Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Benar2 pergi


__ADS_3

Setelah mendapat perintah dari sang suami, Dita langsung pergi ke kamar nya..ia mengambil semua pakaian nya yg masih berada di lemari lalu memasukan nya ke dalam tas yg ia pakai saat mencoba kabur dari kampung..


setelah semua sudah di kemas..dengan berat hati Dita melangkah kan kaki nya keluar kamar..


baru beberapa langkah Dita terhenti karena di hadapan nya ada Ezra, ia sedang menatap nya dengan tatapan yg sulit diartikan kemudian ia menyerahkan amplop berwarna coklat kepada Dita..


"ini apa Mas?"


"gaji kamu"


Dita tidak lagi menjawabnya, ia lalu mengambil amplop itu..


"surat cerai nya akan saya kirim kan nanti"


Dita masih tidak menjawabnya, karena jika ia membuka mulutnya bukan suara yg akan terdengar melainkan isakan tangis nya yg memang sudah sedari tadi di tahan nya..


"ya tuhan, jika takdir ku memang seperti ini aku ikhlas menerima nya dengan lapang dada"


Dita terus melangkah sampai ia sekarang berada di pembatas pintu..ia menghentikan langkah nya sejenak disana, mengatur nafas nya lalu memejamkan matanya kala mengingat semua kenangan di rumah ini..dan akhirnya setetes air mata itu keluar tanpa permisi..


sambil mengigit bibirnya, Dita kembali melangkah kakinya keluar..


***

__ADS_1


sekarang Dita sudah berada di luar rumah, sebelum ia benar² pergi, terlebih dahulu ia pamit kepada pak Tio...


"pak..Dita pamit yah"


"mau kemana Dita?"


"ag...aku mau pulang kampung pak..kangen sama bibi lagian juga aku udh lama gk pulang hehe"


"ouh tapi kenapa gak di anter sama tuan Ezra?"


"mm..Mas Ezra besok ada rapat penting di kantor, kalau nganterin aku ke kampung pasti butuh waktu lama nanti bakalan capek.."


"yaudh..hati² nak Dita, salam buat bibi kamu"


"waallaikumsalam"


Dita tidak mengetahui jika dari tadi ada yg memperhatikan nya tidak lain suaminya sendiri yaitu Ezra, setelah melihat Dita sudah berada di luar pagar rumah nya, Ezra langsung menutup tirai jendela kamar nya...


***


EZRA POVV


Dia?! Dia beneran pergi?! ah seterah! gua gak perduli! paling juga nanti dia bakak datang lagi kalau uang nya habis! dasar wanita licik!!

__ADS_1


malam harinya gua memutuskan pergi dari rumah juga..buat apa juga gua tinggal di rumah besar ini sendiri! ini rumah gua beli khusus untuk keluarga kecil gua nanti..tapi istri gua malah selingkuh dengan musuh besar gua, dari situ gua udh menceraikan nya...dan yang satu lagi! entah kenapa waktu dia bilang cinta ada rasa sedikit senang namun gua tepiskan dengan kejadian dimana dia pernah jebak gua! sialan! kenapa gua bisa seperti ini sih!!


"pak..jaga rumah, saya akan kembali ke apart"


"baik tuan"


di perjalanan gua jadi gak fokus, entah karena apa gua bisa begini..gak mungkin karena dia kan?! dan tiba² gua kefikiran kalau dia bakal pergi ke rumah nya pak Tio siapa lagi kalau bukan ketemu sama ian! mendadak memikirkan itu gua langsung berhentiin mobil gua..


"argh!! seterah lah dia mau kemana gua gak perduli!" fikiran gua berkata begitu namun hati gua berkata lain


"tapi kalau benar? mereka bakalan nikah atau apa?!"


"ah gak perduli bukan urusan gua mau nikah apa ngk?!"


"tapi kalau gitu dia bakal jadi ibu dari anak² nya Ian? engk! engk boleh!"


"ah!! apasih gua kok mikir yg gak maksud akal!"


"tapi kan sih ian cinta sama Dita!! ah pokoknya gak boleh!!!"


itu lah hasil perdebatan akal gua dengan hati,..memang gak selaras..


gua menjalankan mobil ke apart tapi tetap aja fikiran itu tidak hilang juga

__ADS_1


__ADS_2