Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Gagal!


__ADS_3

"jangan apa?"


ucap Ezra masih dengan mengecup dada Dita yg masih di halangi dengan dress nya, Dita menjadi kesal lalu ia mengangkat wajah Ezra hingga berhadapan dengan nya..


"jangan begitu, aneh rasanya.."


"haha bukan nya sudah pernah?"


"kapan?"


"masa engk inget? itu saat kamu ke kamar Mas loh..kita di adilin sama mama papa, kata kamu pas di tanya papa kita ngelakuin ITU ngk? kamu jawab iya"


ucap Ezra dusta, padahal ia sudah mengetahui semuanya


"itu..itu..."


ucap Dita terhenti karena sebuah benda kenyal telah berada tepat di bibirnya apalagi kalau bukan Ezra yg melakukan nya, ia hanya mengecup sekilas lalu menatap Dita dengan tatapan yg sulit di artikan bagi nya..


"sayang.."


"hm?"


"Dira.."


"Dira siapa Mas?"


"anak hehe"


"Mas punya anak?"


"Belum lah, tapi mau punya lebih tepatnya, jadi.."


"jadi?"


"Mas mau punya anak dari kamu!"


"hah!!"


"hehe mau yah,.Mas udah puasa lama..hmm"


ucap Ezra lalu menenggelamkan wajah nya di curuk leher Dita, sesekali ia mengecup,bahkan juga menjilatnya membuat Dita merasakan sensasi yg tidak biasa..

__ADS_1


"egh..Mas.." ucap Dita dengan berat nya


"Mas mau kamu sayang.."


Ezra langsung menatap kedua manik mata Dita hingga mampu membuat Dita terhipnotis dan ia langsung menggangukan kepala nya..


Ezra yg merasa mendapat lampu hijau buru² segera melakukan kegiatan yg iya iya tapi ditahan oleh Dita,


"kenapa?"


"jangan disini Mas,.ini masih di jalan..dirumah aja yah"


"huft..."


Ezra menghela nafasnya kasar, ia jadi lupa tempat karena Dita yg tiba² memberinya lampu hijau, tanpa berkata lagi dia meletakan Dita ke tempat semula lalu kembali menjalankan Mobil nya..


...🍁...


Dita menatap bangunan yg lumayan tinggi itu, ia merasa heran mengapa Ezra membawa nya ketempat ini? bukankah ia bilang pulang saja?


"Mas kita ngapain disini?"


"gaktau"


"buat anak"


"hah?!"


"stt diem aja"


"Mas tapi kenapa kesini? gk pulang aja"


"engk, di rumah ada bibi kamu..takut nya kita menganggu beliau tidur"


"hah? engk aku Mau pulang!"


"kok pulang sih? kita kan mau..."


"pulang! bibi aku di sana sendirian!"


"tapi kan ada pak Tio sayang, ayolah..."

__ADS_1


"engk! aku mau pulang..kalau gk aku gk mau tidur sama Mas lagi!"


"kamu merintah Mas?"


"iya! kenapa Mas gak suka?"


"bukan gi----"


"kalau gk suka aku Mau sama Kak Romi aja"


"eh bukan gi-----"


"gak boleh juga? yaudah aku sama Aa ian!"


"DITA!"


Ucap Ezra dengan nada yg keras hingga membuat Dita langsung mendudukan kepalanya..Ezra pun sadar dengan apa yg ia lakukan..ia segera mengangkat kepala Dita agar berhadapan dengan, namun saat sudah berhadapan ia dapat melihat mata Dita sudah penuh dengan airmata..


"Maaf..bukan maksud Mas ngebentak kamu..Mas cuma gak suka apa yg udah jadi milik Mas tapi malah nyebut pria lain"


"hiks..maaf Mas, aku juga salah..tapi Mas aku takut kenapa² dengan bibi..kita pulang yah.."


"iya iya kita pulang yah sayang, udah jangan nangis lagi..Mas minta maaf yah"


ucap Ezra dengan lembut sambil menghapus airmata yg menumpuk di sudut matanya..


"iya.."


dengan berat hati Ezra kembali mengendarai mobilnya menuju kerumah mereka..


"gagal deh buat anak gua yg ucul"


gumam Ezra sambil terus fokus ke jalanan..


"Mas mengatakan sesuatu?"


"engk.."


"Aku kira Mas lagi bicara.."


Tidak ada balasan dari Ezra membuat Dita merasa kantuk dan ia pun perlahan memejamkan matanya..

__ADS_1


__ADS_2