
"apa!"
"mah emng harus banget yah besok?"
"iya! dan itu mutlak..karna mamah sudah menerima permintaan kamu jadi sebaiknya kamu menerima permintaan mamah"
"ah! terserah.." Ezra pergi dengan menahan amarah, dia tidak habis fikir dengan mamah nya kenapa ingin sekali menikah kan dirinya dengan Dita..
***
di kamar Ezra langsung saja mengganti pakaian nya, dan merebahkan dirinya di ranjang..ia masih memikirkan bagaimana tentang mamah nya..
"apa sih yg mamah liat dari dia sampai² ingin segera menikah kan nya segera?" Ezra berbicara kepada dirinya sendiri..
"huh!! gua harus bagaimana?! gimana dengan Ella?!, yah kali gua akan bertahan dengan pembantu itu berdua di rumah gua nanti!"
"apa gua harus bikin perjanjian sama dia? iya sepertinya itu bagus! gua akan kasih dia perjanjian dan secara perlahan gua akan menyiksa nya di rumah..liat aja lo pembantu..lo belum tau sifat gua sebenar nya, gua akan buat lo sampai mohon² agar minta di cerai kan" batin Erza dengan senyum devil nya lalu setelah itu ia terlelap karna besok ia harus menjalankan perintah mamah nya..
***
hari ini adalah hari pernikahan yg sesungguhnya atau bisa disebut sesungguhnya bagi Dita saja tapi tidak bagi Ezra, pernikahan yg Dita impikan memang menjadi nyata namun pernikahan ini tdk berdasarkan cinta namun karena keterpaksaan..
"bisa kita mulai...." kata pak penghulu
"iya pak silahkan.." ucap pak Hendra..
__ADS_1
"sayang kamu siap kan" tanya Nesya kepada Ezra
"iya mah" jawab Ezra tanpa ekspresi
"Ezra Adi Saputra saya nikah kan engkau dan kawin kan engkau dengan Anindita binti alm. chandra wijaya dengan mas kawin berupa cincin emas seberat 5 gram dibayar tunai!"
"saya terima nikah dan kawin nya Anindita binti Alm. Chandra Wijaya dengan mas kawin tersebut di bayar tunai!" ucap Ezra dengan lancar nya..
"gimana para saksi.."
"sah.."
"sah.."
"sah.."
Dita yg mendengar itu meneteskan airmata nya karna ia mulai detik ini juga sudah menjadi istri dari seorang Ezra Adi Saputra..entah apa yg akan Dita alami nanti nya..
kemudian mereka di suruh menyematkan cincin di jari masing² setelah itu Dita menyalami tangan Ezra yg sudah sah menjadi suaminya, dan Ezra mau tidak mau harus mencium kening Dita lalu menyalami kedua orangtua nya.
***
Setelah acara itu berlalu kini Dita dan Ezra pamit dari rumah yg selama ini mengisi hari² Dita..
"Ezra pamit yah mah" ucap Ezra lalu menaiki mobil nya, tapi belum sampai ia naik mobil mamah nya sudah berteriak..
__ADS_1
"Ezra!"
"kenapa mah?"
"kamu ini sudah menjadi suami Dita..bawakan koper Dita ini"
"huh..iya..iya"
Ezra dengan terpaksa membawa koper Dita dan meletakan nya bagasi, lalu ia segera menaiki mobil nya..sedangkan Dita dia diam saja..
"Dita..kamu pergi lah bersama suami mu"
"Dita takut nya.."
"etss bukan nyonya tapi mamah.."
"iya mah.."
"kamu jangan takut Dita..dia anak mamah, jadi mamah tau sifat dia bagaimana? tapi kalau dia menyakiti kamu..kamu harus segera kabari mamah"
"tapi Dita..ngk punya Hp"
"besok mamah kirim kan anggap saja sebagai hadiah pernikahan, sekarang pergi lah..suami mu pasti menunggu mu"
"iya mah..Dita pamit dulu..Asslamualaikum"
__ADS_1
"waalaikum salam"