
Mereka sampai dirumah pukul jam 8 malam, begitu sampai dirumah Dira sudah terlelap mungkin karena dia lah yg paling semangat dengan acara tadi..
kini tinggal lah sepasang suami istri yg sudah berada di kamar nya...
"Mas kamu bersihin badan kamu dulu gih, aku mau liat Dira sebentar" ucap Dita hendak melangkah pergi tapi langsung di tarik Ezra kedalam pelukan nya...
"jadi ini alasan nya kalian mendiamkan aku?"
ucap Ezra masih memeluk Dita dari belakang menenggelamkan wajah nya dicuruk leher Dita..
"hehe iya Mas..maafkan istri mu ini yah" ucap Dita berbalik menghadap sang suami lalu tersenyum hangat..
Ezra membalas senyuman itu, sebenarnya diamkan oleh sang istri sama putrinya tanpa alasan membuat Ezra kesal tapi semua itu tidak penting lagi karena sekarang ia mengetahui alasan mereka mendiamkan nya..
tanpa menunggu lagi Ezra langsung menyambar bibir sang Istri yg telah berani mendiamkan nya...
selang beberapa menit ciuman itu di hentikan, Ezra menangkup wajah Dita lalu mencium kening nya dengan sayang..
"terimakasih..."
****
Keesokan harinya diruang keluarga, setelah selesai sarapan kini mereka bertiga siap untuk menbuka kado yg di berikan oleh kerabat kemarin..
"Pah, yg ini besar pah..buka yg ini dulu yah" ucao Dira menunjuk kado berwarna merah dengan berukuran besar..
tak mau putrinya menunggu lama, Ezra segera mengambil kado itu tertera nama sang pengirim..
"dari siapa Mas?"
"Romi"
"wah dari Om Romi!! Om Romi memang kaya yah pah, ngasih kado nya besar banget..kalau Dira ulang tahun Dira bakal minta yg besar juga deh"
"haha kamu minta aja sama Om Romi, kalau Om Romi nolak kamu bilang aja sama papah oke sweetie"
"Mas!!!"
"hehe becanda sayang, oke kita buka hadiah nya.."
__ADS_1
Ezra membuka hadiah nya berharap lebih apa yg ia dapatkan tapi di luar ekspektasi yg ia dapat kan sebuah sprei bersama dengan bedcover...
"Pah itu apa hadiah nya?"
"hmmm sayang, nih buat kamu aja" ucap Ezra dengan ekspresi jengkel nya lalu menyerahkan hadiah dari Romi ke Dita, sedangkan Dita dibuat terkekeh oleh raut wajah suaminya
"papah!! itu apa!"
"itu selimut bedcover "
"ouh Dira kira itu mainan besar pah"
"ouh iya ngomong² papah mau buka hadiah Dira dulu deh..."
"hehe sini pah Dira aja yg buka"
Dira mengambil sebuah buku gambar yg ia persiapkan sebagai hadiah untuk Ezra..
Dira membuka buku tersebut, di halaman pertama terlihat sebuah gambar orang tapi gambar nya seperti lidi..
(tau sendiri anak kecil kalau gambar bagaimana guys..bayangin aja yah :), tapi bakal author deskripsi kan agar kalian paham...author povv)
"nih biar Dira jelasin yah pah" ucap Dira dan Ezra hanya mengganguk paham...
"jadi yg rambut nya pendek papah, yg gambar rambut nya mamah..dan ini yg pakai tas sekolah Dira pah" ucap Dira menunjuk hasil gambaran pertamanya .
"ini pass Dira mau berangkat sekolah papah selalu janji bakal jemput Dira tapi nyatanya...." ucap Dira di gantung karena ia membuka lembaran berikut nya yg menggambarkan dirinya sendiri...
"nyatanya papah gk jemput Dira, Dira nunggu lama di sekolah sampai Om Ian datang" Lanjutnya sambil menunjuk di sebelah gambar nya..
"ini Om Ian pah, Dira kadang kesel sama Om Ian karena bosen yg jemput Dira Om Ian mulu..tapi...." Dira kembali membuka lembaran berikutnya yg menggambarkan dirinya tengah memakan Ice cream..
"walaupun Dira bosen sama Om ian tapi Dira puas setiap hari bisa beli ice cream..."
"dan ini waktu Dira gk ngomong seharian sama papah, karena Dira kesel banget sih sama papah" tujuk Dira ke gambar dirinya tapi mulut nya ia gambar kan X lalu kembali membuka lembaran berikutnya...
"ini saat Dira di kamar lagi main boneka, papah masih inget gk, setelah Dira gak bicara sama papah sama sekali malam harinya papah ke kamar Dira..inget kan pah?"
"iya sayang papah inget" ucap Ezra mangut mangut..
__ADS_1
"sebenarnya Dira belum tidur pah, saat Dira lagi asik main boneka..Dira denger suara papah di luar kamar jadi Dira pura² tidur deh..."
"Dira kira papah cuma mau ngecek Dira udah tidur apa belum? sama seperti mamah yg selalu mengecek Dira...tapi Dira salah.."
Dira membuka lembaran terakhir dari gambar nya yg menunjukan mereka tengah tidur bersama..
"Malam itu Papah tidur sama Dira kan, papah banyak bilang minta maaf ke Dira tapi Dira diem aja, soalnya kalau Dira jawab nanti Dira ketahuan Pura² tidur hehehe..."
"terus mamah dateng ngeliat papah lagi meluk² Dira yg lagi pura² tidur dan terus mamah juga ikut tidur sama kita..udah deh tamat" ucap Dira menutup buku gambar miliknya..
"hehe gambar nya bagus dan cerita nya juga em...sangat² bagus sayang" ucap Ezra padahal di dalam cerita itu Dira seperti mengingatkan fakta tentang dirinya yg selalu tidak menepati janji nya..
"eh ada yg lebih penting pah..."
"hmm ada?"
"papah tutup mata dulu deh"
"oke"
Ezra mulai menutup matanya, Dira kemudian menaruh buku gambar nya lalu memeluk Ezra erat...
"hiks papah..." mendengar isak tangis putrinya membuat Ezra membuka matanya dan melepaskan pelukan itu lalu menatap wajah putrinya yg sudah menangis..
"hey hey sayang kenapa menangis?"
"hiks malam itu..malam itu saat kita tidur bersama, Papah tiba² bangun dan pergi.. Dira jadinya ikutin papah ke ruang kerja, Hiks Dira lihat papah baca kertas yg banyak di meja terus papah dapat telfon, Di..Dira gk tau papah dapet telfon dari siapa tapi papah terus minta maaf di telfon..jadi selama ini papah gk bisa jemput Dira karena papah kerja terus tapi Dira malah kesal dan gak mau bicara sama papah..hiks Dira minta maaf pah...Dira gk mau gitu lagi, hiks..Dira sayang banget sama papah.."
jelas Dira langsung kembali memeluk Ezra begitupun Ezra yg sudah meneteskan airmata karena ucapan putri kecilnya itu..
"sttt sttt princess nya papah jangan nangis dong hmm" ucap Ezra melepaskan pelukan nya dan menghapus jejak airmata putrinya..
"hiks Dira minta maaf pah"
"stt udah udah gk ada yg perlu di maafin, karena kamu gk salah sayang..hmm udah sini² peluk papah lagi"
Dira yg menyaksikan itu terharu, Ezra menyuruh Dita untuk ikut kedalam dekapan itu lewat intruksi matanya, lalu mereka bertiga berpelukan sambil menangis haru karena perkataan putri kecil mereka...
"terimakasih sudah memberiku putri yg sangat manis sayang" ucap Ezra mencium kening Dita dan kembali mendekap sang putri...
__ADS_1
TAMAT!!