkan ponakan seorang putri"
"wah benarkah? saya boleh masuk?"
"etss nanti saja, di dalam ruangan tidak boleh banyak orang apalagi ada kedua orang tua saya,.pastinya mereka lagi ngusik Dira yg lagi tidur"
"Dira? siapa tuan?"
"ahh saya lupa, nama putri kecil ku Adira Allezra di panggil Dira"
"wah tuan kenapa memakai nama anda di belakang nya?"
"haha bukan belakang nya saja tapi depan nya juga Dira itu singkatan dari nama ku dan juga Dita, dan All itu artinya semua, dan Ezra nama ayah nya.."
"jadi Allezra maksudnya apa tuan?"
Bayu hanya mengganguk walaupun ia masih belum mengerti maksud dari nama Allezra..
****
kembali ke ruangan Dita, kini Santi, Nesya dan juga Hendra saling gantian menggendong Dira hingga tiba² terhenti karena Ezra datang bersama Bayu..
"ehem..anak Ezra butuh istirahat mah" ucap Ezra karena sedari tadi melihat mereka bergantian menggendong Dira dari balik kaca depan pintu..
"hehe uhh ya sudah jadi ayah..siaga bener kayanya nih.." goda Hendra...
meninggalkan Ezra dengan yg lain kini Bayu menghampiri Dita yg duduk bersandar di ranjang..
"selamat yah Dita kamu sudah menjadi ibu.."
"hehe terimakasih kak, kak Bayu kapan nyusul?"
__ADS_1
"haha aku mah nanti Ta, kamu tau sendiri kan suami kamu" ucap Bayu memelankan suara nya agar tidak terdengar Ezra..
"haha pasti karena syarat jadi Asisten yah yg menjadi penghalang"
"haha bener tapi bukan itu aja"
"haha jangan bilang belum ada calon kak?"
"hehe salah..calon mah udah ada cuma belum ketemu aku aja hahaha"
"sama aja lah kak Bayu kak Bayu"
"ehem" Ezra berdehem keras melihat Bayu yg sedang tertawa dengan Dita..
"mau lihat ponakan gk?" tanya Ezra..
"eh iya mau tuan"
Bayu bangkit dan mendekati Nesya yg masih menggendong Dira..
"halo om Bayu, aku anak nya daddy Ezra nama aku Dira.."ucap Nesya menirukan suara anak kecil..
"halo Dira, ini om Bayu hehe kamu cantik yah tapi kok..."
"tapi kenapa Yu?" tanya mereka bertiga serempak..
Bayu menengok kebelakang melihat Ezra yg tengah tersenyum lebar..
"pantesan saja Tuan memberi namanya Allezra, semua wajah Dira mirip banget sama Tuan!!" batin Bayu..
"Bayu..tapi apa?" tanya mereka lagi..
"anu..wajah nya mirip banget sama Tuan Ezra"
"haha benarkan? saya sebagai mamah nya kaget loh ini namanya Ezra versi cwek kan Yu" ucap Nesya..
"iya Nya"
"ouh iya kamu belum gendong..nih gendong nih" ucap Nesya tapi Bayu menolak nya
__ADS_1
"tidak Nya, saya takut...nanti aja deh, saya keluar sebentar
"haha Bayu Bayu..."