Menikah Dengan Anak Bos

Menikah Dengan Anak Bos
Perkara Mandi


__ADS_3

"ngapain bawa ember? itu..kain buat apa?"


"buat saya tuan"


"hah? maksudnya?"


"tuan..kita kesumur aja yah.."


ucap Dita lalu berjalan lebih dulu dan diikuti Ezra dari belakang tidak ada niatan Ezra untuk membantu nya membawa ember itu..


"tunggu..kita mau kemana?"


"ke sumur tuan"


"kan katanya di belakang rumah..tapi ini mah bukan namanya?!"


"hehe belakang rumah kok tuan..tuh disana"


tunjuk Dita di depan nya, Ezra pun melihat apa yg di tunjukan Dita..dan ia langsung membulatkan matanya..sumur itu ramai sekali orang..


"di..disana? kamu gila..disna banyak orang!"


"stt..tuan memang seperti ini kok kalau disumur..lagian ini tuh sumur untuk satu kampung.."


"saya gakmau mandi disana!"


"tuan gakmau?"


"iya lah pake nanya lagi, balik sekarang"


"tapi tuan, saya ingin mandi.."


"hah?! ouh saya paham..ini kain gunanya untuk menutupi tubuh mu saat mandi begitu?!"


"iya"


"kau benar² gila..apa kau tidak malu.."


"tidak, kan memang begitu dari dulu kalau mau mandi, lagian saya udah sering kok malahan udah dari kecil"


"sering kamu bilang?!"


tanya Ezra dan Dita hanya bisa mengganguk kan kepalanya..


"tuan..kalau tuan ingin balik yah tidak papa, tapi saya tetap mau mandi.."


ucap Dita kembali melangkahkan kakinya menuju sumur yg sudah banyak penghuni ibu² dan juga lelaki yg sedang mengunjal air..(tau kan ngunjal air itu apa?)


Dita sudah berada di sumur itu, sedangkan Ezra hanya bisa menatap nya dengan kesal lalu bergegas kembali, tapi terhenti saat Dita mulai membuka baju nya..


"DITA!!!!"

__ADS_1


refleks saja Ezra berteriak, yg membuat semua yg sedang berada di sumur melihat ke arah Ezra, namun Ezra tidak perduli dengan tatapan itu ia segera menghampiri Dita disana..


"kamu apa² an sih?! mau buka baju?! gila yah..ada cwok disini! bisa gak sih kamu jangan buat saya marah!"


"tu..an.."


"apa?! mau tetap mandi?! mau tetep buka baju?! gak saya gak ijinin!!"


Ezra langsung menyela perkataan Dita, sedangkan yg menonton mereka menjadi bingung..


"siapa nduk?"


tanya seorang ibu parubaya yg sedang mencuci baju..


"dia..."


"saya suaminya.."


lagi² Ezra menyela perkataan Dita..sontak semua yg berada disana menatap Dita tak percaya..


"loh Dita kamu udah nikah kapan, dimana?"


"emm itu budhe..di kota..."


"walah..tapi bibi mu tiap hari ke ladang kok, itu artinya bibi mu tidak menghadiri pernikahan kalian"


"itu...budhe, ceritanya panjang, maaf Dita gak bisa cerita.."


"iya budhe maaf..."


setelah berbincang dengan ibu parubaya itu, Dita langsung menatap Ezra dengan kesal..lantas ia langsung mendudukan Ezra di lantas yg beralasan semen..


Ezra yg dapat perlakuan itu tidak terima, ia berusaha untuk bangkit namun lagi² Dita menahan nya..


"diem!"


dan dengan sekali ucapan membuat Ezra diam tak berkutik..Dita langsung menimba air dan ia tuangkan keember yg tadi ia bawa..


"buka baju nya"


"gk mau!"


"buka!"


"gk!"


"buka Mas" ucap Dita menekan kata Mas di panggilan nya..


melihat interaksi mereka membuat semua orang disana ketawa, kemudian ibu tadi kembali berbicara..


"buka saja nak, emang ada ceritanya mandi pakai baju begitu?"

__ADS_1


Ezra diam mendengar perkataan ibu parubaya itu, lalu kembali menatap Dita, dengan terpaksa ia membuka bajunya..


"udah! puas!"


dan sekarang Dita yg diam karena melihat tubuh Ezra yg sangat..ergh, ia lalu memalingkan wajahnya tapi setelah itu mengambil gayung berisi air lalu di guyurkan dari atas kepala Ezra..


"akh..dingin..."


"diem Mas.."


dan jadilah Ezra yg penurut..ia hanya bisa diam saat lagi² air super dingin itu menyentuh seluruh tubuhnya..


"nih sabun,.digosokin ke badan" ucap Dita menyerahkan sabun batangan kepada Ezra..


"sabun ini? ini mah..."


"pakai aja Mas!.."


Dita langsung menyela perkataan Ezra karena ia sangat tau apa yg ingin dikatakan Ezra..pasti dia akan membandingkan dengan sabun yg berada di rumah mewah nya..


.


.


.


.


.


akhirnya Ezra sudah selesai mandi,.lantas sekarang giliran Dita..namun lagi² saat ingin memakai kain, Ezra kembali membuat ulah..


"masih tetep mau buka baju?!"


"tuan..saya juga kan menutupi nya dengan kain"


ucap Dita mengubah panggilan nya karena semua nya sudah pergi dan hanya tersisa mereka berdua saja, Dita tetap kekeh dengan kegiatan karena sebelum membuka baju nya ia lebih dulu memakai kain..(tau gak maksudnya..tau lah yah..)


"ya tapi sama aja kamu telanjang! entar tiba² ada yg lewat gimana? jadi nontonan gratis..gak gak saya gak terima.."


"tuan, anda bisa pulang lebih dulu..saya mau mandi.." ucap Dita kembali menarik bajunya


"saya bilang jangan buka yah jangan!!"


"tuan bisa tidak jangan berulah..saya cuma mau mandi..kalau berdebat begini terus kapan kita ke rumah sakit nya.."


"saya kan sudah bilang..."


ucap Ezra namun dengan cepat ia mengigit kain nya lalu membuka bajunya..melihat aksi Dita, Ezra mengambil handuk nya untuk menutupi tubuh Dita, Dita hanya bisa diam..setelah kain sudah terpasang Dita segera mandi..itu pun masih di tutupi handuk oleh Ezra..


"wanita ini sudah gila pastinya!"

__ADS_1


ucap Ezra dalam hati sambil melihat Dita yg sedang mandi..bahu yg terekspos menampilkan kulit Dita yg tidak terlalu gelap namun juga tidak terlalu putih berbeda seperti dirinya..


__ADS_2