
pukul jam 1 dini hari akhirnya perjalanan yg panjang itu terbayar sudah..mereka sudah sampai di rumah yg dulu di tempatkan Dita dam juga Ezra paska menikah..
Ezra melirik ke samping dimana Dita sedang tertidur..ia juga melihat ke belakang dan bibi nya pun sedang tidur..karena merasa posisi tidur bibi Dita tidak nyaman membuat Ezra mau tidak mau harus membangunkan nya..
"bi..bangun bi kita udah sampai.."
ucap Ezra membangunkan bibi Dita,..
"kita udah sampai Zra?"
"iya bi..Dita..hey bangun kita udah sampai"
jawab Ezra kepada bibi Dita, lalu ia juga segera membangunkan Dita, namun tak kunjung bangun..
"dia memang seperti itu Zra kalau sedang tidur..dia susah buat bangun"
"eh..yaudah bibi..Ezra antar bibi ke kamar yah.."
Ezra keluar dari mobil membiarkan Dita tidur, kemudian Ezra membawa tas bibinya lalu mempersilahkan beliau masuk ke rumah nya,..
"pak Tio..saya titip Dita sebentar.."
"siap tuan"
begitu masuk ke dalam rumah yg cukup besar itu membuat bibi Dita menatap kagum dan tak percaya..
"ini rumah kamu Zra?"
"iya bi.."
"besar banget..memangnya orangtua mu tidak tinggal disini.."
"ini rumah pribadi saya bi..ini saya siapkan kelak saat saya punya keluarga kecil.."
"ouh gitu"
__ADS_1
Ezra membawa beliau di salah satu kamar yg berada di lantas 1 yaitu kamar tamu..
"bibi istirahat yah..saya mau bangunkan Dita dulu"
"iya Zra.."
setelah mengantar bibi Dita ke kamar tamu, Ezra kembali melangkahkan kaki nya keluar..
"Dita..bangun"
" ...."
"hey bangun! apa kamu ingin tidur di mobil"
"....."
"aish menyebalkan.."
Dengan pasrah Ezra mulai menggendong nya menuju ke rumah..
"pak tio, ini kunci mobil saya.. pindahin ke garasi..dan bantu saya menutup pintu rumah..karena saya akan menggendong Dita.."
Ezra menggendong Dita sampai ke kamarnya, ia merebahkan Dita di ranjang nya tak lupa ia menyelimutinya..setelah itu ia bergegas mandi..ia tidak tahan jika tidak mandi, sudah cukup kejadian tidak mandi waktu itu..
setelah menyegarkan diri, Ezra menuju ke walk in closet..ia memakai baju santai nya..lalu ia segera merebahkan dirinya di samping Dita tidak lupa ia menaruh guling di tengah² mereka..
Ezra mulai memejamkan matanya namun kantuk tidak juga datang, padahal ia sudah sangat lelah tapi kenapa matanya tidak bisa di ajak kerjasama..
Ezra menoleh ke samping dimana Dita tidur, ia jadi ingat kejadian tidur bersama dengan Dita yg beralas kan tikar..
di raihnya guling penghalang tadi lalu menjatuhkan nya ke lantai..perlahan tapi pasti Ezra mengeser badan nya hingga tidak ada jarak diantara mereka, kemudian Ezra melakukan hal yg sama sewaktu kemarin di kampung yaitu menyelipkan tangan nya di kepala Dita lalu tangan yg satunya memeluk pinggang Dita..
merasa ada yg kurang lantas Ezra dengan pelan² mengubah posisi tidur Dita yg semulanya terlentang menjadi berhadapan dengan nya..
Ezra menatap wajah Dita yg damai itu..ia melihat mata Dita yg sedang tertutup..
__ADS_1
"mata itu...mata yg selalu memandang ku dengan hangat" Lirih Ezra lalu tatapan nya berhenti di bibir Dita..
"dan bibir ini..selalu saja menuruti apa pun keinginan ku..tidak pernah bibir ini mengatakan 'tidak' jika aku mengatakan sesuatu.."
lirih Ezra lalu mengecup sekilas bibir Dita..
"rasanya manis..karena ini milik ku.."
Ezra sejak tadi beragumen sendiri lalu kemudian ia membelai pipi Dita..
"maaf..karena diriku kau mencintai pria yg berengsek ini...maaf karena aku dulu tidak bisa membalas cinta mu..maaf karena aku kau begitu terluka..maaf jika membuat mu selama ini tertekan..aku tidak tau apa yg terjadi pada diriku akhir² ini..kau tau aku selama ini mengawasi mu..sebenarnya aku bodoh..kenapa aku mau mengawasi mu, kau tau kenapa? karena ku fikir kau akan bersama ian..tapi ternyata kau bersama bibi mu..entah lah aku lega jika kau tak bersama nya.."
Ezra berucap dengan masih memandang wajah Dita yg tertidur lelap..kemudian melanjutkan perkataan nya..
"kau tau kenapa aku menjemput mu? aku..aku merindukan mu..aku merindukan semua tentang mu, aku rindu masakan mu, aku rindu suara mu, dan yg terpenting aku merindukan wajah mu..haha bodoh kan..memang ini terkesan bodoh, tapi itulah diriku..ouh iya tadi bibi juga bertanya kepada ku bahwa beliau meminta alasan kepada ku mengapa menjemput mu kembali? kau tau apa yg aku jawab? aku menjawabnya karena ini perintah mamah..haha padahal kenyataan nya tidak.."
"Aku bertahan untuk tidak merindukan mu, karena aku tidak ingin membuat mu terluka jika berada di dekat ku..tapi, aku kalah..karena rindu ku terlalu besar...sampai² setelah pekerjaan kantor ku selesai aku langsung menemui mu.. kau tau betapa bahagianya aku saat melihat wajah mu lagi? yah Dita..di dalam hati ku sangat senang namun aku tidak memperlihatkan nya padamu.."
Ezra menghentikan ucapan ny karena Dita mulai bergerak tapi kedua matanya masih setia terpejam..Ezra fikir Dita akan terbangun tapi salah..
"ku mohon jangan bangun dulu, karena jika kau bangun maka aku tidak bisa menyampaikan apa yg ingin aku sampaikan.."
melihat Dita kembali tidak bergerak lagi..Ezra melanjutkan perkataan nya..
"kau tau saat aku kepergok dirimu di pagi hari? sebenarnya aku tidur bersama mu sepanjang malam karena aku tidak bisa tidur..dan kau tau saat kita mandi di sumur? kenapa aku marah saat kau mencoba membuka baju mu? itu karena aku tidak suka apa yg hanya aku lihat dilihat yg lain..dan pftt hahaha ada satu moment dimana aku seperti anak kecil yg menurut kepada mu..ingat saat kau memaksa ku duduk di semen itu? awalnya memang aku tidak terima perlakuanmu..tapi melihat mata mu tiba² aku menjadi takut..dan akhirnya aku menurut..haha kalau di ingat lagi aku sangat bodoh, masa takut dengan tatapan mu.."
Ezra masih saja berbicara kepada Dita yg masih terlelap..Ezra mengatakan apa yg ingin ia katakan, karena ini kesempatan dia untuk sedikit cerewet..
"maaf kan aku membuat mu marah waktu aku membuang baju Alm ayah mu..maafkan aku lagi² aku membuat mu menangis tapi aku berjanji tidak akan membuat mu menangis lagi..dan yah ada rahasia yg ingin sekali aku katakan padamu..sebenar nya waktu di rumah sakit, saat kau berlari memeluk ku karena ingin berterimakasih..aku merasa kurang sesuatu..kau tau aku ingin apa? aku ingin mencium di detik itu juga! tapi aku sadar tempat nya tidak memungkinkan..dan saat kau menyuapi ku makanan..sebenarnya rasanya makanan itu biasa namun yg membuat nya lebih enak yaitu dirimu...kau menyuapi ku dengan tangan mu! itulah mengapa rasanya lebih enak.."
"eugh..." gumam Dita mencari posisi nyaman tidur nya..
"hmm..maaf yah menggangu tidur mu, karena diriku terus bicara tanpa henti..karena aku hanya bisa mengatakan ini saat kau tidur saja, kalau saat kau bangun..maka aku tidak berani mengatakan nya..."
Ezra diam sejenak lalu kemudian ia mencium seluruh wajah Dita,.mulai dari kening,mata, hidung, pipi dan juga bibirnya..
__ADS_1
"ku mohon beri aku waktu agar aku bisa tau apa yg aku rasakan...karena aku belum yakin dengan perasaan ku saat ini...baiklah sudah cukup bicara sepihaknya..sekarang aku akan tidur..selamat malam..."
"istri ku~"