Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
AADD( Ada Apa Dengan Dira?)


__ADS_3

"Apa yg kau katakan? apa yg ingin kau ambil dari ku?" tanya Ezra seolah mengerti apa yg sebenarnya yg di inginkan ian..


"kenapa kau marah? aku hanya bertanya apakah boleh mengambil itu? " tunjuk Ian ke arah biskuit yg memang dibawa Dita bersamaan dengan minuman yg ia buat..


"kau!! huh..sudah lah, tidak perlu berbahasa formal kepada ku,.umur kita hanya beda setahun!"


"oke..." jawab Ian simpel lalu mengambil cemilan nya..


taklama kemudian Dita dateng diantara mereka, ia duduk di samping suaminya dan dengan cepat Ezra merangkul pinggang nya dan mengecup bibirnya sekilas..


"Mas!"


"hehe..." Ezra hanya menjawab dengan terkekeh kecil..


"Aa....kesini ada perlu apa? pak Tio baik² aja kan?" tanya Dita membawa nama Tio kedalam perbincangan mereka, karena sekarang pak Tio sudah tidak bekerja lagi di rumah Ezra..


"ayah? ayah Aa baik Neng.."


"ehem!! bisa gk panggilan nya diubah?" tanya Ezra tak terima dengan panggilan yg sedari dulu mereka sering lontarkan..


"Gak bisa, karena itu panggilan kesukaan kami" jawab Ian langsung..


saat hendak menjawab Ian, tiba² terdengar suara anak kecil menangis dari lantai 3, siapa lagi kalau bukan Dira pelaku nya.

__ADS_1


"Mas tinggal bentar mau lihat Dira, kamu sama Ian harus jaga jarak..tuh liat ada cctv dan ada mata Elang yg selalu mengawas.." ucap Ezra kepada Dita lalu beranjak pergi ke kamar putrinya..


****


kini tinggal lah berdua di ruang tengah, keadaan tiba² menjadi canggung..


"Neng?"


"eh iya Aa?"


"kamu masih inget ngk Aa pernah bilang apa sebelum Aa keluar dari rumah ini?"


Dita memutar otaknya dan berfikir keras setalah itu ia mengganguk kan kepala nya..


"jadi jawaban Neng apa?"


Ian menghela nafasnya sejenak lalu menatap manik Dita yg membuat Dita mengalihkan arah pandang nya..


"Iya, aku udah liat, Neng sekarang bahagia apalagi udah punya anak yg cantik..tapi tetep Aa mau denger dari mulut kamu Neng, setidaknya penantian Aa selama ini akan terjawab.."


Dita memberanikan diri menatap Ian lalu mulai membuka suaranya..


"huh..Aa maaf dari dulu aku gk pernah ada rasa sama Aa, sejak dulu hingga sekarang yg aku cintai cuma Mas Ezra yg gk lain suami aku sendiri..aku gk pernah menaruh nama Aa di hati aku walau sekecil apapun karena hati aku sepenuh nya untuk Mas Ezra jadi Neng minta maaf Aa"

__ADS_1


"terimakasih sudah memberikan jawaban yg memang sebenarnya Aa udah tau, tapi mendengar nya langsung dari kamu Aa merasa lega banget..semoga keluarga kecil kalian bahagia yg Neng.."


"Amin...Aa"


tiba² terdengar suara tangisan Dira lagi yg sangat kencang..


"sayang, Dira nya gk mau berhenti nangis nih.." teriak Ezra yg masih bisa ditangkap indra pendengaran Ian dan juga Dita..


buru² Dita hendak menyusul naik ke atas tapi Ian menghentikan nya..


"boleh aku ikut?"


"silahkan Aa"


****


sampainya di kamar Dita dan juga Ian disambut dengan suara tangisan Dira sedangkan Ezra menatap tajam ke arah Ian yg datang bersama istrinya..


diambil nya Dira kedalam pelukan nya sambil di ayun² agar ia diam tapi tetap saja masih menangis..


"coba aku aja yg gendong Ta"


ucap Ian memanggil nama belakang Dita..

__ADS_1


karena Dira tidak juga diam, jadi Dita menyerahkan nya kepada Ian dan ajaib nya ia langsung diam..


Ezra dan Dita saling pandang, karena putri mereka baru kali ini diam jika di gendong oleh orang lain,.bahkan dengan Nesya dan Santi saja Dira susah untuk diam, lalu kenapa dengan Ian langsung diam..


__ADS_2